Renungan Harian, Senin 12 Oktober 2020

Ketika Allah menciptakan bumi – Dia mempersiapkan tempat bagi ciptaan-Nya. Laut untuk ikan dan darat untuk manusia dan binatang, langit untuk burung-burung. Namun dimanakah Allah bersemayam? Di dalam kerajaan Sorga tentunya … tetapi Alkitab menyatakan sebuah kebenaran yang penting bagi setiap orang percaya bahwa …

Allah Bersemayam diatas Puji-Pujian Umat-Nya

Mazmur 22:4, Pada hal Engkaulah Yang Kudus, yang bersemayam  diatas  puji-pujian umatNya.  

Pujian dan Penyembahan adalah kesukaan Allah, Allah rindu umat-Nya datang untuk membawa pujian dan penyembahan kepada-Nya. Namun disisi yang lain, kita mengingat bersama bahwa ada kuasa didalam pujian kepada Allah

Tembok Yeriko roboh hanya karena puji-pujiaan.

Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaringl Maka runtuhlah tembok itu, Yosua 6:20 

Puji-Pujian membebaskan Paulus dan silas dari Belenggu

Kisah Rasul 16:25, Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

Dengan Puji-Pujian Yehuda dan Israel mengalahkan bangsa Amon dan Moab

2 Tawarikh 20:22, Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat TUHANlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.

Mari kita akan lebih dalam lagi melihat kebenaran dan kuasa didalam Pujian kepada Allah

Pujian-pujian akan menghantarkan kita untuk masuk kedalam pelataran Allah dan Bait-Nya. Pujian dan penyembahan adalah persembahan yang menyenangkan hati Tuhan.

Mazmur 100:4, Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur; ke dalam pelataranNya  dengan puji pujian; besyukurlah kepadaNya dan pujilah NamaNya.    Yosafat –  Penyanyi di baris depan. 

Pujian dan Penyembahan harus dinyatakan didalam kebenaran

Yohanes 4:24, Allah itu Roh dan baranasiapa menyembah Dia,  HARUS  menyembahNya  dalam roh dan kebenaran.

Allah, menciptakan manusia dengan menghembuskan RohNya kedalam lubang hidung manusia. Tubuh yang tergeletak  langsung hidup. Roh memberikan kehidupan, demikian pula pujian dan penyembahan kita kepada Allah, ada kehidupan didalamnya. Menyembah Allah dengan kebenaran, motivasi dan tujuan kita adalah untuk memuliakan Allah.

WASPADALAH karena Iblis juga mencari penyembahan kita, Bangunlah Penyembahanmu kepada Allah sebagai prioritas hidup.

seperti dia mencobai Tuhan Yesus dipadang gurun, demikian juga iblis akan mencari penyembahan dari manusia. Bahkan dengan tawaran yang nikmat dan menggiurkan, tujuaanya supaya manusia juga menyembah dia. Namun iblis akan mengikat kehidupan manusia kedalam kebinasaan.

Matius 4:9-10.. dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!“

Ingatlah Penyembahan kita harus hanya kita naikkan kepada Allah yang hidup. Karena Tuhan memanggil kita sebagai Umatnya, imamat yang rajani untuk membawa persembahan kepada Dia, dan memberitakan kebesaran-Nya … inilah penyembahan kita

1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Naikkanlah pujian dan penyembahan kita yaitu ucapan syukur kepada-Nya, yang memuliakan nama-Nya.

Ibrani  13:15,   Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur (melalui pujian)   kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan namaNya.

Milikilah hati yang menyembah Dia, kerinduan yang mendalam. Seperti Daud, kerinduan hatinya adalah membawa pujian dan penyembahan kepada Dia setiap waktu.

Mazmur  27:4 Satu hal telah kuminta  kepada Tuhan;  ituilah yang ku ingini; diam dirumah Tuhan seumur hidupku menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya. . 
Mazmur 84:11 Sebab lebih baik satu hari di pelataranMu dari pada seribu hari  di tempat lain.

Tuhan Yesus memberkati

FJD