Kesempatan_Pembawa_Perubahan

Renungan Harian Senin, 17 Agustus 2020

Salam Kemerdekaan … Hari ini senin tanggal 17 Agustus 2020, kita memperingati hari kemerdekaan bangsa kita yang ke 75. Dalam Rangka memperingati kemerdekaan bangsa yang kita cintai ini dengan tema “INDONESIA MAJU”, terlebih ditengah situasi pandemi yang melanda bangsa kita… mari menjadi perenungan bagi setiap kita anak-anak Tuhan untuk merenungkan apa yang menjadi kontribusiku dalam menjadi berkat bagi bangsa ini … bukanlah sebuah pertanyaan yang berlebihan yang tentunya patut untuk kita renungkan bersama. Mengutip Ungkapan yang terkenal

“Bukan apa yang negara bisa berikan bagi aku tetapi apa yang saya bisa berikan bagi negara”

dari presiden A.S John F Kennedy …

Karena “Menjadi berkat” ~ adalah Panggilan setiap orang percaya

Identitas yang diberikan kepada Tuhan Yesus kepada kita adalah “GARAM DAN TERANG DUNIA”, Tuhan memanggil setiap kita menjadi “AGEN PEMBAWA PERUBAHAN”. Alkitab banyak menceritakan tokoh-tokoh yang dipakai oleh Allah untuk menjadi agen-agen perubahanNya, Sejarah mencatat tokoh-tokoh yang membawa perubahan yang luar biasa dan ada sebuah kesamaan bahwa mereka bukan dilahirkan tetapi mereka diproses untuk menjadi para pembawa perubahan. Dengan kata lain, setiap kita memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi orang-orang yang dipakai oleh Tuhan untuk membawa perubahan dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa dan bagi Indonesia secara khusus.

TUHAN SELALU MEMILIKI RENCANA PEMULIHAN

Tahun berganti tahun, Dekade berganti dekade, Pemimpin boleh berganti pemimpin tetapi  RENCANA PEMULIHAN ALLAH  TERUS BERKELANJUTKAN. SATU ORANG BISA BUAT PERUBAHAN – ya … orang-orang yang bersedia untuk tetap ada dalam kehendak Tuhan – selalu dipanggil untuk membawa pembaharuan dan penggenapan kehendak Allah. Hari ini Kita akan belajar dari seorang tokoh Perjanjian Lama yang dipakai oleh Tuhan sebagai pemabawa perubahan bagi bangsa Israel … NEHEMIA .. Dia adalah seorang patriot dan pahlawan.  Nehemia, Ibrani, נְחֶמְיָה – NEKHEMYAH, Artinya: YHWH itu besar. Nehemia adalah termasuk salah seorang organisator yang paling kuat dari masyarakat Yahudi ketika bangsa israel pulang kembali setelah pembuangan di Babel. Nehemia Kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali tembok-tembok Yerusalem (dalam Nehemia 2:1-6:19).

Jika kita membaca kitab NEHEMIA secara utuh paling tidak ada 2 KATA KUNCI dalam kitab NEHEMIA adalah “BERDOA” (1:4) dan “BEKERJA” (6:3) … dalam bahasa latinnya sering disebut “ORA ET LABORA” ini adalah keseimbangan yang penting yang harus ada dalam kehidupan kita.

Bekerja ~ mengerjakan bagian yang harus dikerjakan
Berdoa ~ menyerahkan kepada Tuhan segala yang dikerjakan dan mengijinkan Tuhan mengerjakan bagianNya.

Nilai-nilai kehidupan apakah yang bisa kita pelajari dan teladani dari kehidupan NEHEMIA.

1. MENGIJINKAN ALLAH MENANAMKAN TUJUAN-NYA DALAM HATINYA …

Ketika Hanani (saudara dari Nehemia) menyikapkan keadaan Yerusalem yang telah hancur … Ayat 3 Kata mereka kepadaku: “Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar.” ~ respon Nehemia ayat 4 ia menangis, berkabung, berpuasa dan berdoa … Nehemia menaikkan doa syafaatnya kepada Allah demi bangsanya … Ayat 5-11 (Dia berdoa berdiri atas nama bangsanya” …

Sebuah doa yang lahir dari seseorang yang dengan kesungguhan ~ Nehemia mengijinkan Allah untuk menanamkan visi yang dari Dia sendiri mengenai umatNya dan Yerusalem. (Orang-orang yang bergumul dengan kesungguhan hati demi bangsaNya adalah orang-orang yang memiliki hati Allah sendiri) … Implikasi … kita semua lahir di Indonesia, tetapi adakah Indonesia sudah lahir dihati kita ... mudah untuk kita mengukurnya, adakah anda terus berdoa bagi bangsa ini, adakah impian-impian yang ingin anda capai untuk kesejahteraan bangsa ini.

2. BERJALAN DAN BEKERJA DALAM TUNTUNAN TUHAN

Dalam keseluruhan perjalan kisah Nehemia, kita akan menemukan Pusat dari kehidupan Nehemia adalah “PRIBADI ALLAH” dan inilah yang menjadi kunci mengapa Nehemia sanggup untuk menjadi “Pembawa Perubahan” .. (Nehemia 1:4;2,4) . Dalam semua bagian dalam kitab Nehemia tercata bahwa dalam segala aspek kehidupan Nehemia dia selalu bekerja dalam tuntunan TUhan, selalu melibatkan Tuhan dalam kesesakan dan bahkan dalam keberhasilannya Nehemia menyadari bahwa Tuhan yang menganugerahkannya.

3. TTETAP TEGUH DAN TIDAK GOYAH

Dalam mengerjakan perkerjaan yang Tuhan percayakan Nehemia bukan berarti tanpa ada tantangan. Dalam Nehemia 4 nehemia mendapat tantangan dari Sanbalat (kemungkinan Gubernur dari Samaria pada waktu itu dann juga Tobia orang Amon), bagaimana Mereka dihina dan diejek, dikatakan mereka itu lemah, bahkan ada usaha untuk membunuh nehemia, dia difitnah …

Namun mereka tetap teguh dan terus bekerja …. dan Allah terus menyertai mereka.

Dalam mengerjakan kehendak Allahpun, tidak ada jaminan tidak ada tantangan … sebaliknya bahkan akan ada banyak tantangan yang akan kita hadapi namun seperti Nehemia … dia tidak menyerah dan dilemahkan namun terus bekerja karena dia menyadari dengan sungguh bahwa Tuhan menyertainya …

Sejarah Firman Tuhan mencatat bahwa dalam segala kegerakanNya … Allah selalu menyertakan anak-anakNya sebagai pembawa kegerakan-Nya. Dan sampai sekarang ini, Allah terus memanggil setiap kita untuk menjadi agen-agen pembawa perubahan yang akan menggenapi janji dan rencana-Nya. Mari kita memperluas cara pandang kita dihadapan Allah bahwa setiap kita bisa dipakai untuk menjadi pembawa perubahan.

Salam MERDEKA

YNP