Renungan Harian, Senin 09 November 2020

Kehidupan kita dipenuhi dengan pilihan, dari bangun tidur sampai aktifitas sepanjang hari dan sampai malam hari tentunya selalu ada banyak pilihan yang diperhadapkan kepada kita.

Tuhan memberikan pilihan :

Ulangan 30:19 (TB)  Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

PILIHAN  MEMILIKI  AKIBAT

 Anda  bebas untuk memilih – namun  anda tidak bebas untuk memilih akibat-akibat dari keputusan  anda. Hiduplah bijaksana

Galatia  6:9, Janganlah  kita  jemu jemu berbuat baik , karena apabila sudah datang, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Mari kita melihat bersama pilihan kecil namun memiliki dampak yang sangat besar yaitu dalam kisah PILIHAN ESAU dan YAKUB dalam Kejadian 25:29-34.

Tetapi kata Yakub: Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu.” Sahut Esau: “Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?” Kata Yakub: “Bersumpahlah dahulu kepadaku.” Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya … Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.

ESAU MEMILIH untuk kenikmatan SUP KACANG MERAH dibandingkan dengan HAK KESULUNGAN yang dia miliki, PILIHAN kecil dari ESAU ternyata memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupannya. Kenikmatan sementara dipilih oleh Esau dibandingkan dengan berkat dari hak kesulungan. Tepat seperti yang Kitab Ibrani sampaikan

Ibrani 12:16-17
Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.” Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Bahkan Kisah ini berlanjut dalam Kejadian 32:24-30, Pilihan YAKUB membawa dia menikmati berkat yang besar sebagai ayah yang kelak melahirkan bangsa yang besar Umat Pilihan Allah

Kejadian 32:24-30, Yakub Bergumul dengan Allah

“Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel (Prince =  Putera mahkota), sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

Yakub benar-benar memperoleh berkat kesulungan dalam garis keturunan keluarganya.

Matius 1:1-2 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak;  Ishak memperanakan Yakub,  Yakub memperanakkan  Yehuda   dan saudara2nya.

Pertanyaan yang harus kita renungkan adalah Apakah  yang merupakan semangkok sop kacang merah anda???   Harta – kekayaan – kemasyuran atau hal-hal yang lainnya yang dapat menukar berkat kita yang kekal.

Markus 4:18-19 Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

Ada begitu banyak anak Tuhan yang sama dengan Esau, menukarkan kenimatan kehidupan yang kekal dengan kenikmatan sementara dalam dunia ini

Ingat  Galatia 6:7-8,
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Beberapa contoh Pilihan yang  berhikmat

Pilihan Yosua dan keluarganya untuk menyembah Allah

Yosua 24:15, Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Pilihan Rut untuk ikut dengan Naomi

Yang membawa dia ada bagian dalam garis keturunan mesias

Rut 1:16, Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;

Pilihan Maria untuk duduk mendengarkan Perkataan Yesus,

bahkan Tuhan Yesus menyatakan bahwa itu adalah pilihan yang terbaik

Lukas 10:42,  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik,  yang tidak akan diambil dari padanya.”

Mintalah hikmat dan tuntunan dari Roh Kudus agar kita dapat membuat pilihan yang benar setiap  hari

FJD