bersama_Tuhan_tetap_semangat

Renungan Harian Kamis, 13 Agustus 2020

Amsal 18:14 (TB)  Orang yang BERSEMANGAT dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?

Huang Jianming adalah seorang pria yg berasal dari kota Shenzhen, propinsi Guangdong, China. Suatu hari ia terjatuh dari gerbong kereta api & kedua kakinya terlindas Kereta Api sehingga harus diamputasi. Setelah diamputasi, tingginya hanya 85 cm, setengah dari tinggi orang rata-ratq. Huang menyebut dirinya sebagai “Manusia Setengah”. Karena kondisi fisiknya itu, Huang juga kehilangan mata pencahariannya. Melihat kondisi fisik & keadaan yg dialaminya itu, istrinya malu & menceraikannya. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Di saat-saat ketika ia membutuhkan dukungan dari sang istri, ia malahan ditinggalkan begitu saja.

Tragedi ini “tidak membuatnya kehilangan semangat dan menyerah“. Ia berlatih menulis kaligrafi & menjadi seniman yg sangat terkenal di China. Ia sudah mengelilingi lebih dari 20 kota untuk menunjukkan kemampuannya menulis kaligrafi. Pada tahun 2006, ia naik ke tembok China dengan menggunakan kedua tangannya & menempuh perjalanan selama 2 jam untuk sampai ke puncak tembok. Para wisatawan yg berkunjung ke situ, hanya bisa terpana melihatnya. Ia pun menjadi sasaran serbuan para wartawan yg meliput aksinya itu. Huang mengatakan, “Saya berharap ketika wisatawan melihat saya mendaki Tembok Besar, mereka akan BERSYUKUR karena mereka adalah manusia yang sempurna. & yang paling penting, mereka akan MENYADARI potensi yang jauh lebih besar di dalam dirinya.”

Apa yang dilakukan Huang tepat seperti apa yang dikatakan Amsal. Semangat yang dimiliki Huang membuat dia bukan saja bertahan dalam penderitaan tapi dia terus berjuang mengatasi semua keterbatasannya. Dan hasilnya benar-benar luar biasa, bukan saja sekedar dapat bertahan tapi malah membawa dampak yang positif bagi orang lain yang melihatnya.

Inilah yang seharusnya terjadi dengan kita sebagai anak-anak Tuhan. Bagaimapun keberadaan kita saat ini, mungkin sangat sulit, menekan bahkan membuat kita hampir berputus asa namun ingatlah Firman Tuhan pagi ini tetaplah bersemangat karena Tuhan tidak pernah tinggalkan kita asalkan kita selalu hidup didalam DIA maka semua yang ada pada-Nya akan mengalir kedalam kita.

Seperti carang yang melekat pada batang pohon, akan selalu menyerap sari makanan dari batang pohon, sehingga carang-carang akan terus bertumbuh bahkan berbuah dengan lebat dan dapat dinikmati oleh semua orang.

Demikian juga dengan kehidupan kita supaya tetap bersemangat apa yang perlu kita lakukan?

TETAP HIDUP DALAM YESUS.

Dalam keadaan apapun, jangan pernah keluar dari YESUS. IJINKAN TUHAN YESUS MENGAMBIL ALIH SELURUH HIDUP KITA, sehingga seluruh kekuatan-Nya mengalir kedalam kita, menguatkan dan memampukan kita menghadapi apapun juga.

Zakharia 4:6c (TB) , “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku”, firman TUHAN semesta alam.

Filipi 4:13 (TB)  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Percayalah dalam segala beban kehidupan kita, tetaplah BERSEMANGAT, bukan karena kekuatan diri sendiri tetapi karena ada TUHAN yang Menyertai dan Menguatkan kita.

MELEKAT PADA TUHAN

Mazmur 91:14-16 (TB), “Sungguh, HATINYA MELEKAT KEPADA-Ku, maka Aku akan MELUPUTKANNYA, Aku akan MEMBENTENGINYA, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan MENJAWAB, Aku akan MENYERTAI dia dalam kesesakan, Aku akan MELUPUTKANNYA dan MEMULIAKANNYA. Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.”

Tidak ada hal lain yang dapat menggantikan keintiman dengan Tuhan, karena didalam hadirat Tuhanlah kehidupan kita dengan mudah dapat dibentuk dan diubahkan. Dalam hadirat Tuhan selalu mengalirkan kuasa dan damai sejahtera.

TETAP SEMANGAT dan TIDAK BOLEH MENYERAH

Amen. Puji Tuhan.

Selamat Pagi, Selamat Beraktifitas

EM