Ibadah Online GPdI Elohim

Ibadah Online GPdI Elohim

Minggu 14 Februari 2021

“Bertahan di tengah masa sulit”

Pdt. Amelia R.

Markus 15:20-24

LIHATLAH dan ALAMI KEKUATAN KARENA SALIB YESUS yang akan menguatkan kita untuk tetap SETIA dan BERTAHAN di tengah kesulitan.

Belajar dari kehidupan dan pengamlaman Simon Orang Kirene

Dalam perjalanan ke Yerusalem, Simon memiliki rencana untuk beribadah, namun dalam perjalanannya Simon terpaksa dan dipaksa oleh tentara Romawi untuk memikul Salib Yesus.

1. LIHATLAH ‘INSIDEN’ KEHIDUPAN DARI SUDUT PANDANG SALIB

Marilah kita belajar dari Simon Orang Kirene, Kita tidak dapat menentukan APA YANG KEHIDUPAN BERIKAN untuk kita, tetapi kita dapat menentukan APA YANG KITA BERIKAN UNTUK KEHIDUPAN, dan jika kita MEMILIH untuk melakukan apa yang harus kita lakukan DENGAN MEMANDANG KE SALIB YESUS kita dapat mengubah beban menjadi berkat.

2. SETIA BERPEGANG PADA SALIB UNTUK MENCAPAI KEMENANGAN SEJATI

Ketika Simon Orang Kirene  SETIA memikul salib Yesus melewati jalan via dolorosa –Jalan salib yang dihadapi dengan beban yang berat menjadi jalan penuh kemenangan:

Salib membawa Simon kepada kehidupan sejati
Salib mengharuskan Simon berjalan mengikut Yesus
Salib menjadikan Simon bagian dari sejarah keselamatan manusia 
Salib mendatangkan sukacita pelayanan bukan hanya Simon melainkan keturunannya

TETAPLAH SETIA BERPEGANG PADA SALIB UNTUK MENCAPAI KEMENANGAN SEJATI

Ibadah Online Sekolah Minggu

SUNDAY FUNDAY – Ibadah Online Sekolah Minggu,

14 Februari 2021 ~ Berani Tampil Beda

Hakim-hakim 11:1-11

Adik-adik hari kita akan belajar dari Tokoh Hakim-Hakim yaitu Yefta. Meskipun Yefta pernah mengalami hal yang kurang baik, dia tetap berani tampil beda menjadi pemimpin umat Israel. Yefta tidak malu dengan keadaan dirinya, karena ia tahu hal benar yang harus ia lakukan. Dulu dia lari dari keluarganya dan kemudian merampok. Tetapi saat keluarganya datang meminta dia kembali untuk berperang demi bangsanya, Yefta bersedia karena dia menyerahkan semuanya kepada pertolongan Tuhan.

Tuhan juga ingin kita belajar seperti Yefta, berani berubah dan tampil beda untuk hal yang baik. Tuhan mau kita meninggalkan kebiasaan yang buruk dan berubah menjadi anak Tuhan yang taat. Yefta juga berubah, la berdoa minta Tuhan menolong dia untuk melakukan tugasnya dengan baik. Ayo, jangan ulangi kebiasaan lama yang buruk, beranilah berubah dan tampil beda. Pasti Tuhan senang dan mau menolong Adik-adik.

Adik-adik, apapun latar belakang kehidupan kita ,percayalah bahwa Tuhan bisa memakai kehidupan kita dengan luar biasa asalkan kita berani untuk berubah dan tampil beda untuk hal yang baik. Selalu meminta pertolongan Tuhan  agar kita tidak kembali kepada kehidupan kita yang lama,menjadi anak Tuhan Yang baik penuh kasih dan suka menolong semua orang. Berani tampil beda menjadi anak yang menyenangkan hati Tuhan selalu lewat kehidupan kita,selalu menjadi lebih baik dan lebih taat pada Tuhan.

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu,

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus

Ibadah Online GPdI Elohim ~ Minggu 07 Februari 2021

Ibadah Online GPdI Elohim ~ Minggu 07 Februari 2021

“Menaklukan Rasa Jemu”

Pdt. Posuka Loke

Pandemi yang sedang kita hadapi ini banyak memberikan dampak dalam seluruh aspek kehidupan manusia, psikologi, sosial, spiritual dan salah satunya adalah “RASA JEMU”. RASA JEMU memiliki dampak yang luas jika tidak “ditaklukan” maka akan berdampak kepada kehidupan seseorang secara mental, emosi, bahkan kepada kehidupan spiritual.

Apakah Rasa Jemu ?

Rasa Jemu adalah hasrat atau keinginan yang kuat untuk melakukan sesuatu, namun dihambat oleh kurang atau lemahnya keinginan untuk melakukannya. Ada dorongan untuk melakukan sesuatu namun enggan untuk melakukannya. Rasa jemu dimiliki seseorang yang memiliki kemampuan dan energi namun tidak dapat disalurkan karena Batasan yang ada, sulit untuk berfokus karena tidak nyaman dengan pikiran yang dihadapi.

