Renungan Harian Senin, 06 Juli 2020

Yosua 5:13-6:1-21!

Kehidupan kita digambarkan seperti sebuah perjuangan dan peperangan. Ada perjuangan yang harus kita kerjakan setiap hari dan tentunya kita tidak dapat berjuang dengan kekuatan diri kita sendiri. Kita perlu pertolongan Tuhan yang akan menuntun kehidupan kita “Menang sampai Akhir”

Belajar dari kisah Bangsa Israel dibawah kepemimpinan Yosua yang mengalahkan Yerikho dengan tembok raksasanya, kita akan belajar bersama bagaimana prinsip-prinsip menikmati Kemenangan yang sudah Tuhan sediakan bagi kehidupan kita semuanya.

PRINSIP KEMENANGAN DIDALAM TUHAN

1. Peperangan dimenangkan dengan menyadari siapa yang memegang kendali

Setelah menerima kabar dari 2 pengintai, mempersiapkan pasukan, dan menyeberangi sungai Yordan, Yosua mempersiapkan diri. Ketika dia melihat kearah Yerikho, datanglah seorang dengan pedang ditangannya. Dapat dipastikan dia terkejut. Namun Yosua tidak menghunus pedangnya. Dia bertanya: Kawankah engkau atau lawan? Perhatikan jawaban yg diberikan. Bukan   itu bukan jawaban dari pertanyaan Yosua. !

Ketika Tuhan hadir Dia tidak berpihak sebagai kawan atau lawan, Ia mengambil alih … Tuhan adalah Allah yg Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, segala kuasa di surga dan di bumi ada dalam tangan-Nya.!

Ketika mereka maju berperang dengan kemauan dan kekuatan sendiri mereka akan mengalami kekalahan. Ketika kita tidak dipihak Tuhan tidak ada jaminan kemenangan.! Berita signifikan dari perjumpaan Yosua dan Panglima Balatentara Tuhan adalah mereka tidak berperang sendiri. !

Tuhan memberi janji kepada Yosua, Ketahuilah Aku serahkan ketanganmu Yerikho beserta rajanya dan pahlawan-nya yang gagah perkasa……. Yos 6:2. Kemenangan yang dikatakan Tuhan memakai past prefect tense…kemenangan itu sudah terjadi.!!! Bila kita ada dipihak Tuhan dan Tuhan yg memegang kendali walaupun kelihatannya perjuangan kita sangat berat namun kemenangan akhir sudah dijamin oleh Tuhan.

2. Cara Tuhan adalah selalu tepat (Yos 6:3-9)

Instruksi yg Tuhan berikan kepada Yosua terdengar aneh dan tidak lumrah. Yos 6:3-5 Itu bukan strategi perang yg umum. Dapat dipastikan itu tidak terdaftar dlm manual militer.  Ini indikasi bahwa peperangan ini adalah milik Tuhan bukan bangsa Israel.

Ayat 11-12 jelas mencatat hal itu. Hadirat Tuhan yang memegang peran penting bukan seberapa besar jumlah pasukan tentara Israel.  Setiap hari setiap kali mereka ini berjalan mengelilingi tembok yg kokoh itu, pasti terlintas dalam benak mereka betapa mustahilnya bagi mereka untuk merobohkannya tanpa Tuhan. Kemenangan hanya mungkin terjadi dengan cara Tuhan.

2 Korintus 4:7, Firman Tuhan berkata kalau kita kuat maka kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Tuhan.

3. Cara terbaik untuk mendengar suara Tuhan adalah dengan berdiam. Yos 6:10

Apakah kita tipe orang yg pergi kesana kemari menceritakan masalah kita kepada siapa saja yg mau mendengar? Ada saatnya kita perlu berdiam agar kita dapat mendengar suara Tuhan. Setiap hari mereka berjalan mengelilingi tembok itu, mereka tidak berdiam secara pasif. Namun mereka tidak memperdengarkan suara. Sebagai manusia ini salah satu hal yg sulit dilakukan namun ada saatnya kita hanya perlu berdiam dan hanya melakukan perintah Tuhan  Menunggu instruksi berikutnya apa yang Tuhan ingin kita lakukan

what is the next step..

4. Kemenangan menjadi milik kita jika kita tetap taat. Yos 6:16, 20

Ibrani 11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho setelah kota itu dikelilingi 7 hari lamanya.

Hal apa yg paling menyenangkan hati Tuhan? Hal apa yg menunjukkan rasa hormat kepada Tuhan? KETAATAN

Kalau kita baca kisahnya Yosua tidak pernah memberitahu bangsa Israel berapa kali mereka harus berjalan mengelilingi tembok Yerikho. Tuhan memberi arahan kepada Yosua namun dia tidak menyingkapkan detail dari rencana Tuhan pada bangsanya. Kemenangan dan mujizat selalu terjadi setelah ada ketaatan.  Ketika kita taat walaupun kita tidak mengerti mengapa Tuhan meminta kita melakukan sesuatu pada akhirnya akan tersingkap rancangan Tuhan yg luar biasa atas hidup kita.

Mungkin banyak dari kita yang minta jawaban dari Tuhan namun ketika jawaban-Nya tidak sesuai dengan apa yg kita inginkan kita segera menyerah tetapi kita akan menerima kemenangan saat kita tetap taat dan tidak menyerah.Tidak akan terjadi kemenangan jika mereka bosan mengelilingi tembok pada hari ke 6. Kita mungkin telah melakukan hal yang benar berkali- kali dan sepertinya tidak ada hasilnya. Jangan menyerah…tetap lakukan hal yang benar sampai Tuhan bertindak.

Tetaplah taat melakukan prinsip kebenaran dalam setiap aspek hidup kita…Sikap taat yang terus menerus menunjukkan iman yang tanpa limit kepada Tuhan yang kuasa-Nya tanpa batas.

5. Ada kesudahan segala sesuatu, ada hari penghakiman. Yos 6:17, 21!

Ditengah-tengah bangsa dengan gaya hidup yg tidak berkenan kepada Tuhan, ada Rahab dan keluarganya yg mendapat anugerah dan selamat. Rahab mendengar tentang Allah dan perbuatan2 dahsyatnya dan ia memutuskan berada dipihak Allah. Ia menaati perintah utk menaruh tali kirmizi dijendela dan berdiam dirumah bersama keluarganya.

Pada hari- akhir banyak orang akan melakukan hal-hal yang jahat dimata Tuhan. Kebenaran menjadi relatif , hukum tidak dapat dipercaya, dosa menjadi hal yg normal
Petrus telah menulis tentang hari-hari akhir dalam 2 Petrus 3:3, 8-13, yang menyedihkan adalah akan selalu ada orang-orang yg menolak anugrah dan rahmat Tuhan. Dalam setiap generasi ada orang yg hidup bagi Tuhan dan ada yg menolak Tuhan. Kita semua adalah orang2 berdosa yg telah menikmati anugrah keselamatan. Biarlah kita tetap hidup dalam kebenaran Firman Tuhan sampai akhir. Biarlah kita menjadi orang-orang yang menang sampai akhir.

Ambillah keputusan siapa yg memegang kendali dalam hidup kita
Ambillah keputusan siapa yg kita percayai walaupun bukan dengan cara kita
Ambillah keputusan untuk berdiam diri dan mendengarkan suara Tuhan
Ambillah keputusan untuk tetap taat dan tidak menyerah
Ambillah keputusan untuk hidup saat ini dengan memandang kepada kekekalan

GS