Renungan harian Youth, Senin 09 November 2020

Syalom rekan-rekan, selamat hari senin … tetap bersemangat semuanya untuk memasuki minggu yang baru ini

Istilah Crewmate tentunya bukan istilah yang asing buat kalian yang suka main game Among Us. Crewmate adalah tim yang memiliki tugas untuk menyelesaikan tugas bersama-sama. Crewmate dalam kehidupan sehari-hari adalah orang-orang disekitar kita yang ada bersama dengan kita yang akan berjuang bersama untuk mendukung kita.

Penting untuk kita memilih “Crewmate” atau pergaulan yang tepat yang akan sangat berpengaruh bagi kehidupan kita. Ada banyak yang masuk dalam kehidupan kita yang bila kita tidak antisipasi bisa mempengaruhi hidup kita, membawa pengaruh dan dampak yang buruk

 “Kamu adalah buku-buku yang kamu baca, film-film yang kamu tonton, dan musik serta lagu-lagu yang kamu dengarkan.”

Jac Valek

Mungkin perkataan ini sering kita anggap remeh. Namun sesungguhnya, kepribadian dan pemikiran kita memang terbentuk dari hal-hal yang kita lihat, kita baca, dengarkan dan dengan siapa kita bergaul.

Saat ini kita dapat dengan mudah mengakses segala informasi dari dunia maya. Namun kita harus pahami bahwa tidak semua hal tersebut berguna membangun kehidupan kita. Ada hal-hal yang perlu kita pilih dan tak perlu digunakan. Mengutip sebuah pepatah bijak yang berkata, “Informasi akan membentuk pola pikir seseorang, pola pikir akan menentukan tindakan, tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan berbuah karakter seseorang”. Hari ini, mari isi pikiran Anda dengan informasi dan hal-hal yang membangun.

Jadikan Firman Tuhan sebagai filter

Kiranya prinsip-prinsip firman Tuhan itu bertumbuh dan mendominasi hidup Anda. Percayalah, kita akan bertumbuh semakin serupa dan segambar dengan-Nya. Firman Tuhan berfungsi sebagai filter kehidupan rohani kita. Dengan kehidupan rohani yang bersih pasti akan menghasilkan perilaku yang bersih.

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” (Mazmur 119:9).

Rasul Paulus pun menyatakan betapa pentingnya firman Tuhan dalam kaitan dengan kelakuan.

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16)

Apa saja yang bisa dikerjakan oleh Firman Tuhan sebagai filter kehidupan berkaitan dengan perilaku (pikiran, perkataan dan tindakan)? Firman Tuhan memberikan awasan supaya perilaku kita sesuai kehendakNya. Beberapa diantaranya:

1. Filter untuk menjaga pikiran 

Filipi 4:8:Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

Firman Tuhan dengan jelas mengingatkan kehidupan kita untuk, menjaga pikiran kita. Karena peperangan besar terjadi dalam pikiran kita. Pikiran kita tidak pernah ada di ZONA NETRAL – selalu memilih untuk diisi dengan PIKIRAN yang BENAR atau PIKIRAN DUNIA INI…

2. Filter untuk menjaga perkataan

Amsal 10:19 “Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.”

Perkataan kita adalah luapan dari hati kita, apapun yang keluar dari mulut kita mencerminkan siapakah diri kita,  Pernah ga kepikiran … kata-kata apa yang sering kita keluaran dari mulut kita (Kalau dunia teknologi, dalam chat/status dll) itu sebenarnya isi hati kita. Kalau perkataan kita penuh dengan hal yang jorok dan tidak benar, maka kemungkinan besar itulah yang ada dalam hati dan pikiran kita.

3. Filter untuk menjaga perbuatan/tindakan

Amsal 4:23 menyatakan “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”

Apa yang ada dalam hati kita, akan berbuah kepada pebuatan-perbuatan kita. Jadi segala sesuatu yang kita kerjakan lahir dari hati kita dan tentunya hati dan pikiran kita akan menjadi Filter yang sangat penting.

BELAJAR DARI KEHIDUPAN TIMOTIUS

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.” (1 Timotius 4:12)

Timotius adalah anak rohani dari Rasul Paulus yang diutus untuk menggembalakan Jemaat yang ada di Efesus. MeskipunTimotius masih berusia sangat muda, Paulus tidak mau kalau Timotius yang dikasihinya  direndahkan, dipandang remeh oleh Jemaat di Efesus.

Paulus menekankan agar Timotius HARUS menjadi TELADAN DALAM KARAKTER supaya tidak ada Jemaat yang ada di Efesus MERENDAHKANNYA karena MUDA. Persoalannya banyak orang-orang muda maunya DIHARGAI, tetapi tidak dapat menunjukkan SIKAPNYA DEWASA yang membuatnya PANTAS UNTUK DIHARGAI.

Komitmenku Hari ini

Aku harus belajar selalu memfilter setiap pikiran, perkataan dan perbuatanku sesuai dengan Firman, menempatkan diriku dengan tepat supaya Imanku dapat bertumbuh dengan benar.

ER0711 – KPH