Keintiman_dengan_Tuhan

Renungan Harian Rabu, 19 Agustus 2020

Alkitab mengajarkan bahwa kekristenan jauh melampaui sebuah agamawi saja tetapi inti dari kekristenan adalah sebuah hubungan yang dipulihkan antara manusia dengan Allah. Karena itulah IMAN KRISTEN dibangun diatas pondasi korban Kristus yang menebus dosa kita sehingga memulihkan Kembali hubungan kita dengan Allah yang rusak karena dosa.

Karena itu ~ Keintiman dengan Tuhan adalah hak istimewa dan pilihan terbaik yang disediakan bagi orang percaya.

Kisah Maria dan Martha dalam Lukas 10:38-42, Tuhan Yesus memberikan sebuah pengajaran yang jelas mengenai “Hubungan Pribadi” dengan Tuhan menjadi bagian terbaik dan terpenting dari apappun juga dalam kehidupan kita.

Namun seperti halnya sebuah hubungan, tidak dibangun seketika, namun harus terus dibangun dan diperbaharui, Keintiman memiliki langkah-langkah dan menghasilkan dampak-dampak dalam kehidupan kita

Ada beberapa hal yang bisa membantu kita untuk terus membangun keintiman dengan Tuhan

1. Memutuskan untuk menjadikan hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas.

Keintiman adalah sebuah pilihan untuk mau melakukannya. Kita tidak dapat serta merta membangun keintiman dengan Tuhan tanpa sebuah KEPUTUSAN PRIBADI untuk MAU karena kita harus sadar bahwa ada banyak hal didunia ini yang membuat kita tidak memprioritaskan Tuhan.

Kolose 3:2_Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi ~ Pikirkanlah ~ set your mind (mengatur – memutuskan untuk menset).

Keputusan untuk “MAU” adalah langkah awal dari keintiman atas segala kesibukan dalam kehidupan kita. Landasi keputusan dengan sikap hati yang mau untuk mengasihi Tuhan, dan mau untuk semakin mengasihi Tuhan.

2. Membangunnya diatas dasar iman kita

Ibrani 11:6_tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah

Iman secara sederhana adalah “PERCAYA” sepenuhnya kepada pribadi Allah dan juga FIrman-Nya. Keintiman harus dibangun diatas sebuah keyakinan yang teguh bahwa “Kita dikasihi oleh Tuhan”. Iblis selalu menanamkan dakwaan dalam kehidupan kita yang seringkali menghambat keintiman dengan Tuhan.

Iman bahwa kita dikasih oleh Tuhan, adalah menjadi hal yang sangat penting. Tuhan sudah mengampuni kita, Tuhan merindukan kita untuk terus membangun hubungan yang semakin dekat dengan Dia, jangan dengarkan dakwaan iblis yang selalu mengintimidasi pikiran kita dengan kesalahan, kegagalan, dosa dan pelanggaran kepada Allah dan sesama.

Percayalah bahwa Tuhan sangat mengasihi kita.

Roma 5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

3. Keintiman perlu untuk tetap setia Memikul Salib

Matius 16:24-25. Ada salib yang Tuhan dalam kehidupan kita.

Keintiman dengan Tuhan, harus menyangkal setiap kedagingan, karena Alkitab menyatakan sebuah pilihan dalam kehidupan kita adalah untuk memilih hidup didalam daging atau didalam roh.

Karena itu keintiman perlu kesetiaan dan perjuangan. Keintiman perlu penyerahan diri kepada Tuhan untuk mau dibentuk dan diproses. Karena Keintiman pasti  membawa perubahan dalam hati dan kehendak kita sesuai dengan kehedak Tuhan.

Kekristenan adalah partumbuhan dan menghasilkan buah, tidak ada ada pertumbuhan dan hasil ketika ada “diluar Tuhan”

Yohanes 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Dari keintiman itulah kita akan mengalirkan aliran kehidupan bagi dunia ini dan semakin berbuah bagi kemuliaan nama Tuhan.

Yohanes 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

YNP