Renungan Harian Anak, Sabtu 16 Mei 2020

Ayat : Kejadian 4 : 1 – 16

Halo. Shalom adik-adik. Pasti masih semangat ya untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari ? Harus semangat dong ..

Adik-adik, siapa yang disini ingat kisah Kain dan Habel ? Yuk kita belajar Firman Tuhan dari kisah mereka. Nah, pasti adik-adik sudah mulai ingat yaa bahwa Kain dan Habel adalah anak-anak dari Adam dan Hawa. Ya, mereka adalah kakak beradik. Saat mereka mulai dewasa, Kain menjadi seorang petani, dan Habel menjadi seorang peternak. Suatu hari, mereka memberi persembahan kepada Tuhan.

Ada yang tau kelanjutan kisahnya ? Ayo kita simak baik-baik. Rupanya persembahan Kain kurang berkenan di hadapan Tuhan. Sementara Tuhan senang dengan persembahan Habel. Hal itu membuat Kain sangat iri hati kepada Habel.

Iri hati itu boleh nggak adik-adik?

Wah , tentu tidak boleh ya. Iri hati itu salah satu sifat yang buruk. Karena rasa iri hatinya, Kain sampai berbuat jahat kepada Habel. Tuhan pun akhirnya menghukum Kain karena kejahatannya itu.

Adik-adik pasti bertanya-tanya, mengapa Tuhan lebih senang kepada persembahan Habel? Itu karena Kain hanya memberikan sebagian dari hasil panennya, sementara Habel memberikan anak sulung dombanya kepada Tuhan. Berarti Habel telah memberikan bagian yang terbaik untuk Tuhan. Selain itu, Habel juga merupakan orang yang beriman dan taat kepada Tuhan, sehingga Tuhan senang kepada Habel. Tuhan tau ketulusan hati Habel karena Tuhan bisa melihat kedalam hati manusia lho..

Bagaimana dengan kita? Coba ayo adik-adik mulai pikirkan. Kira-kira, apa sih yang akan adik-adik berikan sebagai persembahan terbaik untuk Tuhan? Tenang, adik-adik tidak perlu bingung bagaimana caranya untuk bisa menyenangkan hati Tuhan.

Karena, Tuhan hanya minta yang gampang, yang adik-adik semua pasti bisa melakukan.

Contohnya, Tuhan pasti akan senang jika adik-adik suka membaca Firman Tuhan dan rajin berdoa, Tuhan juga akan senang jika adik-adik suka bernyanyi untuk Dia.

Apalagi jika adik-adik suka melakukan hal-hal yang baik untuk sesama, Tuhan pasti akan tersenyum bahagia karena melihat adik-adik menjadi anak yang taat kepada Firman Tuhan.

Itulah persembahan terbaik yang bisa adik-adik berikan untuk Tuhan. Kita mau belajar menjadi seperti Habel, bukan seperti Kain.

Ayat hafalan :

Ibrani 13 : 15Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

Komitmenku :

Ya Tuhan, aku mau untuk memberikan persembahan yang terbaik untuk Engkau. Aku mau memuliakan NamaMu selalu. Amin

GCT – NJ