Renungan harian Youth, Sabtu 24 Oktober 2020

Kejadian 22:1-19

Syalom semangat pagi, kiranya diakhir pekan ini kita semua tetap bersukacita menikmati hari yang baru.

Di jaman media sosial sekarang, aplikasi whatsapp sebagai aplikasi percakapan terbesar di dunia bukan lagi hal asing. Setiap hari kita berkirim dan menerima pesan melalui aplikasi ini. Di setiap pesan ada tanda yg menunjukkan apakah pesan kita sudah tersampaikan, dan sudah dibaca atau belum. Yang kadang membuat kita geregetan adalah mereka yang sering slow respon dalam membaca atau membalas pesan kita. Sejak pagi kita mengirim pesan tapi baru dibaca sore hari, atau dibalas malam hari.

Mengapa banyak orang slow respon? Banyak alasan nya, Bisa karena dia ada acara penting yang mengharuskan mematikan smartphone. Bisa juga sedang ada di tempat yang susah sinyal. Tapi bisa juga ia menganggap pesan tersebut tidak terlalu penting untuk dibaca atau ditanggapi. Dan alasan terakhir adalah yang paling menjengkelkan.

Kita mengirim pesan yang penting tapi disepelekan dan dianggap tidak penting. Logika sederhana nya, sesuatu yang sangat penting pasti akan langsung direspon. Mendapat pesan dari atasan dan mendapat pesan broadcast dari teman, tentu kita berbeda merespon nya. Kita akan langsung merespon pesan dari atasan, sedangkan broadcast … ya akan kita abaikan begitu saja.

Mengapa? Karena Yang satu penting, yang lain tak penting.

Nah, teman teman, bagaimana jika itu terjadi  pada hubungan kita dengan Tuhan? Kalo kita renungkan bersama Seberapa sering kita slow respon pada firman Tuhan?  Saat kita slow respon terhadap pesan Tuhan, itu artinya kita mengganggap hal tersebut tidaklah penting

Dari perikop Firman Tuhan hari ini kita bisa membandingkan sikap ini dengan sikap Abraham ketika mendapat perintah Tuhan untuk mempersembahkan Ishak sebagai korban. Meskipun Perintah Tuhan ini rasanya tidak masuk akal, bahkan sulit dilakukan. Namun bukannnya menunda-nunda atau tawar menawar dengan Tuhan, Abraham justru bertindak dengan segera meskipun hal itu sangat lah berat baginya.

Hal ini menunjukkan begitu taatnya Abraham pada perintah Allah.

Kejadian 22:3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

Pagi-pagi benar …  menggambarkan keseriusan Abraham untuk memilih taat kepada Tuhan, dan disanalah Tuhan menguji kesetiaan Abraham.

Pertanyaan nya, bagaimana kita? Apakah kita merespon perintah Tuhan dengan segera ataukah kita malah menunda, atau kita mengabaikannya? Ketika kita slow respon terhadap pesan Tuhan, itu artinya kita menganggap hal tersebut tidaklah penting bagi kita. Mari kita belajar dari kisah Abraham yang bersegera dalam meresponi perintah Allah.

saat kita mendengarkan Firman Tuhan, bukalah hatimu untuk menerima kebenaran Firman Tuhan, ijinkan Roh Kudus mengoreksi hari kita … dan yang penting adalah menjadi PELAKU FIRMAN dengan sungguh-sungguh.

Jangan Slow Respons terhadap Perintah Tuhan, karena belajar hidup dalam KETAATAN adalah tidak menunda untuk melakukan Firman Tuhan.

Jangan mengeraskan hat, ayo belajar untuk menjadi anak Tuhan yang taat kepada Firman Tuhan dan segera melakukannya.

Ibrani 3:15 Tetapi apabila pernah dikatakan: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman”,

Komitmen ku hari ini

Aku mau selalu belajar untuk bersegera dalam menaati perintah Tuhan yang aku baca dalam firmanNya dan tidak mengabaikannya.

NV – AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “STOP MIRAS”… bagaimana Iman Kristen memandang praktik minuman keras, boleh ga ya kita mengkonsumsinya?  … wih pasti menarik ya, jagan lupa gabung ya…

Dan Juga jangan lupa buat Ibadah Umum sudah bisa digedung gereja jam 06.00 pagi, namun bagi yang mau ibadah dirumah saja tetap ikuti Online besok jam 07.00 dan Sunday Funday jam 08.15 di chanel youtube Elohim ministry.