Renungan Harian Youth, Kamis 28 Mei 2020

… Ketika Kita Tidak Mengerti…

Dalam kitab Ulangan 29:29 dikatakan

 “Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.”

Kita hidup selalu dengan dua macam hal ini, ada hal atau perkara yang kita tidak ketahui dan tidak kita mengerti sebab dirahasiakan oleh Tuhan, dan ada perkara yang kita mengerti sebab dinyatakan oleh Tuhan.

Ada hal yang lucu dalam hidup ini, kita tidak memahami cara membuat pesawat hingga detail terkecil tetapi kita tidak pernah marah pada pembuatnya. Kita tidak memahami cara pembuatan HP secara hardware dan softwarenya tetapi kita tenang-tenang saja dan tidak marah pada produsen atau pembuat HP itu. Produsen pesawat dan HP merahasiakan banyak hal dari kita, namun kita tenang-tenang saja. Tetapi begitu hal yang tidak dimengerti itu berhubungan dengan kehidupan kita, kita justru sering kali marah kepada Tuhan sang Pencipta yaitu Produsen hidup kita, bahkan yang lebih parah ada yang kecewa sampai meninggalkan Tuhan.

Amsal 25:2 berkata Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu. “  

Dari ayat ini kita diberitahukan bahwa hal yang mulia bagi Allah ialah merahasiakan sesuatu dari kita. Kita manusia ingin mencari tahu dan menyelidiki sesuatu, tetapi ketika sesuatu yang ingin kita ketahui itu tidak dapat kita mengerti maka itulah kemuliaan Allah, karena Allah merahasiakannya dari kita. Jadi tidak perlu kita marah, mengeluh, apalagi sampai meninggalkan Tuhan karena kita tidak mengerti karya Tuhan dalam hidup kita.

Lalu apa yang perlu kita lakukan ketika kita tidak mengerti?

1. Tetaplah beriman kepada Tuhan

Ibrani 11:1Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Dan ayat yang ke 3 dikatakan “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat”. Jadi iman membuat kita mengerti ketika kita tidak memahami realita tentang Tuhan.

2. Berdoalah minta pengertian dari Tuhan

Yeremia 33:3 “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.”

Ketika kita tidak mengerti berdoalah kepada Tuhan, mintalah pengertian kepada Tuhan. Yusuf berdoa kepada Tuhan dan kepadanya disingkapkan hal-hal yang tak terpahami. Begitu juga Daniel dia berdoa kepada Tuhan dan kepadanya Tuhan menunjukkan hal-hal yang luar biasa, perkara-perkara di masa depan yang akan terjadi. Ketika kita tidak mengerti dan tidak memahami akan sesuatu ambillah respon untuk berdoa.

3. Nantikanlah waktunya saat kita berjumpa dengan Tuhan

Dimana saat itu semua hal akan kita mengerti karena pengetahuan yang sempurna dari Tuhan Dia berikan kepada kita.

1 Korintus 13:9-10 “Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.” Dan ayat yang ke 12 berkata “Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. “

Jadi pada akhirnya nanti ketika kita berjumpa muka dengan muka dengan Tuhan Yesus maka kita akan mengerti semuanya dan memahami segala sesuatu.

Jadi ketika ada masalah, penderitaan, peristiwa yang sangat sulit kita mengerti mengapa semuanya itu terjadi, dan kita terus bertanya “Mengapa Tuhan? Mengapa?” ingatlah ijinkanlah itu menjadi rahasianya Tuhan, terimalah itu dan jalanilah hidup ini dengan sukacita dari Tuhan.

Pada suatu saat nanti pada waktunya Tuhan segala sesuatunya itu akan disingkapkan bagi kita dan kita akan memahami segala sesuatu dengan sepenuhnya.

Semoga renungan pagi ini bisa menolong kita untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Tuhan Yesus memberkati.

SM – AEP