Renungan Harian Youth, Senin 12 Oktober 2020

Syalom rekan-rekan Elohim Youth, Selamat hari senin … selamat memasuki minggu yang baru dan memasuki aktivitas kita masing-masing. Dan yang pasti rekan-rekan punya tanggung jawab yang sama yaitu kelas online baik yang dibangku sekolah maupun bangku kuliah.

Ditengah situasi pandemic covid 19 ini, sekolah online adalah solusi untuk dunia pendidikan. Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting ( SMRC) memperlihatkan, 70 persen responden memiliki anggota keluarga yang masih sekolah atau kuliah. Di antara mereka, mayoritas merasa berat membiayai belajar online. Beberapa masalah belum semua pelajar/mahasiswa memiliki akses internet untuk belajar online. SMRC menyebut, ada 24 persen warga yang tidak memiliki akses internet

Kalau dirangkum ada beberapa kelebihan dari sekolah online

  1. Waktu & tempat  yang fleksibel. Waktu dan tempat menyesuaikan dimana Anda berada. Menyesuaikan nyamannya dimana ketika Anda sedang belajar secara online. Bisa diikuti dimanapun asal ada jaringan internet
  2. Hemat ongkos dan waktu. Karena tidak perlu transportasi untuk hadir di kelas tatap muka
  3. Modal hanya punya handphone (laptop) plus kuota internet.
  4. Semua materi bisa di save. Tentunya ini akan membantu semua pelajar, untuk bisa menyimpan materi yang guru atau dosen berikan
  5. Praktis & ekonomis. Kelas online bisa dikatakan praktis dan tidak ribet. Juga ekonomis dari satu sisi yang lain,

Namun ditengah semua kelebihan tentunya juga ada kekurangannya.

  1. Budget lebih untuk kuota internet. Ini masalah utamanya, banyak biaya untuk kuota.
  2. Kondisi jaringan yang tidak bisa dijamin kelancarannya dan tentu ini sangat mengganggu
  3. Handphone sering penuh notif, dan jadi berat kerjanya gadget kita
  4. Semakin tergantung sama smartphone
  5. Miss communication, adanya salah komunikasi karena bukan komunikasi yang tatap muka,
  6. Tidak fokus dibandingkan dengan pelajaran tatap muka, ada banyak gangguan dari sekitarnya.

Nah dari hal-hal diatas yang bisa rekan-rekan tambahkan menurut pengalaman rekan-rekan namun kita perlu menggarisi bawahi bahwa

sekolah online bukanlah suatu permasalahan baru yang kita hadapi tetapi suatu solusi baru dalam kondisi pandemi saat ini.

Kita perlu memahami bahwa pejuang sekolah online bukan hanya rekan-rekan sebagai murid namun juga dihadapi oleh guru-guru atau dosen kita. Kita semua bisa dikatakan adalah para pejuang sekolah online.

Sebagai anak Tuhan tentunya kita harus meresponi situasi ini dengan tepat dan benar. Yuk kita baca prinsip mendasar kita dalam bertindak

Kolose 3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Pengkhotbah 9:10 Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga

Dari dua ayat diatas, bisa menjadi pendorong kita semua sebagai anak-anak Tuhan untuk bertindak dan melakukan setiap tindakan kita. Termasuk kelas Online. Walaupun memang berat dan banyak beban yang harus kita kerjakan. Ingatlah perintah Tuhan agar kita melakukan segala sesuatu yang bisa kita lakukan dengan sebaik-baiknya apa yang bisa dikerjakan.

Jangan biarkan situasi yang ada ini mematikan impian kita, namun sebaliknya mari berjuang bersama-sama untuk mewujudkan semua rencana kita. Tetap semangat dan terus berjuang karena Tuhan selalu menyertai kita.

1 Korintus 10:13, Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Tuhan selalu memberikan pertolongan bagi anak-anakNya untuk bisa keluar sebagai pemenang dan dimampukan untuk menanggung setiap tantangan yang ada.

Komitmenku hari ini

Aku mau bersemangat menjalani kelas onlineku, memakai setiap kesempatan untuk belajar walaupun banyak tantangan dan keterbatasan.

ER101020 – KPH