Kesungguhan Hati

Renungan Harian Sabtu, 22 Agustus 2020

Ibrani 6:11-12. Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya, agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.

Setiap kita harus memilki pengharapan terhadap janji Allah. Dan ada bagian yang penting untuk menerima janji Allah adalah _ “kesungguhan hati”

Ulangan 11:13, Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

Alkitab mengajarkan kita harus mengerjakan Firman Tuhan dengan sungguh-sunguh  untuk dapat percaya dan mengikuti Tuhan dengan setia sehingga menerima setiap janji-Nya.

Kita melihat Pengalaman Kehidupan Daud bersama dengan Tuhan, dalam kesungguhan dan kesetiaanya kepada Tuhan.

Mazmur 144:1.~ Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang
Mazmur 18:7. ~ Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya
Mazmur 18:40-41 ~ Engkau telah mengikat pinggangku dengan keperkasaan untuk berperang; Engkau tundukkan ke bawah kuasaku orang yang bangkit melawan aku. Kaubuat musuhku lari dari padaku, dan orang-orang yang membenci aku kubinasakan.

Kesungguhan akan menentukan kemenangan dalam iman kita karena selalu ada tantangan yang berusaha untuk melunturkan iman kita,

I Korintus 1:18, Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Pentingnya Kesungguhan (keteguhan) hati dalam kehidupan kita. Kesungguhan dan keteguhan hati akan menguatkan kita dalam penantian terhadap jawaban Tuhan atas doa-doa kita.

Beberapa contoh Firman Tuhan pentingnya memiliki sikap hati yang benar dalam menantikan jawaban Tuhan.

Matius 9:22, “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
Matius 15:28, “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Ingatlah bahwa Kesungguhan hati adalah bagian yang penting didalam pengiringan kita kepada Kristus, karena kesungguhan hati kita yang akan bagaimana kita menikmati setiap berkat yang sudah Tuhan sediakan bagi kehidupan kita.

Adm