Renungan Harian Sabtu, 09 Mei 2020
Bacaan: Yosua 1 : 1-11

Hai gimana kabarnya rekan – rekan muda dan remaja…. semoga sehat kuat dan luar biasaaaaa…..

Kalian sadar gak, generasi muda seperti kalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki potensi dan bakat yang besar. siapa yang tau jika beberapa tahun kedepan mungkin ada yang jadi pendeta, dokter, dosen, guru, atau insinyur ataupun yang duduk di lembaga pemerintahan.. bahkan mungkin diantara kalian ada pula yang dipersiapkan Tuhan untuk menjadi Presiden…. Tidak mudah untuk menjadi seorang yang hebat karena menjadi seseorang yang besar perlu di menghadapi banyak proses belajar dan dalam jangka waktu yang tidak singkat. karena dibutuhkan ketekunan dan komitmen.

Sahabat Elohim Youth, dari kesimpulan diatas bahwa

hidup ini adalah sebuah proses. Perubahan dan keberhasilan pun membutuhkan proses.

Tidak ada hasil baik yang diperoleh dengan mudah meskipun dunia sekarang ini lebih suka dengan hal-hal yang serba cepat dan instan. kalian sering dengar  Jargon “lebih cepat lebih baik”  jargon itu tidak selalu tepat dan tidak bisa diterapkan untuk segala hal sebab segala sesuatu mempunyai prosesnya. Karena itu, yang penting di sini adalah menjalani proses sesuai dengan apa yang seharusnya.

Rekan-rekan, Jika kita baca di kitab Yosua 1  kita bisa belajar dari kisah perjalanan bangsa Israel ke tanah Kanaan menunjukkan bahwa menjalani proses merupakan bagian dari kehendak Tuhan. Tidak semua orang orang bisa masuk ke negeri yang dijanjikan Tuhan. Bahkan Musa pun tidak. Yosualah yang memimpin bangsa Israel masuk ke Kanaan. Supaya perjalanan mereka berhasil, Tuhan juga mengingatkan mereka supaya berpegang pada Taurat dan Firman Tuhan. Mereka harus merenungkan Taurat dan FirmanNya supaya mereka dapat bertindak dengan hati-hati.

Bukan ambisi dan hasrat pribadi yang harus diikuti, melainkan kehendak Tuhan.

Melalui Taurat, Tuhan memimpin mereka untuk mewujudkan harapan memasuki negeri perjanjian. Dalam kesetiaan dan ketaatan merenungkan serta melakukan Taurat itulah, janji Tuhan tergenapi.

Karena itu, merenungkan dan melakukan Taurat bukan sebuah pilihan, melainkan suatu keharusan.

Tuhan juga tidak serta merta membiarkan kita menjalani proses itu sendiri. Tetapi Tuhan juga menyertai setiap proses kehidupan kita. Tuhan juga mengirim orang orang terdekat seperti orang tua, sahabat sahabat kita, teman kita, guru kita, kaka ataupun sodara kita yang lain. Mereka juga bisa dipakai Tuhan untuk menolong setiap kita melalui proses hidup kita dan menjadi bagian dari uluran tangan Tuhan. Seperti bangsa Israel yang dipimpin Musa dan Harun kemudian diteruskan oleh Yosua. Mereka adalah bukti dari uluran tangan Tuhan.

Firman Tuhan kita perlukan untuk membimbing setiap menjalani proses dalam hidup kita.

Setiap orang pasti memiliki panggilan dan harapan. Keberhasilan dalam menunaikan panggilan dan mewujudkan harapan ditentukan oleh kesabaran dan kesetiaan kita dalam menjalani proses itu.

Rekan-Rekan Elohim Youth,

Jangan takut berproses, karena Firman Tuhan selalu membimbing kita dalam setiap proses yang kita jalani.

Oleh karena itu marilah kita belajar untuk setia dalam menjalani proses dalam kehidupan kita. Amin.

Ayo kita baca ayat Firman tuhan hari ini dalam

Yosua 1:8
 “Jangan engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam…sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil….”

Komitmen ku :

Tuhan ajari aku untuk setia  dalam menjalani proses kehidupanku, dan bimbinglah aku dalam setiap proses kehidupanku sehingga bukan ambisi dan hasrat pribadiku melainkan kehendak Tuhan lah yang terjadi dalam kehidupanku .

Amin.

CGP – AS