Renungan Harian Anak, Rabu 01 Juli 2020

Syalom adik-adik semuanya … puji Tuhan hari ini kita masuk di bulan yang baru yaitu bulan Juli, atau kita sudah menjalani setengah dari tahun 2020 ini. Kiranya Tuhan terus menyertai adik-adik semuanya, tetap sehat dan tetap semangat.

Bagaimana kabarnya hari ini? Pasti luar biasa kan? Masih tetap semangat untuk merenungkan firman Tuhan pastinya ya… Nah pagi ini kita akan belajar Firman Tuhan bersama-sama ya….

Pagi-pagi Dito menemui Dodi sambil marah-marah. Dito jengkel karena Dodi tidak memberitahu bahwa tim futsal di sekolah mereka baru saja bertanding melawan sekolah lain.

“ “Diii….kamu kok begitu sih? Kemarin aku dengar kalian bertanding, kenapa aku tidak diberitahu?” kata Dito kecewa. “Waduh To, aku minta maaf. Kemarin pada waktu latihan, tiba-tiba Pak Pelatih memutuskan kita bertanding sorenya dan kebetulan kamu tidak datang,” kata Dodi menjelaskan. “Kamu kan bisa memberitahu aku meskipun aku tidak datang latihan. Aku pasti datang ikut bertanding,” kata Dito lagi. “Sudahlah To, kan sekolah kita menang. Kamu juga sudah beberapa kali tidak datang latihan tanpa kabar, dan aku tahu kamu pergi bermain dengan teman-temanmu yang lain, semestinya kamu harus tetap datang latihan, jangan bermalas-malasan atau merasa kita sudah hebat sehingga tidak perlu berlatih terus ” kata Didi yang langsung membuat Dito terdiam. “Ya sudah Di, tidak apa-apa, aku yang salah….kamu benar…meskipun kita sudah sering menang pertandingan kita harus tetap rajin berlatih terus….ok aku akan ikut latihan lagi nanti.” Dan pada akhirnya Dito mulai rajin lagi berlatih futsal bersama timnya di sekolah.

Adik-adik, mari kita membaca Hakim-hakim 8:1-3.
Gideon dipersalahkan oleh kaum Efraim karena tidak melibatkan mereka dalam peperangan melawan Midian. Tentu suku Efraim bukan hanya ingin berperang tetapi juga ingin mendapat pujian ketika Israel memenangkan peperangan.

Gideon mengingatkan mereka bahwa kemenangan yang mereka raih hanya karena Allah dan Allah-lah yang merancangkan segala sesuatunya bukan karena kekuatan fisik atau kepandaian bangsa Israel dalam strategi perang.

Adik-adik, kadang kita ingin mengalami keberhasilan tanpa mau bertekun dalam prosesnya. Untuk menjadi juara tentu kita perlu tekun berlatih dan tidak hanya mau menikmati keberhasilannya saja.

Adik-adik yang adalah pelajar, memasuki tahun ajaran yang baru … ayo adik-adik semangat untuk memasukinya, walaupun masih belum bisa belajar di sekolah, ayo kerjakan semua tugas kalian dengan semangat dan usaha yang terbaik. Belajar dengan baik walaupun mungkin tidak ada yang mengawasi. Ayo jadi anak-anak Tuhan yang berprestasi dengan baik dan adik-adik memuliakan Tuhan lewat prestasimu.

Jadilah anak-anak Tuhan yang tekun berdoa, belajar ,selalu mau berusaha, dan yang terpenting jangan menyombongkan diri. Karena semua hanya karena kasih karuni dan kemurahan dari Tuhan saja.

Ayat hafalan kita hari ini :

1 Korintus 13:4, Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

Komitmenku hari ini :

Bapa di Surga, ajar aku untuk tidak hanya mengejar pujian dalam keberhasilanku karena semua yang aku raih karena pertolongan-Mu.

EPR – GCT