Sabtu, 04 April 2020

Mengapa kita perlu menghargai waktu?

Sering kita mendengar istilah “Waktu adalah Emas” yang hendak menunjukkan betapa berharganya waktu yang kita miliki selama hidup di dunia ini. Namun ada hal yang perlu kita sadari, yaitu waktu ini singkat sekali, dalam

 Yakobus 4:14 berkata hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Tetapi  hidup yang sebentar ini menentukan kehidupan kita nanti dalam kekekalan.

Mengapa waktu yang Tuhan berikan kepada kita harus dikelola secara tepat?

Sebagai orang percaya, kita perlu mengelola setiap waktu yang Tuhan beri dengan baik. Mengapa? Karena Firman Tuhan berkata bahwa hari-hari ini adalah jahat

Efesus 5:15 “dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”

Si jahat akan memakai berbagai cara untuk membuat kita untuk tidak memakai waktu kita untuk hal-hal yang membangun. Lagi pula Tuhan mau untuk kita dapat mempertanggungjawabkan setiap waktu yang kita pakai selama kita hidup di dunia ini

Roma 14:12, “demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.”
Kolose 4:5 “Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.”

Bagaimana menggunakan waktu dengan Bijak:

1.  Membuat Perencanaan

Yakobus 4:13-17, Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Brian Tracy, seorang motivator internasional pernah berkata, “Every minute you spend in planning saves 10 minutes in execution. This gives you a 1,000 percent return on energy!” Yang berarti, “Setiap menit yang Anda gunakan dalam perencanaan akan menghemat 10 menit dalam pelaksanaan. Hal ini akan memberi Anda 1000 persen energi!”

2. Jangan disia-siakan

kitab Amsal memanggil seseorang dengan sapaan “si pemalas?” karena ia malas memanfaatkan waktu yang diberikan Tuhan kepadanya.

Amsal 24:33-34, “Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring, maka datanglah kemiskinan seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.”

Dalam buku “Juara Mengatur Waktu”, Zivanna Letisha memberikan dua istilah penting mengenai waktu. Pertama, Clock Time. Sebuah ukuran dan patokan yang kita gunakan saat ini (1 hari = 24 jam, 1 jam = 60 menit dstnya). Kedua, Real Time. Waktu yang digunakan tiap orang sesuai dengan cara pengaturannya.

Gagal mengatur Real Time kita, maka seluruh aktifitas kita bisa kacau dan berantakan –> sia-sia.

          Hari ini kita renungkan dan menyadari bahwa penting sekali untuk kita memakai waktu ini dengan bijak yaitu dengan membuat perencanaan dan memakai setiap waktu yang Tuhan beri sebaik mungkin untuk hal-hal yang berguna dan membangun, jangan malas dan tetap semangat menjalani setiap waktu yang masih Tuhan beri.