Renungan Harian Anak, Rabu 10 Juni 2020

Syalom adik-adik yang dikasih Tuhan … Bagaimana kabar hari ini, kakak berharap semua masih semangat dan tetap semangat ya

Yeremia 7:23 (TB)  hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!

Pagi ini kakak punya sebuah cerita yang berjudul “KUE PAI JENNY’

Allah berkata , “Taatlah kepadaKu” Yeremia 7:23

Jenny yang berumur 10 tahun merasa sudah terlalu tua untuk menerima petunjuk. ” Aku tidak butuh petunjuk. Aku dapat melakukan semua hal sendiri!” kata Jenny.
Suatu hari Jenny membaca tentang bagaimana Nabi Nuh taat kepada petunjuk Allah untuk membangun sebuah bahtera. ” Apa ya yang mereka makan di dalam bahtera?” Jenny bertanya kepada ibunya.
“Saya yakin Allah memberi mereka petunjuk tentang apa yang dimakan,” jawab ibu sambil menggulung kulit kue pai!
“Mmm, kata Jenny, “Saya pikir mereka pasti mau pai! Bolehkah saya membuat sebuah pai ?”
“Tentu saja!” jawab ibu. “Saya akan menunjukkan bagaimana cara membuatnya.”
“Saya tidak perlu petunjuk dari ibu,” bantah Jenny. “Saya sudah sering melihat ibu membuat pai. Saya dapat membuatnya sendiri!”

Jenny mencampur tepung dengan garam dan air dalam sebuah mangkok. “Saya tidak mau menambahkan mentega, itu sangat berminyak!” kata Jenny lagi. Dia mencampur dan menggulung adonan. Kemudian dia meletakkan adonan itu ke dalam cetakan pai dan menuangkan bluberry di atasnya. Kemudian ibu memasukkan pai ke dalam oven.
“Saya tidak memerlukan petunjuk. Lihat, saya bisa melakukannya sendiri!” kata Jenny sambil tersenyum bangga.
Setelah makan malam, ibu mengagumi kue pai buatan Jenny yang cantik – sampai dia mencoba memotongnya!. Tetapi oh! Pai Blueberry itu tidak dapat dipotong!
“Bahan apa saja yang kau pakai Jenny” ? tanya ibu. Lalu Jenny memberitahu ibu bahan-bahan yang dipakainya untuk membuat kulit pai. Ibu tertawa dan berkata, “Astaga! Kamu memanggang batu bata ,bukan pai!”
 “Batu bata, bukan pai? Oh tidak, lain kali saya akan mengikuti petunjuk ibu!” Jenny tertawa. “Sayang sekali Nabi Nuh dulu tidak mempunyai pai ini di dalam bahteranya, padahal itu dapat dijadikan sebuah jangkar yang baik!”

Hahaha, betapa lucunya cerita tadi ya adik-adik! Tetapi sesungguhnya tidak mengikut petunjuk bukanlah sesuatu yang lucu, apalagi ketika tidak mengikuti petunjuk Allah!

Petunjuk membuat kita aman dan berbahagia setiap hari. Jadi, bersiaplah mengikuti petunjuk yang ada dan katakan , “Saya akan taat”.

Ayo adik-adik hari ini mau belajar untuk dengar-dengaran dan TAAT ya baik melalui Firman Tuhan yang adik-adik baca atau dengar dan juga TAAT kepada perintah atau petunjuk dari orang tua dan juga guru adik-adik.

Ayo kita baca ayat hafalan kita hari ini

Yeremia 7:23b (TB)  Dengarkanlah suara-Ku … dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!

Komitmenku Hari ini

Allah yang kukasihi, Engkau sudah memberikan petunjukMu untuk kebaikanku. Tolong bantu saya untuk selalu taat hari demi hari. Amin

VA – GCT