Renungan Harian Selasa, 17 November 2020

Filipi 2:12-13, Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Ayat-ayat ini penting karena menyatakan satu fondasi yang mengingatkan kita bagaimana konsep keselamatan ini diterapkan dalam hidup kita. Keselamatan kita terjadi bukan karena usaha dan kerja keras kita tetapi semata-mata karena anugerah Tuhan.

Tetapi kita jangan berpikir keselamatan karena anugerah, maka tidak ada kaitannya dengan perbuatan dan kelakuan kita, maka kalau begitu jadi orang kristen sekali selamat tinggal menikmati berkat Tuhan, tidak perlu berpikir bagaimana hidup bersaksi bagi Tuhan dan menjadi terang.  Itu adalah sikap sikap yang keliru!!. 

Sebab itu Paulus mengingatkan , menyatakan dan membuktikan kepada orang luar bahwa keselamatan kita  sungguh-sungguh ada didalam kita.

Karena itu setiap saat lakukan dengan takut dan gentar, bukan seolah-olah keselamatan kita itu hilang dan kita harus berjuang membuktikan dan menyatakan, bahwa kita tidak mau menjadi orang Kristen yang main-main tetapi kita harus menjalani hidup yang suci, yang saleh, yang menjadi saksi, supaya orang tahu kita adalah milik Tuhan.

Keselamatan memiliki dua sisi yaitu Anugerah dan Tanggung Jawab untuk kita kerjakan setiap hari.

Anugerah, karena sepenuhnya adalah pemberian dari Tuhan, bukan kerena kebaikan kita (Efesus 2:8-9)
Tanggung Jawab, karena menerima keselamatan adalah menerima kehidupan yang baru, yang harus terus kita kerjakan dalam kehidupan kita setiap hari untuk menjadi semakin serupa dengan Kristus Yesus.

Paulus mengajak jemaat Filipi untuk mengerjakan keselamatan yang telah diterima. Bukan bekerja dan berbuat baik agar mendapat keselamatan, melainkan mengerjakan (bhs. Inggris: work out), menggarap apa yang sudah kita terima. Kita harus mengekspresikan keselamatan yang telah kita terima itu dalam perbuatan baik. Dengan takut dan gentar berarti suatu sikap sangat hormat dan perasaan tidak layak serta tidak mampu, dengan demikian membuat kita mengerjakannya dengan kesungguhan dan segenap kekuatan yang ada pada kita.

Namun Paulus mengingatkan “ jangan hanya pada waktu aku ada ditengah-tengahmu” artinya jangan hanya giat menjadi orang yang suci, saleh dan baik supaya dilihat orang, Waktu Tuhan tidak hadir di tengah kitapun, tetap buktikan keselamatan  itu dengan takut dan gentar. Itulah yang seharusnya terjadi dalam kehidupan kita. 

Kemudian lakukan semuanya dengan kesadaran akan anugerah dan pertolongan Tuhan. Untuk kita dapat menegerjakan keselamatan sesungguhnya kita membutuhkan anugerah yang akan menolong dan memampukan kita.

Tepat yang rasul Paulus nyatakan “karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” Allah bekerja didalam kita, kemauan dalam kehidupan kita, maupun apa yang kita kerjakan. Semua karena anugerah dan kerelaan Tuhan.

EW