Pandanglah kepada Tuhan

Renungan Harian Youth, Senin 24 Agustus 2020

Markus 6 : 35-43

Syalom …selamat pagi rekan-rekan youth semuanya … salam sehat dan semangat semuanya …

Seberapa sering dari kita yang mudah mengambil jalan pintas saat masalah datang ? Menyerah atau lari tanpa sadar sering kali kita lakukan. Padahal, lari dari masalah bukanlah solusi.

Kondisi ini pernah terjadi pada para rasul saat Yesus memberi makan lima ribu orang.  Di Injil Markus diceritakan seusai para rasul melaksanakan Tugas dari Yesus ( Markus 6:30 ), mereka kembali berkumpul dengan Yesus. Yesus-pun mengajak mereka untuk  beristirahan di tempat yang sunyi setelah pelayanan yang menyita energi bahkan untuk makan mereka tidak sempat (ay. 31).

Namun, kondisi yang diharapkan justru berbeda, saat mereka hendak bertolak dengan perahu menuju tempat sunyi, rupanya banyak orang melihat mereka dan berjalan mendahului mereka untuk bisa berjumpa dengan Yesus . Saat sampai di darat,Yesus berbelas kasihan dan melayani mereka.  Saat hari mulai malam, murid-muridnya datang pada Yesus dan mengusulkan agar menyuruh orang banyak pulang agar mereka bisa makan, karena murid-murid menyadari bahwa makanan yang mereka miliki tidak cukup.

Tetapi apa yang terjadi ? Respon Yesus justru berbeda, “Kamu harus memberi mereka makan” ( ay. 37 ). Di tengah ketidakmungkinan menurut para murid, Yesus meminta mereka memeriksa bekal yang tersedia, hanya ada 5 roti dan 2 ikan. Yesus segera mengambil bekal dan mengucapkan berkat atasnya, dan membagikan ke orang banyak yang duduk berkelompok. Sungguh di luar nalar, semua orang bisa makan sampai kenyang bahkan masih ada potongan-potongan roti dua belas bakul penuh dan sisa ikan.

Dari kisah ini, apakah kita mau menjadi seperti para murid ? lari dari masalah, tidak melihat bekal yang mereka miliki sebagai sebuah solusi dan hanya berfokus pada masalah yang ada ?

Solusi dari masalah bukan lari ! lalu apa yang bisa kita lakukan ?

1. Pandanglah Tuhan.

Dalam setiap masalah, lihatlah Tuhan sebagai solusi. Tuhan punya banyak cara untuk menolong kita. Banyak jalan yang terlihat tidak mungkin, namun sangat mungkin bagi Tuhan  (Ay. 37-38).

2. Bersyukurlah dalam segala hal.

Sadarilah bahwa segala sesuatu datangnya dari Tuhan. Saat kita menengadah ke atas dan mengucapkan berkat, maka mujizat akan terjadi ( Ay. 41-43)

3. Berkat datang karena belas kasihan Tuhan, maka cari wajah Tuhan setiap hari.

Senantiasa mendekat kepadaNya. Bagaimana Yesus bisa berbelas kasihan jika kita tidak mau mendekat ? (Ay. 34 )

Memang mudah untuk mengatasi masalah dengan pikiran kita, lari atau menyerah. Namun itu bukan solusi, jangan tergoda untuk melakukannya!  Pandanglah Tuhan dalam segala persoalan, dan dengan tanganNya, Ia akan menuntun dan menolong kita.

Komitmen kita hari ini …

Aku akan terus belajar memandang kepada Dia, terus ingat ada Tuhan yang memelihara kehidupanku dan akan terus menuntun aku

Tuhan memberkati.

BG – KPH