Renungan Harian Youth, Kamis 14 Mei 2020

Bacaan : 1 Samuel 3:1-21, 1 Timotius 4:12

Syalom teman-teman youth…

Siapa yang kangen dengan teman-temannya? Atau kangen pacarnya? Cieeee… Satu pertanyaan lagi nih… Siapa yang kangen ke gereja? Ngapain kak ke gereja? Ya ibadah dong. Kan kita sementara ibadah online. Lebih asyik dan seru kalo bertemu muka dengan teman-teman. Pasti kita semua kangen ya.. Kangen suasana ibadah youth di gereja, ada yang kangen sama teman-temannya yang usil, kangen sama yang suka traktirin, kangen sama pacar, kangen semuanya deh.. Syedih akyu tuh…Sabar yaa..

Teman-teman youth yg dikasihi Tuhan..yuk kita sama-sama mempersiapkan diri terlebih dahulu selama pandemi corona ini.
Persiapan apa ya?

Dalam kitab 1 Samuel 3:1-21 judul perikopnya “Samuel Terpanggil” menceritakan tentang Samuel yang masih sangat muda dipakai Tuhan untuk pekerjaan pelayanan saat itu.

Usia muda bukan penghalang untuk berkarya di ladang Tuhan.

Samuel muda dibimbing oleh Imam Eli yang sudah senior. Dan Imam Eli tidak menganggap Samuel sebagai saingannya, justru beliau mempersiapkan Samuel. Bahkan ketika Samuel harus menyampaikan Firman Tuhan berupa teguran bagi keluarganya, dengan rendah hati Imam Eli menerimanya. Imam Eli sadar bahwa kehendak Tuhanlah yang harus dilakukan.

“Dan Samuel makin besar dan Tuhan menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.”(ayat.19)

Seperti Samuel yang dipersiapkan Imam Eli untuk sebuah pelayan sudah seharusnya kita mempersiapkan diri kita juga. Apa yang harus kita lakukan?

Sama seperti yang dilakukan oleh Samuel yakni DENGAR-DENGARAN akan suara Tuhan.

Tuhan memanggil Samuel sampai 3 kali. (1 Samuel 3:4-8)

Banyak suara yang didengar telinga kita selama ini. Suara-suara yang bersaing memperebutkan perhatian kita mulai dari bangun tidur di pagi hari sampai tidur lagi di malam hari. Dan diantara banyak suara yang kita dengar, adakah kita mendengar suara Allah?

Mari bermeditasi  sejenak dalam setiap renungan yang kita baca / dengar setiap hari supaya telinga rohani kita bisa lebih peka terhadap apa yang Tuhan mau kita kerjakan bagi kemuliaan-Nya.

Yuk..buat teman-teman youth yang rindu melayani Tuhan lebih lagi, mulai hari ini bisa mempersiapkan diri ya. Melalui doa yang lebih sunguh-sungguh, kita dapat mengutarakan kerinduan pelayanan kepada Tuhan. Contoh nih…

”Tuhan, saya rindu melayani Tuhan dengan bernyanyi, saya mau bergabung dengan tim choir di gereja.” Atau.. “Tuhan, saya rindu melayani Tuhan dengan tamborin.” Itu buat yang belum melayani ya, terus kalau yang sudah ikut pelayanan bagaimana kak? Ya tetap lebih peka lagi mendengar suara Tuhan ya…

Tuhan dapat memakai siapa saja untuk pekerjaan pelayanan baik besar, kecil, tua, muda, kaya atau miskin. Semua bisa dipakai menjadi alat-Nya.  

Seperti Samuel yang mengikuti panggilan Tuhan

1 Samuel 3:19 Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.

Komitmen :

Saya mau lebih peka mendengar suara Tuhan lewat berdoa dan membaca Alkitab setiap hari agar saya dapat mempersiapkan diri untuk pekerjaan pelayanan Tuhan dimanapun Tuhan tempatkan saya nantinya.

YN – YDK