Renungan Harian Anak, Selasa 19 Mei 2020

AYAT BACAAN : ROMA 12 : 4 – 8

Syalom Adik Adik Sekolah Minggu , bagaimana kabarnya ? selalu semangat ya menyambut hari baru. Kaka punya cerita tentang empat saudara yang hidup dalam tubuh manusia,  yaitu wajah  , kaki , tangan dan perut. 

Suatu hari mereka sedang bercakap cakap , dan ditengah tengah percakapan mereka , mereka bertanya satu sama lain. Menurut kalian siapa ya yang paling penting diantara kita ber empat? Kaki menjawab , akulah yang paling penting  karena tanpa aku manusia tidak bisa kemana mana , lalu tanganpun menjawab , memang tanpa kaki manusia ga bisa kemana mana , tapi tanpa aku manusia ga bisa bekerja , manusia perlu tangan untuk bekerja , jelas aku yang paling penting, ujar tangan kepada saudara saudaranya .

Lalu wajahpun tidak mau kalah, wajah berkata , memang tangan dan kaki penting tapi jauh lebih penting akulah, karena wajah manusia dihargai , wajah yang tampan dan cantik membuat manusia dikagumi. Selain itu didalam wajah terdapat panca indera yang penting , yaitu mata , telinga , hidung , lidah dan mulut. Jelaslah aku yang paling penting , ujar wajah kepada saudara saudaranya.

Perut yang awalnya diam saja , akhirnya pun ikut menjawab, jelas aku lah yang paling penting. Kaki boleh saja kuat , tangan rajin bekerja dan wajah cakep , tapi tanpa perut , manusia pasti ga bisa apa apa.  Bahkan bisa meninggal. Lalu anggota tubuh yang lain menjadi marah , karena mereka menganggap perut adalah anggota tubuh yang paling malas. Kaki membawa tubuh ke tempat mencari nafkah , tangan dipakai untuk bekerja , wajah selalu menunjukkan raut muka yang manis supaya disenangi banyak orang, sedangkan perut , hanya berdiam diri saja menunggu hasil jerih payah dari anggota yang lain. Dan akhirnya , mereka bersepakat memusuhi perut. Mereka mulai mengabaikan perut. Sudah mulai hari ini kita tidak usah mecari makan untuk perut ya, ujar mereka.

Akhirnya selama beberapa hari perutpun tidak mendapatkan makanan, sehingga perut menjadi sangat lemah. Tapi yang mengherankan , bukan hanya perut saja yang menjadi lemah. Tetapi anggota tubuh yang lain juga ikut menjadi lemah. Tangan dan kaki menjadi sulit digerakkan , kaki sulit dipakai untuk berjalan , tangan pun menjadi lemas demikian pula dengan wajah , wajahpun menjadi suram , tidak manis , tidak bersukacita seperti biasanya. Akhirnya kaki, tangan dan wajah pun menyadari kesalahan mereka , bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa perut. Akhirnya mereka pun mengakhiri pertengkaran mereka dan berbaikan kembali. Mereka kembali bersatu , saling bahu membahu dalam melakukan segala pekerjaan.

Nah Adik Adik , dari cerita diatas , kita bisa simpulkan bahwa

kerukunan hidup itu penting ya. Kita juga tidak boleh sombong , karena apa yang kita miliki merupakan anugerah dari Tuhan.

Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk selalu hidup rukun satu dengan yang lain. Seperti yang terdapat pada hukum Allah yang kedua yang tertulis bahwa kita harus mengasihi sesama kita.

Ayo kita baca ayat kita hari ini MARKUS 12 : 31A , yang berbunyi :
“  Dan hukum yang kedua ialah : Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri.”

Komitmenku hari ini :
Tuhan Yesus mau kita menjadi anak anak yang penuh dengan kasih , saling mengasihi satu dengan yang lain. Seperti Yesus sudah mengasihi kita dan tidak pernah membeda-bedakan kita.

KL – SP