Renungan Harian Umum, Senin 18 Januari 2021

The Power of COMMITMENT

“Jika kamu duduk di antara dua kursi, kamu akan jatuh. Demi kehidupan, pilihlah satu kursi! Apa pun yang kau pilih – kamu harus memberi diri untuknya. Komitmen, itulah kuncinya. Pilihlah satu kursi!”

Luciano Pavarotti

Ungkapan dari Pavarotti adalah sebuah ungkapan yang terkenal mengenai komitmen. Dia bercita-cita menjadi Goal Keeper sebuah tim football. Namun ayahnya menginginkan dia menjadi guru. Namun dia bergumul karena dia memutuskan untuk menjadi seorang penyanyi. Dia menyatakan tidak bisa melakukan semuanya namun dia harus memilih salah satu dan pilihannya adalah menjadi penyanyi. Inilah yang membuatnya menjadi salah satu penyanyi tenor tebaik di dunia.

Komitmen adalah Fokus kepada apa yang dikerjakan, mencurahkan semua kekuatan dan energinya kepada satu hal yang dipilihnya.

Komitmen adalah kunci utama untuk menjalani hidup yang Berhasil. Dunia ini ditengah situasi yang mengalami krisis komitmen, ada banyak orang yang tidak mau memegang kuat komitmennya. Contohnya dalam pernikahan, ada banyak perselingkuhan yang terjadi karena lemahnya nilai komitmen dari pasangan suami istri. Ada gagasan kawin kontrak yang tidak mau mengikat pernikahan dengan komitmen.

Bahkan dalam dunia gereja juga tidak ketinggalan. Gereja dipandang seperti resptoran cepat saji, memilih apa yang diinginkan, tetapi jemaat tidak mau untuk tertanam dan bertumbuh.

Belajar dari kehidupan Rut

Rut 1 :16-17, Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!”

Komitmen adalah pilihan, seperti Rut yang memilih untuk membangun Komitmen kepada Naomi berbeda dengan orpha saudaranya yang memilih kembali ke bangsanya, Rut memilih untuk mengikuti Naomi.

PERBEDAAN KOMITMEN DAN KONTRAK

KOMITMENKONTRAK
Berpusat pada pasangan
Hubungan
Memberi 
Berpusat pada diri
Harapan
Menerima 

Komitmen berpusat bukan kepada diri sendiri tetapi kepada membangun hubungan kepada siapa kita komitmen, lebih mengarahkan kepada hubungan bukan harapan menerima sesuatu tetapi memberikan yang terbaik yang bisa diberikan.

Apa itu Komitmen?

Komitmen berarti membuat keputusan di muka, terlepas dari situasi apa pun yang terjadi. Komitmen adalah melaksanakan keputusan yang sudah diambil, apapun situasi yang terjadi maka tetap memegang keputusan tersebut.

Bagaimana dengan komitmen kita kepada Tuhan. Ada banyak anak Tuhan yang melupakan Tuhan terlebih dalam kondisi yang baik, ingat Tuhan hanya pada saat susah dan menderita.

Contoh Komitmen dari Rasul Paulus

Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Paulus mengalami banyak aniaya karena pengiringannya kepada Tuhan Yesus, Dia tidak memilih untuk meninggalkan Tuhan. Paulus memiliki KOMITMEN yang kokoh didalam Tuhan. Apapun yang terjadi bekeputusan untuk tetap setia mengiring Tuhan.

Tanpa Komitmen tidak ada hal-hal besar yang bisa kita hasilkan dalam kehidupan ini.

Tuhan Yesus juga mengajak kita para muridnya untuk HIDUP BERKOMITMEN. Panggilan Tuhan Yesus bagi kita semua adalah “IKUTLAH AKU”. Ini adalah ajakan untuk kita semuanya yang menjadi pengikut Kristus.

Komitmen untuk Mengikut Yesus :
“Aku akan menghormati Kristus, apa pun harganya. Aku akan menaati Firman Tuhan, sekalipun mungkin itu adalah pilihan yang paling sulit. Aku akan mengerjakan panggilan Allah dalam hidupku, di atas cita-cita atau mimpi-mimpiku.”

Tuhan Yesus meneladankan diri tentang Komitmen. Tuhan Yesus menyatakan makananku adalah melakukan kehendak Allah dan menyelesaikannya. (Yohanes 4:34); “Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.”( Ibrani 10:9). Bahkan sampai pada akhir pelayananNya dia berdoa bukan Kehendak-Ku namun Kehendak Bapa yang terjadi.

Tanda hidup dalam komitmen adalah MEMILIKI INISIATIF DAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK, tidak usah disuruh untuk melakukan sesuatu yang terbaik.

Orang yang berkomitmen adalah selalu berinisiatif untuk melakukan yang terbaik. Dan KOMITMEN tidak berkompromi dengan apapun, tetap memegang komitmen dalam situasi apapun.

Sebelum seseorang mengambil sebuah komitmen, maka ia akan diperhadapkan dengan keraguan, kemungkinan untuk mundur dan ketidak-efektifan. –

Johann Wolfgang von Goethe

Berkomitmenlah untuk terus berjalan dalam Iman kepada Kristus.

Tuhan Yesus memberkati

ST