Renungan Harian Anak, Senin 13 Juli 2020

BAHAN BACAAN: MATIUS 13:1-23

Syallom adik adik Yang dikasihi Tuhan…selamat pagi…. gimana tidurnya semalam?? Nyenyak yaa?? Puji Tuhan  sudah berganti hari baru lagi dan kita harus bersyukur ya buat hari baru ini Sudah siap untuk belajar firman Tuhan?? Kita berdoa dulu yaaa….

Adik adik siapa yang suka makan tomat???atau pernah bantu papa mama menanam tomat? Didalam buah tomat terdapat biji atau benih yang sangat banyak dan hari ini kakak punya cerita tentang petani yang sedang menanam benih tomat di lading. Ketika petani Sampai di ladang, ia mulai menaburkan benih tanamannya.  

Saat ia menabur benih itu ternyata ada yang jatuhnya di jalanan. Apa yang terjadi dengan benih di jalanan itu? Karena berada di jalan, benih itu diinjak orang dan ada yang dimakan oleh burung sehingga tidak ada satupun yang tumbuh.

Ada juga benih yang lain jatuhnya di tanah yang berbatu. Apa yang terjadi dengan benih itu? Ternyata benihnya bisa tumbuh. Tetapi, tanahnya terlalu sedikit, akarnya tidak bisa kemana-mana, sudah terhalang batu. Tidak lama kemudian benihnya layu dan mati.

Ada lagi benih yang jatunya di tanah yang subur, tetapi tanahnya penuh dengan semak berduri. Bagaimana nasib benihnya? Ternyata benihnya bisa tumbuh juga, dan mulai besar. Tetapi, semak duri disekitarnya mulai tumbuh dan besar juga sehingga menjepitnya. Benih itu tidak bisa tumbuh lebih besar lagi, tidak mendapat sinar matahari, akhirnya layu dan mati.

Dan ada juga benih yang tumbuh di tanah yang subur dan bersih. Apa yang terjadi dengan benih ini. Benihnya tumbuh, mulai besar, akarnya semakin kuat, batangnya semakin tinggi dan kemudian berbuah yang banyak.

Nah adik-adik demikian juga biji tomat yang sangat kecil ini, suatu saat jika adik-adik tanam di tanah yang subur, ia akan menjadi besar kemudian akan berbuah yang sangat banyak.

Adik-adik cerita kakak itu juga tertulis didalam Injil Matius 13,  mengenai “PERUMPAMAAN SEORANG PENABUR”. Tuhan Yesus menjadi sedih jika melihat adik-adik tidak mendengar saat firman Tuhan disampaikan karena itu seperti benih yang jatuh di jalan.

Tuhan Yesus juga sedih jika saat firman Tuhan disampaikan adik-adik bermain atau melakukan hal lain sehingga hanya sedikit yang adik-adik dengar, karena itu seperti benih yang jatuh di tanah berbatu. Demikian juga Tuhan Yesus sedih melihat adik-adik yang sudah mendengar firman Tuhan dengan baik tetapi ketika pulang rumah, adik-adik masih suka melakukan hal-hal yang tidak baik karena itu seperti benih yang jatuh di semak berduri.

Tapi Tuhan Yesus akan senang jika adik adik mendengar friman Tuhan dan melakukannya karena itu seperti benih yang ditaburkan di tanah yang subur…menghasilkan buah yang lebat yaitu menjadi berkat buat banyak orang…

Adik-adik tanah itu adalah hati kita, karena itu setiap kali mendengar firman, adik-adik harus sungguh-sungguh menyiapkan hati kalian supaya Firman Tuhan bisa tertanam sungguh-sungguh, tidak dicuri sama Iblis dan yang paling penting, adik-adik mengerti dan mau belajar untuk melaksanakan setiap Firman yang Tuhan berikan.

Ayo jadi anak-anak yang siap untuk bertumbuh dan semakin kokoh didalam Tuhan, menghasilkan buah dari kehidupan adik-adik yang memuliakan Tuhan.

Ayat Hafalan:

Matius 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah

Komitmen ku hari ini:

Tuhan Yesus aku mau mempunyai sikap yang benar  dan dengar dengaran akan firman Mu dan akan setia melakukan firman Mu dalam kehidupan kami

YC – KCP