Tetaplah Taat

Renungan Harian Youth, Jumat 24 Juli 2020

2 RAJA-RAJA 5:1-27

Syalom rekan-rekan youth … semoga semuanya sudah semangat untuk memasuki hari yang diberkati oleh Tuhan. Hari ini kita akan Kembali merenungkan Firman Tuhan tentang KETAATAN, dan secara khusus belajar dari kisah kehidupan NAAMAN.

“ Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan Abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir” ( 2 Raja-raja 5:14 )

Naaman adalah seorang Panglima Raja Aram, yang terpandang di negerinya. Sayangnya, ia menderita sakit kusta. Tentu saja, ia sangat ingin sembuh dari penyakit itu. Atas saran dari gadis pelayan istrinya, ia-pun mencari kesembuhan dengan mendatangi Nabi Elisa di Israel.  Namun sesampainya di sana, apa yang diperintahkan Elisa jauh berbeda dengan apa yang ia pikirkan, Naaman berpikir Elisa akan menyentuh kulitnya lalu sembuh ( ay. 11 ). Tetapi, Elisa malah menyuruh Naaman mandi sebanyak 7 kali ke Sungai Yordan.
Mendengar perintah itu, reaksi Naaman justru sebaliknya, bukannya segera melakukannya , malahan ia menjadi gusar dan panas hati (ay.12 ). Padahal, perintahnya sederhana hanya mandi sebanyak tujuh kali ke dalam Sungai Yordan, ia menolaknya. Tetapi setelah ia dibujuk pegawainya, ia mau juga melakukannya. Dan setelah melakukan perintah itu, pulihlah tubuhnya kembali dan menjadi tahir (ay. 14). Naamanpun menjadi percaya kepada Allah bangsa Israel.

Rekan-rekan youth … seringkali sadar atau tidak kita menjadi seperti Naaman-Naaman masa kini. Saat menghadapi pergumulan hidup, kita memikirkan jalan yang kita anggap paling cocok untuk masalah kita. Kita memiliki konsep ‘jalan keluar’ menurut pemikiran kita sendiri, sehingga saat cara Tuhan untuk memulihkan kehidupan kita berbeda dengan konsep tadi, kita akan menolaknya. Seolah-olah kita sedang membuat Tuhan ada didalam kotak cara pikir kita.

Cara Tuhan mungkin tidak sama dengan apa yang kita pikirkan, terlihat aneh, bahkan tampak begitu mustahil bagi manusia. Mudah bagi kita untuk meragukan dan mempertanyakan hal itu.

Namun tetaplah taat pada perintahNya. Sekalipun, cara-Nya tidak kita pahami, namun dia tetaplah Allah yang layak kita percaya.  

Ingatlah firmanNya :

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganMu” ( Yesaya 55 : 8,9 ).

Marilah kita memiliki hidup yang taat kepada Tuhan. Jalan-Nya terkadang unik bahkan mungkin tidak kita pahami, namun tetaplah percaya kepadaNya ; ikutilah jalanNya ! Mulailah untuk melakukan Firman Tuhan, walaupun itu sederhana dan kelihatannya kecil, tetaplah taat.

Yuk rekan-rekan youth … apapun pergumulan yang sedang kamu hadapi, datanglah kepada Tuhan karena itu adalah keputusan terbaik. Mintalah pertolongan kepada Tuhan dan dengarkanlah Firman Tuhan yang datang kepadamu. Sesederhana apapun itu lakukan dengan sikap hati yang penuh dengan ketaatan.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar menjadi Taat kepada Firman Tuhan, karena ketaatan adalah kunci untuk mengalami mujizat dan kemenangan dari Tuhan.

BG – AC