Roh_kudus_Sumber_kehidupan

Renungan Harian Kamis, 27 Agustus 2020

 “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1 Korintus 3:16).

Untuk mengenali dan menghargai luar biasanya keselamatan kita, kita harus sungguh-sungguh menanggapi rencana Allah yang luar biasa bagi kita. Ini mustahil terjadi apabila kita tidak mengenali dan menanggapi kehadiran Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Kesadaran mengenai Kehadiran Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya adalah PENTING, Berulang kali Rasul Paulus berbicara kepada orang-orang kudus di Korintus akan kurangnya kesadaran mereka atas kehadiran Roh Kudus dalam hidup mereka.

Di dalam surat Paulus kepada orang-orang Korintus, ia mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Ia menyatakan di sebuah kota besar yang memiliki banyak kuil penyembahan, bahwa gereja, tubuh Kristus, adalah bait Roh Kudus, tempat berdiamnya Roh Allah yang kekal. Ini sangat penting di dalam Korintus kuno, kota yang dipenuhi dengan kuil-kuil megah untuk memuja dewa-dewi orang Yunani, kemudian dilanjutkan oleh orang-orang Romawi. Paulus berbicara kepada hati setiap orang percaya ini dan berkata, Kamu adalah bait Allah.”

I. Kita perlu MENYADARI bahwa kita adalah bait Roh Kudus.

Tubuh kita adalah milik Allah. Tubuh manusia pada dasarnya tidak jahat. Dan, kemungkinan besar tubuh ini adalah baik karena tubuh menjadi sarana untuk menceritakan tentang kasih Allah yang indah dan alat yang kita pakai untuk melayani dalam nama-Nya. Melalui tubuh kitalah Kristus dapat melanjutkan pelayanan-Nya di dunia. Tuhan kita berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa Roh Kudus akan datang dan berdiam dalam diri mereka selama-lamanya (Yohanes 14:15-18).

II. BERSUKACITALAH karena kita adalah bait Roh Kudus.

Karena Roh Kuduslah yang menyingkapkan dosa-dosa kita dan kebutuhan kita akan kebenaran yang sempurna dalam Firman Tuhan. Roh Kuduslah yang memperingatkan kita Kebenaran, dosa, penghakiman dan  (Yohanes 16:8).

Karena Roh Kuduslah yang menghasilkan kelahiran baru di dalam diri kita (Yohanes 3:5; Titus 3:5). Roh Kudus datang dan diam di dalam diri kita untuk memastikan bahwa kita telah diangkat anak secara ilahi melalui iman kita kepada Yesus Kristus (Roma 8:16).

III. Kita perlu bekerja sama sepenuhnya dengan Roh Kudus yang telah menjadikan kita sebagai bait-Nya (Kisah Para Rasul 5:32).

Ini adalah bagian penting yang harus dikerjakan oleh setiap anak-anak Tuhan adalah bahwa Roh Kudus melakukan karya terindah-Nya di dalam dan melalui orang-orang yang mengenali hadirat-Nya dan yang memberikan ketaatan penuh kasih dan keija sama kepada pimpinan ilahi.

Roh Kudus bekerja untuk menuntun kita hidup didalam Roh dan tidak tinggal dalam nafsu kedagingan yang menguasai diri kita (Galatia 5:16- 21). Dan Roh Kudus ingin menghasilkan buah Roh di dalam diri kita masing-masing, Roh Kudus akan berkarya ingin menghasilkan karakter dan watak Tuhan Yesus Kristus di dalam diri kita (Galatia 5:22-23).

Dengan kesadaran ini maka kita harus menjaga kehidupan kita untuk menjauhkan diri dari tindakan yang mendukakan Roh Kudus (Efesus 4:30), dan kita harus menjaga diri dari sikap dan perbuatan yang akan memadamkan Roh ketika Ia berupaya melakukan pekerjaan Allah di dalam dan melalui kita (1 Tesalonika 5:7-19).

Dengan iman di dalam Roh Kudus yang telah tinggal di dalam diri kita, kita dapat menghadapi kehidupan dengan penuh semangat, sukacita, dan pengharapan.

Roh Kudus akan menyingkapkan kasih karunia dan kemuliaan Allah kita melalui bait di mana Ia tinggal. Anda adalah Bait Roh Kudus, ijinkanlah Dia berkarya dalam kehidupan kita, mengubahkan kehidupan kita, dan menolong kita untuk berkarya dalam Kebenaran dan untuk kemuliaan nama Tuhan.

PA_64