Tuhan_yesus_menyertai

Renungan Harian Anak, Sabtu 15 Agustus 2020

Bacaan : Markus 4:35-41

Shallom…shallom…Selamat pagi adik-adik yang dikasihi Tuhan!! Bagaimana kabarnya? Pasti semua dalam keadaan baik-baik saja dan selalu dalam lindungan Tuhan ya. Siapa yang sudah semangat hari ini buat mendengarkan Firman Tuhan? Sebelumnya kakak mau tanya ya.. Adik-adik siapa disini sering merasa takut? Takut dirumah sendirian, takut ke kamar mandi sendirian, takut ketinggian atau mungkin takut waktu lampu mati. Pasti adik-adik ada yang merasa takut ya. Nah cerita kakak hari ini akan mengajarkan bagaimana kita supaya jangan takut. Disimak baik-baik ya adik-adik ceritanya.
               Pada suatu hari Tuhan Yesus bersama murid-murid naik perahu untuk menyeberangi danau. Saat mulai berlayar, Tuhan Yesus memilih untuk tidur di bagian belakang perahu beralaskan tikar. Dan perahu itupun mulai berlayar dengan tenang. Namun beberapa saat kemudian, secara tiba-tiba bertiup angin yang sangat kencang dan gelombang yang sangat tinggi sehingga air mulai masuk kedalam perahu. Murid-murid ini sudah biasa berlayar, jadi pasti mereka tahu harus bagaimana mengatasinya. Tapi rupanya kali ini sudah sangat besar dan berbahaya jadi mereka malah menjadi takut dan mereka mulai berpikir bahwa pasti mereka akan mati tenggelam di danau ini. Ketika mereka melihat ke bagian belakang perahu, ternyata Tuhan Yesus masih tertidur dan sepertinya tidak terpengaruh dengan gelombang yang besar ini, sehingga merekapun membangunkan Tuhan Yesus dan berkata, “Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?”

Nampaknya mereka sangat ketakutan, dan ketika melihat itu, Tuhan Yesus bangun dan berseru kepada angin dan danau itu, “Diam! Tenanglah!”. Seketika itu juga, angin berhenti bertiup dan gelombang juga menjadi tenang. Semuanya menjadi tenang, termasuk murid-murid. Lalu Tuhan Yesus berbalik kepada murid-murid dan berkata, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”. Mereka hanya bisa diam dan terheran-heran, mereka lupa kalau sebenarnya sejak tadi mereka bersama dengan Tuhan Yesus, seharusnya mereka tinggal meminta kepada-Nya untuk menolong mereka.

Apakah adik-adik juga sering takut menghadapi sesuatu? Takut tidak berhasil, takut tidak punya teman, takut dibenci orang, takut mendapat nilai jelek atau mungkin takut dimarahi?? Adik-adik tidak perlu takut akan semua itu, yang penting adik-adik sudah melakukan semua hal yang baik dan yang terpenting juga adalah adik-adik punya Tuhan Yesus yang selalu mendengar setiap keluhan dan permohonan adik-adik.

Hal yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana reaksi kita terhadap masalah atau badai yang datang. Akankah kita berteriak ketakutan atau sebaliknya menenangkan diri dan berdoa kepada Tuhan. Adik-adik harus selalu ingat bahwa kita adalah anak-anak kepunyaan Tuhan sehingga kapan dan dimanapun kita semua ada dalam lindungan Tuhan. Yang harus kita lakukan adalah meminta pertolongan pada Tuhan untuk setiap masalah yang kita hadapi. Dan belajar untuk melihat kuasa dan karunia Tuhan dalam kehidupan kita setiap hari terutama dalam setiap masalah yang kita hadapi. 

Ayat Hafalan: 

Mazmur 23:4a “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku”.

Komitmen:

Aku percaya bahwa Tuhan Yesus selalu menyertai dalam segala keadaan. Aku mau selalu berdoa dan berserah kepada Tuhan.

NJ-NJ

Pengumuman :

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday ya … Besok hari minggu jam 08.15 di chanel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“BERDOA bagi ORANG lain”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Untuk aktivitas besok adik-adik perlu siapkan.

  1. Kertas Gambar warna Putih
  2. Pensil dan alat tulis
  3. Pansil Warna
  4. Gunting

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.