Renungan Harian, Senin 08 Juni 2020

Perubahan dari Pahit menjadi Manis

Keluaran 15:22-27

Kalau ditanya masing-masing kita pasti akan dapat menceritakan kisah diri dari kekecewaan, kegagalan,frustasi, kesakitan, kelemahan, kehilangan atau apa saja pengalaman hidup yg kita jalani…

Kita pasti inginkan perubahan.

Seperti bangsa Israel….setelah mengadakan perjalanan selama 3 hari mereka akhirnya merasa dapat beristirahat dan menyegarkan diri namun satu-satunya sumber air yg mereka dapati ternyata pahit. Segala perasaan negatif muncul…dan mungkin secara alami mrk punya alasan utk itu…
Sebagai anak Tuhan kadang pengalaman pahit itu terdesain ke dalam hidup kita Namun bukan selalu tanda dari ketidaktaatan namun kadang karena ketaatan.
Ayat 22 menjelaskan mereka ikut arahan Musa utk berangkat dari Laut Teberau ke Padang gurun Syur … Walaupun mereka telah mengikuti arahan yang benar bukan berarti tidak ada tantangan.

Pengalaman yg penuh tantangan perlu dipandang sebagai suatu kesempatan untuk menikmati kemenangan. Orang-orang percaya yang melewati tekanan akan menjadi orang-orang yang lebih tangguh.

Tuhan ingin menyampaikan berita tentang nama perjanjian-Nya yaitu

Jehovah Rapha – Tuhan yang menyembuhkan

Tuhan memakai pengalaman ini sebagai pelajaran dari arti sepenuhnya dari Jehovah Rapha.

1. Tuhan berkata: Akulah Penyembuh hidupmu

Ia memakai keadaan dalam hidup mereka untuk menyatakan bahwa Ia adalah Penyembuh. Ketika kenyataan hidup ini pahit Dia menjadi Pemanis bagi kitaKetika hidup ini berat Dia menjadi Pengangkat beban bagi kita, ketika kita menoleh pada kehidupan kita hingga saat ini kita akan melihat bahwa ada tapak tangan Sang Penyembuh yg telah banyak menjamah bagian-bagian dari hidup kita.

Tuhan berfirman : I am the Lord who heals you….Akulah Tuhan Penyembuhmu
Rapha….Mengandung arti: to make whole…membuat sesuatu menjadi utuh kembali, Sesuatu yg telah hancur menjadi utuh kembali.

2. Tuhan berkata: Akulah Penyembuh lukamu

Kata rapha mengacu pada luka yg diakibatkan dari luar, biasanya luka akibat perang. Luka seringkali bukan hanya berdampak pada bagian luar namun juga pada bagian dalam.
Kita perlu kesembuhan yang ditimbulkan dari serangan musuh, tindakan atau kata-kata orang, masa lalu yg menyakitkan, hati yg terluka. Tuhan yg sanggup menyembuhkan setiap luka-luka batin kita.
Dia rindu memulihkan setiap goresan yg menyakitkan pada memori, hati dan batin kita.

Tuhan berfirman : I am the Lord who heals you….Akulah Tuhan Penyembuhmu
Rapha mengandung arti: properly to mend by stitching…menjahit kembali sesuatu yg sdh robek dengan tepat, Hanya Tuhan yg dpt menyatukan kembali dengan tepat dan benar.

3. Tuhan berkata: Akulah Penyembuh penyakitmu

Tuhan juga menyembuhkan sakit penyakit kita. Yesus adalah bukti nyata bahwa sifat alami Tuhan adalah untuk menjamah dan menyembuhkan. Dia menyembuhkan setiap orang sakit yg dibawa kepada-Nya selama Dia melayani di muka bumi. Matius 4:23-24
Janji kesembuhan itu tetap sama hingga sekarang karena Dia tidak pernah berubah.

Rapha mengandung arti: cure, physician….seperti seorang dokter yg punya obat ampuh untuk menyembuhkan… Bagi kita yg sedang sakit berserulah pada Tuhan yg sanggup dan rindu menyembuhkan kita.

Ayat 25 mengatakan Tuhan menguji mereka. … Ujian itu bukan untuk melihat apakah mereka mengerti prinsip tsb namun apakah prinsip itu dipraktekkan. Apakah kita mau membiarkan Tuhan mengubah pengalaman pahit kita menjadi hal yg manis
dalam hidup kita? Tuhan tidak menyediakan sumber air yg baru, tetapi Dia mengubah air yg pahit menjadi manis.

SOLUSI DARI TUHAN

Kadang kala Tuhan mengubah dengan apa yang sudah kita miliki. Batang kayu itu sudah ada disana dan mungkin sudah lama tergeletak disana.
Sepertinya terlalu sederhana untuk masalah yg besar. Namun kadangkala sesuatu yg sangat sederhana dipakai Tuhan untuk mengubah masalah kita.
Tuhan sering menyediakan apa yg kita perlukan sebelum kita memerlukannya.

Yang penting adalah menaati arahan Firman Tuhan.
Mazmur 107:20 disampaikan-Nya Firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka….

Tuhan melihat setiap detail hidup kita dalam kehancuran, dalam kepedihan, dalam kesakitan kita ada Tuhan yg selalu berfirman Akulah Penyembuhmu, I am the Lord who heals you,

Setelah pengalaman pahit di Mara dimana terjadi proses perubahan ada penyediaan Tuhan yang luar biasa di Elim. Bukan 1 namun 12 mata air, 70 pohon kurma….bukan hanya air namun ada buah yg manis. (Keluaran 15: 27). Orang yang bersedia membiarkan Tuhan mengubah mereka melalui pengalaman yg pahit akan merasakan pemeliharaan Tuhan yg luar biasa.

Mukjizat adalah hal yg mudah bagi Tuhan namun Tuhan ingin kita mengalami perubahan hidup, Ada Jehovah Rapha yg rindu menjamah dan mengubahkan hidup yg pahit menjadi manis bagi setiap orang yg mau datang kepada-Nya.

Tuhan Yesus Memberkati

GS