Renungan Harian Youth, Jumat 29 Mei 2020

Bahan Bacaan    : 1 Raja-Raja 18 : 1-19 ; 1 Korintus 15 : 33

Syalom teman-teman youth.. Gegara corona nih.. mau tidak mau kita harus steril ya.. Steril?? Iya ste – ril teman-teman. Menurut KBBI, steril artinya adalah bersih dari kuman atau mikroorganisme.  Apa yang harus kita lakukan supaya steril? Tentunya  

1. Cuci tangan. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ada di pelajaran PLH waktu sd, iya kan?
2. Pakai masker. Biar tidak gampang tertular dr droplets.
3. Bawa hand sanitizer kemana-mana..

Apalagi dengan keadaan saat ini, ada virus dimana-mana pastinya kita dituntut untuk bisa menjaga diri supaya benar-benar bersih alias steril. Apa ya hubungannya steril sama renungan pagi ini? Penasaran kan?? Yuk disimak ya guys…

Alkisah, ada seorang bernama Obaja, pada waktu itu ada kira-kira 12 orang yang memakai nama yang sama. Tetapi yang akan dibahas adalah Obaja yang bekerja sebagai kepala istana Raja Israel yakni Raja Ahab. Dari penuturan Alkitab, kita mengetahui bahwa Raja Ahab bukanlah raja yang baik. Diperjelas lagi di dalam 1 Raja-Raja 16 : 30  “Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.” Ahab jatuh ke pelbagai penyembahan berhala karena memperistri Izebel.

Diceritakan juga tentang perbuatan baik Obaja, salah satunya adalah dengan menyembunyikan 100 orang nabi dari incaran Sang Ratu Izebel yang ingin membunuh semua nabi itu. Obaja menempatkan dirinya pada resiko yang tinggi. Nyawa adalah taruhannya.

Posisi Obaja saat itu seperti menjejakkan kedua kakinya diatas dua perahu. Di satu sisi, ia sering melihat kejahatan yang dilakukan Raja beserta keluarganya. Di sisi yang lain, ia dituntut berpegang pada kebenaran Firman Allah.

Apa yang dapat kita pelajari dari seorang Obaja?

1. Takut akan Tuhan.

Obaja itu seorang yang sungguh-sungguh takut akan Tuhan (1 Raja-Raja 18:3b )

2. Memiliki iman yang kuat.

Dikatakan dari sejak kecil Obaja hidup dalam takut akan Tuhan ( 1 Raja-Raja 18 : 12b )

Nah teman-teman youth yang dikasihi Tuhan.. Obaja sama seperti kita yang adalah manusia biasa. Sebagai bawahan Raja Ahab bisa saja Obaja mendukung semua kejahatan yang dilakukan sang raja, tapi Obaja tidak melakukannya. Reputasi baik dan integritas Obaja sebagai orang yang takut akan Tuhan tidak perlu diragukan.

Tinggal di dunia ini memang penuh dengan dilema. Kita bisa melakukan apa saja menuruti ego yang kita punya. Atau kita melakukan apa yang baik dan jahat karena pengaruh orang lain dimana kita berada. Keluarga, teman atau sahabat yang ada di sekeliling kita terkadang dapat membawa “virus-virus penyakit dan dapat menularkannya pada kita.

Seharusnya …  sebagai anak-anak Tuhan, harus tetap tinggal dalam Terang Firman Kristus supaya kita “steril” dari virus dunia ini.

Komitmen hari ini :

Aku mau menjaga hidupku supaya berkenan dihadapan Tuhan. Menjaganya dengan hidup takut akan Tuhan.

AI – AC