Kamis, 02 April 2020

Bacaan hari ini : Amsal 6 :6-8

Suatu pagi, Tino melihat ada secuil roti yang berjalan sendiri. “Kok aneh, rotinya bisa jalan sendiri????” Ternyata setelah diamati ada segerombol semut yang membawa roti tersebut. Tino mengikutinya sampai ke sebuah lubang di kebun belakang. Di sana banyak semut-semut yang membawa makanan ke dalam sarangnya. Tino bertanya kepada ibunya, “untuk apa makanan sebanyak itu sedangkan semut-semut itu kan makannya tidak banyak”. Ibunya menjawab bahwa makanan itu akan disimpannya supaya saat musim hujan nanti mereka tetap bisa makan.

Amsal 6:6-8 Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.

Wah, luar biasa ya. Tuhan menciptakan semut yang kecil tapi diberikan naluri untuk menyimpan makanan saat musim panas, karena saat musim hujan tiba, semut kesulitan mencari makanannya. Adik-adik pernah lihat semut tidur-tiduran? Tidak kan? Mereka selalu berjalan mencari makanannya. Mereka rajin sekali mencari makan. Kita belajar dari semut, yuk! Meskipun kecil semut tidak pernah bermalas-malasan.

Karena itu … Alkitab mengajarkan jangan jadi anak yang malas. Walaupun sekarang adik-adik banyak dirumah karena tidak bisa kemana-mana, adik-adik harus tetap rajin ya. Mengerjakan tugas yang diberikan oleh Guru kalian. Adik-adik harus juga rajin membantu orang tua dirumah.

Hari ini dari binatang semut yang kecil, kita belajar tentang kerajinan.

Bagaimana dengan adik-adik? Ayo kita pakai tubuh kita untuk mengerjakan sesuatu yang berguna. Kita harus belajar menjadi anak Tuhan yang rajin. Rajin beribadah, rajin belajar, rajin membantu orang tua. Meskipun kita kecil, tapi jangan sampai mengikuti keinginan tubuh untuk bermalas-malasan.

Komitmenku hari ini :

“Tuhan Yesus, saya ingin belajar menjadi anak Tuhan yang rajin”