Renungan Harian Youth, Rabu 08 Juli 2020

Bacaan : 2 Korintus 10:1-5

Syalom rekan-rekan Elohim Youth …  selamat pagi buat kita semuanya …

“Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,”  2 Korintus 10 : 5

Wah, hari-hari ini kita makin dihebohkan dengan wabah yang belum juga usai. Ya! Tidak lain dan tidak bukan adalah COVID-19. Ditengah angka kasus baru yang semakin meningkat dan terus menyebar. Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari salah satunya adalah zonasi COVID-19. Ya, Zonasi persebaran dan munculnya kasus baru bisa diketahui dengan indicator di tiap zona. Ada empat kategori wilayah terkait penyebaran Covid-19, yaitu wilayah risiko tinggi yang ditandai dengan zona merah, risiko sedang ditandai dengan zona oranye. Kemudian, risiko rendah dengan zona kuning, dan zona hijau yang menjelaskan kabupaten/kota tidak atau belum terdampak. Zona merah menunujukkan tempat dimana kita harus berhati-hati dan waspada. Tentunya juga selalu menerapkan protocol kesehatan.

Tapi sadarkah teman-teman, dalam hidup kita juga ada zona merah atau Red Zone. Red Zone dalam hidup kita adalah tempat dimana kita harus berhati-hati dalam melangkah dan membuat pilihan dalam hidup ini. Ya! Pikiran kita. Rasul Paulus menjelaskan bahwa kita masih hidup di dalam dunia yang artinya hal hal yang bersifat duniawi  akan mempengaruhi dan menentang pengenalan akan Allah. Padahal, sebagai remaja dan pemuda Kristen kita harus memiliki pengenalan yang kuat akan Allah.

Hal-hal duniawi seperti hawa nafsu, keangkuhan, dan kejahatan dunia akan menjadi virus yang menghambat pengenalan kita akan Allah. Paulus mengajarkan cara untuk mengalahkannya, bukanlah dengan kecerdikan, bakat, kekayaan, ketrampilan berorganisasi, kefasihan bicara, propaganda, kharisma, dan kepribadian manusiawi. Cara untuk mengalahkan hal hal yang menghambat pengenalan akan Allah adalah dengan menawan segala pikiran dan takluk kepada Kristus.

Apa itu takluk kepada Kristus?

Takluk kepada Kristus adalah menyesuaikan segala pikiran kita dengan kehendak kristus.

Mengapa ini Penting?

Ketika kita gagal menyesuaikan pikiran kita kepada Kristus, maka sebaliknya, pikiran duniawilah yang akan menguasai kita dan menyebabkan kebejatan dan kematian rohani

Roma 8:13, Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

Bagaimana Caranya?

Ada salah satu cara yang praktis, namun membutuhkan perjuangan kita dalam melakukannya.

Sadarlah bahwa Allah mengetahui setiap pikiran dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari hadapan-Nya

Mazmur 94:11 TUHAN mengetahui rancangan-rancangan manusia; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.

Mazmur 139:2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh

Ketika kita terus menerus berpikir bahwa segala hal yang kita lakukan diketahui oleh Tuhan, bahwa dia ada di sebelah kita, maka kita akan lebih berhati-hati. Tuhan melihat segala hal yang kita lakukan, bahkan hal yang masih kita pikirkan dan belum kita perbuat. Ingatlah teman-teman, kita harus memberi pertanggungjawaban kepada Allah bahkan dalam segala hal yang kita pikirkan.

Jadi, teman-teman. Tetaplah waspada dalam melangkah di Red Zone. Berhati-hatilah dalam melangkah di setiap pikiran kita. Jagalah setiap pikiran kita, sehingga perkataan dan perbuatan kita akan sesuai dengan kehendak Allah.

Mari kita renungkan

Sudahkah kita berhati-hati dalam berfikir?
Sadarkah kita bahwa Tuhan mengetahui segala pikiran kita?

Komitmen hari ini

Tuhan aku mau hidup di dunia ini sesuai dengan kehendak Tuhan. Tuhan aku mau memiliki pengenalan yang baik akan Allah dan melawan segala hal yang menentang pengenalan akan Allah. Tuhan aku ingin selalu menjaga segala hal yang aku pikirkan, perkatakan, dan perbuat.

RAN – YDK –