Renungan Youth Sabtu, 19 Desember 2020

Bahan Bacaan : Mazmur 91

            Syalooom… selamat pagi teman- teman remaja pemuda ELOHIM. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan. Tidak ada tempat didunia ini yang aman dan nyaman untuk manusia dapat berlindung. Banyak orang beranggapan bahwa kekayaan, kekuatan, kekuasaan, bahkan segala yang mereka miliki dapat membuat mereka merasa aman dan nyaman. Akan tetapi harus dipahami bahwa semua yang dimiliki manusia suatu saat bisa lenyap dan tidak bisa diandalkan.

            Ditengah merebaknya wabah virus corona, diseluruh dunia telah menghadirkan kecemasan dan ketakutan. Ketika jumlah pasien corona dinusantara semakin meningkap tajam dalam beberapa minggu terakhir ini, masyarakat Indonesia tidak lagi bisa mengaggap sepi ancaman pandemic ini. Semua orang termasuk orang-orang Kristen berusaha untuk menyikapi situasi ini sesuai dengan keyakinan masing-masing. Seperti yang diduga, tidak semua orang Kristen mempunyai keyakinan yang sama. Sebagian mengalami ketakutan yang berlebihan, sebagian lagi tampak tenang. Banyak ayat dimunculkan sebagai dukungan. Salah satunya adalah Mazmur 91. Alangkah baiknya kita bertanya dan menyadari, kepada siapa kita berlindung. Dalam perikop ini, pemazmur menyampaikan kepada kita, bagaimana cara agar kita tetap ada dalam lindungan Tuhan, tetap kuat, dan tetap bersukacita dalam menjalani kehidupan.

 Pertama, Memiliki pandangan yang benar tentang Allah (ayat 1-2).

Pemazmur disini, yaitu Daud mengenal dengan benar siapa Allah yang sedang dia sembah. Allah yang ia kenal adalah Allah yang Mahatinggi dan Mahakuasa. Pengenalan kita yang benar akan Allah akan mempengaruhi cara pandang, sikap dan hidup kita kepada Tuhan. Ketika kita mengenal siapa Allah yang kita sembah, maka kita tidak akan mudah goyah dalam menjalani hidup ini.

Kedua, Memiliki pandangan yang benar akan perlindungan Allah (ayat 3-9).

Pemazmur ingin menyatakan bahwa tidak ada tempat yang aman dan nyaman didunia ini untuk manusia dapat berlindung selain dalam perlindungan Tuhan. Dengan berlindung pada-Nya, maka kita menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya sandaran kita dan menunjukkan iman yang sungguh-sungguh dan penuh percaya kepada Allah.

 Ketiga, memiliki pandangan yang benar tentang janji Allah (ayat 10-16).

Pemazmur sangat berpegang pada janji Allah. dia bukanlah Allah yang ingkar janji, tetapi yang selalu menepati janji-janji-Nya dalam setiap kehidupan orang yang percaya kepadanya, dan inilah yang diyakini oleh pemazmur, yaitu raja Daud. Allah tidak perlu diingatkan akan janji-Nya, karena Dia tidak pernah lupa dan selalu menepatinya. Sebagai orang percaya, kita bukan hanya percaya saja, tetapi juga harus melekat kepada Allah, seperti ranting-ranting pada pokok anggur.    

Pengenalan, penyertaan dan perlindungan yang benar akan perlindungan Allah harus menjadi kesaksian yang nyata dalam kehidupan orang  percaya.

Sudahkah kita sebagai anak muda memberikan waktu pribadi bagi Tuhan dalam doa dan perenungan Firman agar dapat lebih melekat dengan Tuhan? Mari kita membawa hidup kita semakin hari semakin dekat dengan Tuhan.

Komitmenku hari ini

Menyediakan waktu bagi Tuhan harus menjadi prioritas dalam hidupku, karena disanalah yang akan membentuk kehidupanku terus bertumbuh dalam kebenaran

MW – AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah GREATEST GIFT … pasti menarik ya, kita akan membahas mengenai TEMA NATAL, bahwa TUHAN YESUS adalah HADIAH TERMULIA DAN TERBESAR YANG KITA MILIKI.

Dan Juga jangan lupa buat Ibadah sudah bisa digedung gereja jam 06.00 pagi disertai perjamuan kudus, namun bagi yang mau ibadah dirumah saja tetap ikuti Online besok jam 07.00 dan Sunday Funday jam 08.15 di chanel youtube Elohim ministry.