Renungan Harian Anak, Kamis 10 Desember 2020

Syalom selamat pagi adik-adik semuanya, kakak harap adik-adik semua tetap dalam keadaan yang sehat dan baik.

Adik-adik hari ini kita akan belajar mengenai kisah Menara Babel – Kejadian 11:1-9.

Wah kisah apa ya itu? Ayo kita belajar bersama-sama. Adik –adik pada zaman dahulu, setiap orang di bumi berbicara dalam bahasa yang sama. Mereka  tinggal di tempat yang sama, memakan jenis makanan yang sama , tinggal di tempat yang sama dan selalu melakukan kegiatan  bersama-sama pula. Kemudian Mereka mendirikan sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, supaya mereka jangan terserak ke seluruh bumi dan mereka menjadi terkenal karena kehebatan mereka. Seperti yang dituliskan dalam

Kejadian 11:4 Juga kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.”

Tetapi adik-adik Tuhan melihat apa yang mereka lakukan,  Tuhan tidak senang. Karena manusia menjadi sombong dan itu sangat tidak berkenan kepada Tuhan. Maka Tuhan turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing. Sehingga demikianlah mereka diserakkan Tuhan dari situ ke seluruh bumi, mereka melakukan hal-hal yang tidak sama dan berkata dalam bahasa yang berbeda-beda. Sehingga adik-adik bisa melihat ada begitu banyak suku bangsa dan Bahasa diatas muka bumi ini.

Kejadian 11:8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi

Adik-adik Disinilah kita melihat bahwa Tuhan membuat manusia di bumi ini menjadi beraneka suku bangsa. Perbedaan dalam hidup kita membuat kita istimewa bagi Tuhan dan sesama kita. Nah hari ini kita belajar bersama dari manapun suku dan Bahasa kita, kita adalah istimewa karena Tuhanlah yang membuat semuanya.

Karena itu adik-adik ayo belajar untuk menghargai dan menghormati meskipun adik-adik berbeda satu sama yang lain. Di lingkungan rumahmu atau sekolah mungkin kamu melihat ada orang yang rupanya tidak sama dengan kamu, atau berbicaranya berbeda bahasanya dengan kamu. Semua manusia dari penjuru bumi berbeda penampilan dan bahasanya, tetapi kita semua adalah anak-anak Tuhan. Tuhan mengasihi kita dan ingin agar kita saling mengasihi satu sama lain.

Ayat Hafalan hari ini

Roma  12:10 Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

Komtimenku hari ini:

Terimakasih Tuhan, karena sudah menciptakan semua orang berbeda dan istimewa. Tolonglah saya untuk mengasihi semua teman-teman saya meskipun kami berbeda.

VA – RS