Sarana_Kemuliaan_Allah

Renungan Harian Rabu, 16 September 2020

Kehidupan kita seringkali menghadapi permasalahan, meskipun kita semakin setia kepada Tuhan kehidupan kita tidaklah kebal terhadap masalah tetapi tidak ada yang terjadi tanpa ijin dari Tuhan. Tuhan mengijinkan permasalah ada untuk memuliakan Dia dan membawa kita menikmati mujizat-Nya.

Menjadi sarana bagi kemuliaan Allah adalah ketika kita berjalan dan menang bersama dengan Tuhan melewati semua tantangan dan permasalahan kehidupan.

Jika kita menengok kepada beberapa kisah mujizat yang tercatat dalam Injil Yohanes :

Yohanes 2:1-11. Tuhan mengerjakan mujizat yang pertama, pada saat terjadi kekurangan anggur. Ay 11, mujizat itu membuat murid-murid Yesus percaya kepada-Nya
Yohanes 4:39. Wanita Samaria yang berjumpa dan diubahkan oleh Tuhan sehingga orang-orang yang melihat perubahan wanita itu menjadi berkat dan banyak orang percaya kepada Tuhan.
Yohanes 4:53. Yesus menyembuhkan anak pegawai istana dan membawa seluruh keluarga mereka percaya kepada Tuhan
Yohanes 11:40-42, Kisah Lasarus yang dibangkitkan dan membuat banyak orang yang ada disekelilingnya (termasuk orang Yahudi) percaya kepada-Nya
Yohanes 20:30. Semua catatan dituliskan supaya kita percaya kepada Allah dan memperoleh hidup didalam Allah.

Tuhan rindu dan mau memakai kehidupan kita melalui segala hal sebagai kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Dia adalah Allah yang hidup dan berkuasa, dan ketika hal itu terjadi Tuhan mau untuk kita tetap percaya kepada Tuhan.

Kedewasaan Kristen percaya kepada Tuhan bukan karena melihat mujizat, tetapi percaya bahwa Allah sanggup melakukan segala perkara.

Setiap persoalan yang kita hadapi adalah kesempatan untuk menyaksikan mujizat dan kemuliaan bagi orang-orang yang ada disekitar kita, dan melalui hal itu Tuhan mau menarik banyak jiwa kepada-Nya.

Tuhan selalu mau untuk memakai kehidupan untuk menjadi sarana kemuliaan Allah dan bagian kita ada tetap percaya kepada-Nya terus bersandar kepada janji Tuhan bahwa kita akan keluar menjadi pemenang.

Dari kisah-kisah mujizat yang terjadi diatas kita dapat menarik sebuah kesimpulan yang sama tentang …

Bagaimana Mengubah Krisis kehidupan kepada kemuliaan?

1. Percaya dan bersandar sepenuhnya kepada Allah dan janji-Nya

2. Taat sepenuhnya kepada perintah dan tuntunan Firman Allah, Ketaatan adalah awal dari mujizat yang Allah mau kerjakan.

3. Sabar dalam menunggu jawaban yang dari Tuhan. Tuhan tidak pernah terlambat dan juga tidak terlalu cepat.

Saudara yang dikasihi Tuhan, milikilah cara pandang yang baru… setiap ada tantangan dan persoalan yang kita hadapi, jangan pernah menyerah atau menyalahkan situasi tetapi sebaliknya pergunakanlah segala yang terjadi ini sebagai batu loncatan untuk kita dapat menjadi alat kemuliaanNya yang menceritakan penyertaan Tuhan dan mujizatNya dalam kehidupan kita melewati semua permasalahan dan tantangan yang ada.

Kiranya Roh Kudus akan menolong kita, memberikan hikmat dan pertolongan untuk kita dapat semakin mengerti dan melaksanakan kebenaran dan kehendak Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati

EB