Renungan Harian Remaja 08 April 2020

Bacaan: Keluaran 11-12

Memasuki minggu paskah mari bersama-sama kita lihat kembali kisah paskah yang pertama. Kondisi yang terjadi saat itu bukanlah kondisi yang enak karena waktu itu bangsa Israel tinggal ditengah-tengah bangsa Mesir yang sedang dihajar tulah yang bertubi-tubi karena kebebalan Firaun yang tidak mau melepaskan Israel dari perbudakan mereka.
Pada malam umat Israel melakukan paskah yang pertama, pada malam itu Tuhan menulahi tanah mesir dengan kematian semua anak sulung baik manusia maupun hewan, sehingga terjadi peristiwa yang mengerikan waktu itu, hingga dicatat bahwa belum pernah terjadi yang seperti itu dan tidak akan terjadi lagi yang seperti itu ditanah mesir.

Wah.. mencekam sekali pastinya. Tapi apa yg terjadi dengan umat Israel? Tuhan melalui Musa memerintahkan umat Israel untuk menyambelih anak domba lalu menyaputkan darahnya pada ambang atas dan kedua tiang pintu rumah mereka, dan mereka memakan daging domba itu dengan roti tak beragi dan sayur pahit, dan mereka dilarang keluar dari rumah mereka sampai Tuhan selesai menulahi bangsa Mesir. Karena pada malam itu Tuhan berjalan ditengah bangsa itu untuk membunuh semua anak sulung baik manusia maupun hewan, tetapi bila ada tanda darah pada pintu mereka maka Tuhan akan melalukannya. Lalu apakah mereka taat?

Yups.. mereka semua taat dan tidak ada satupun dari umat Israel yang mengalami kematian.

Nah kondisi kita saat ini juga tidak jauh beda dengan peristiwa paskah pertama itu, sesuatu yg tidak enak ada disekitar kita yaitu adanya wabah corona. Mari kita belajar apa yg bangsa Israel kerjakan di paskah pertama itu sehingga mereka selamat:

1. Menyembelih anak domba dan menyaputkan darahnya di tiang pintu dan ambang atas

Ingatlah Pengorbanan Tuhan Yesus diatas kayu salib adalah Anak Domba yang telah tersembelih bagi kita, itulah jaminan keselamatan kita.

2. Memakan daging domba dengan roti tak beragi dan sayur pahit

Roti tak beragi dan sayur pahit merupakan sesuatu yang tidak enak tetapi ada daging domba yang membuat makanan itu berasa. Tuhan ingin kita tau meskipun sesuatu yg tidak enak sedang kita rasakan tetapi ada Tuhan yang membuat hidup kita lebih indah dan nikmat.

3. Memakan dengan pinggang yg diikat dan kaki berkasut

Hal ini menunjuk kepada perlunya ketaatan yang tegas dan langsung dari umat Allah kepada perintah Tuhan.

4. Tidak keluar dari rumah yg sudah disaput darah anak domba

Jangan pernah keluar dari perlindungan Allah, melalui situasi yang sangat menakutkan tetaplah tinggal dalam perlindungan Allah yang menaungi kehidupan kita semuanya

Mari kita Taat untuk melakukan apa yang Tuhan mau supaya kita kerjakan, baik itu instruksi dari gereja maupun dari pemerintah.

Ingat ketaatan yang kita kerjakan akan menghasilkan keselamatan

Tuhan Yesus pun memberikan contoh yang luar biasa bagi kita, saat dia berada dalam pergumulan di taman getsemani tatkala dia mau disalib, Yesus memilih untuk Taat kepada Bapa dengan meminum cawan penderitaan dengan mati diatas kayu salib. Tetapi kita semua tau sekarang bahwa ketaatan yang Yesus kerjakan menghasilkan keselamatan bagi seluruh dunia.

1 Petrus 1:2
yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

Mari belajar untuk TAAT karena ketaatan itu akan membawa kita kepada keselamatan. Tuhan Yesus memberkati..

(SM – AEP)