Renungan Harian Sabtu, 02 Mei 2020

Bilangan 6:22-27
TUHAN berfirman kepada Musa: “Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:
TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.”

Sebagai orang-orang yang mendapatkan sebuah hak istimewa di dalam status sebagai bangsa pilihan Allah, tidak serta merta membuat bangsa Israel bebas melakukan apa saja sesuai dengan kehendak hati. Allah tidak mau mereka hidup di dalam buaian status pilihan Allah namun tidak mengerjakan apa-apa, oleh karena itu kehadiran Tuhan mendorong mereka untuk melakukan segal sesuatu di dalam keyakinan akan kehadiran Tuhan.  Di dalam renungan sebelumnya mengenai berkat kehadiran Tuhan, kita pun harus meresponi kehadiranNya di dalam hidup kita dengan respon yang benar.

Kehadiran Allah memiliki peranan penting dalam setiap aktivitas dan pekerjaan kita setiap hari, dan hal ini ada dalam penggalan kalimat berkat yang setiap minggu diucapkan ibu rohani kita didalam doa berkat.

“Berkatilah usaha dan mata pencaharian umat-Mu, berkatilah roti dan air mereka, berkatilah umat-Mu ini dengan kekuatan kesehatan.”

Kutipan diatas merupakan bagian selanjutnya dari ucapan doa berkat Ibu Rohani kita. Saudara tentu sangat mengingat kalimat diatas. Rangkaian kalimat yang menyentuh aspek penting  di dalam kehidupan, yaitu kebutuhan jasmani setiap kita.  Ya, kita memerlukan ucapan doa berkat ini untuk terus memotivasi hidup kita mengiring Tuhan dengan setia.

1. Berkati Usaha dan Mata Pencaharian Umat-Mu

Kita yang telah memiliki tanggung jawab sebagai Pelaku usaha, baik atasan maupun bawahan, seberapa besar ataupun kecil usaha kita, uluran tangan berkat Tuhan sangatlah penting bagi setiap usaha kita. Siapapun kita, apapun jenis pekerjaan kita, berapapun hasil yang didapatkan,

Kalau semua dikerjakan dengan keyakinan bahwa Tuhan hadir dalam segala aktivitas kita, maka uluran tanganNya akan memberkati pekerjaan kita.

Amsal 3:6,
Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

2. Berkatilah Roti dan Air Mereka

Perjuangan kita dalam segala usaha pekerjaan kita tentu akan menghasilkan makanan dan minuman bagi seisi rumah kita.  Bangsa Israel telah menikmati pemeliharaan Allah selama 40 tahun di padang gurun (Keluaran 16:35). Setiap hari Allah menyediakan manna (berwarna putih seperti ketumbar dan rasanya seperti kue madu) untuk disantap bersama keluarga mereka, tetapi untuk mendapatkan manna tersebut, mereka harus bangun pagi-pagi untuk memungut manna tersebut sebanyak 1 gomer ( sepersepuluh eva; 1 eva = kurang lebih 36 liter) dan manna tersebut akan rusak kalau disimpan lebih dari satu hari (khusus hari sabat tidak rusak). Untuk memperoleh makanan saja bangsa Israel harus tunduk pada aturan Allah. Selalu ada ketentuan Allah yang berlaku bagi kita ketika menikmati pemeliharaan Allah.

Jika Allah sanggup memelihara suatu bangsa selama 40 tahun, Dia juga sanggup memelihara kita dengan kuasaNya yang masih sama.

3. Berkatilah umatMu dengan kekuatan dan kesehatan

Ucapan berkat di dalam bagian ini sangat penting bagi kita. kita mungkin sangat rajin berolah raga, menjaga pola makan, dan istirahat yang cukup.  Itupun bisa menjadi bentuk ucapan syukur kita akan kekuatan yang Tuhan berikan bagi kita. Dan untuk meresponi kekuatan dan kesehatan yang Allah limpahkan bagi kita, maka kita perlu untuk terus menerus mengucap syukur kepada Dia Sang Pemberi Kehidupan.

Yesaya 40:29-31
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Hal ini berarti bahwa Tuhanlah satu-satu-Nya Pribadi yang menjadi penolong bagi kita untuk memperbaharui kekuatan kita.

Kita mungkin lelah dan jenuh  dengan keadaan yang sementara kita hadapi saat ini. Bisnis kita sedang bergejolak, macet dan terancam rugi besar. Stok makanan kita berkurang ataupun sangat minim.  Keadaan membuat kita sangat sulit berdoa dan mengucap syukur, tetapi Allah kita tidak pernah menutup mata kepada kita yang terus yakin dan selalu berseru kepada Dia. 

Allah kita adalah Allah yang setia, kuasa-Nya sanggup memberikan pemeliharaan yang sempurna untuk kita.

Amin

RM

IBADAH MINGGU ONLINE
Minggu, 03 Mei 2020
Jam 07.00 (WIB)

Mari ajak seluruh keluarga untuk dapat beribadah, menyembah Tuhan bersama dan menikmati berkat Tuhan.
link : bit.ly/ibadahonline