Bagaimana dengan kehidupan Kerohanian

Søren A. Kierkegaard, “rasa jemu adalah akar dari semua kejahatan.”

Rasa Jemu akan menuntun manusia untuk melakukan hal yang tidak benar, sebagai pelampiasan kejemuannya. Ingatlah bahwa Rasa jemu bukan dosa, namun sikap, perilaku, dan pilihan-pilihan yang dipicu oleh rasa jemu dapat memicu perilaku berdosa. RASA JEMU memiliki pengaruh yang luas dalam kehidupan kita jika tidak diatasi berdampak secara Fisik, mental hingga spiritual.

Tuntunan Firman Tuhan :

Pengkhotbah 9:10, Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Link Youtube

SUNDAY FUNDAY – Ibadah Online Sekolah Minggu,

07 Februari 2021 ~ Mengalahkan Rasa Takut

LUKAS 24: 8-49

Adik-adik siapa disini yang pernah merasa ketakutan ??? Takut gelap, takut ditinggal sendirian dll. Ketakutan adalah hal yang wajar dialami oleh semua manusia, namun masalahnya yang lebih penting adalah bagaimana adik-adik mengalahkan rasa takut tersebut.

Adik-adik ternyata bukan hanya kita yang pernah merasakan takut, murid-murid Tuhan juga pernah mengalami takut yaitu saat Tuhan Yesus mati dikayu salib kemudia dikubur dikubur dan tidak lagi bersama mereka. Tetapi …. Tiba-tiba di tengah rasa takut yang mencekam, … Tuhan Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu”.  Murid-murid terkejut dan takut.  Tetapi Tuhan menolong murid-muridNya untuk mengatasi rasa takut mereka dengan cara, Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka, bahkan menyuruh mereka meraba- Nya, supaya mereka semua percaya kepada Tuhan Yesus.
“Aku tidak takut lagi, Yesus besertaku, menjagaku”

Jangan biarkan ketakutan menguasai hidup kita, selalu ingat janji dan Firman Tuhan untuk hidup kita Percayalah bahwa Tuhan hadir bersama kita. Jadilah anak Tuhan yang berani karena ada Tuhan yang hidup, yang selalu menjagai kita

Mazmur 56:5a, kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus

Link Youtube :  

Ibadah Online GPdI Elohim Batu

Ibadah Online GPdI Elohim Batu

Minggu, 18 Oktober 2020

“Ketabahan”

Pdt. Gani Wiyono

Melalui ketabahan banyak orang memenangkan keberhasilan dari apa yang kelihatannya berujung dengan kegagalan

(Benjamin Disraeli )

Kesabaran adalah sikap hati yang terkait dengan orang disekitar kita, namun penting untuk memiliki ketabahan yang terkait dengan kekuatan dalam menghadapi situasi yang berat sekarang ini.

Kesabaran dan Ketabahan Mengalahkan segala sesuatu  –

Ralph Waldo Emerson –

Kita akan Memahami ketabahan melalui pengalaman Rasul Paulus di Efesus (+ 56 TM) yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 19: 21-40, Gambaran Ketabahan yang dapat kita jumpai dalam diri Rasul Paulus

  1. Ketabahan adalah kesanggupan untuk tetap tenang Ketika berhadapan dengan cita-cita yang tertunda
  2. Ketabahan adalah kesanggupan untuk tetap tenang Ketika berhadapan dengan situasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan
  3. Ketabahan adalah kesanggupan untuk tetap tenang Ketika berhadapan dengan ketidakpastian kehidupan

Dengan ketabahan di dalam jiwanya seorang manusia dapat menghadapi pengalaman-pengalaman yang paling menakutkan, Namun tanpa ketabahan di dalam jiwanya dia tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan sebuah tugas sederhana seperti menulis sebuah surat.”

Di Link Youtube berikut

Ibadah Online Sekolah Minggu

SUNDAY FUNDAY

Minggu, 18 Oktober 2020

Memaafkan dengan Tulus.”

I Samuel 24:12-23

Adik-adik pernah gak adik-adik merasa takut sampai meresa deg-degan atau berdebar-debar…coba adik adik ingat ingat lagi apa yang pernah membuat adik adik deg degan…  mungkin adik adik pernah merasa deg degan saat menhadapi ujian sekolah, atau pernah deg degan karena sedang menyembunyikan suatu kesalahan? Atau ada yang takut sama kegelapan atau sama binatang tertentu…. nah gimana itu adik adik rasanyaa..apa yang adik adik rasakan?? Pasti jantung berdebar kenceng banget yaa trus nafas Jadi cepet.

Di Alkitab juga ada yang lagi deg degan lhoooo, jantungnya lagi berdebar debar karena sedang di kejar-kejar sama orang yang membencinya.. Namanya DAUD. Daud Ini sedang di kejar kejar oleh oleh raja Saul yang membencinya. Daud melarikan diri masuk ke dalam sebuah gua untuk bersembunyi. Eh, Adik-adik ternyata raja Saul yang mengejar Daud masuk juga ke dalam gua, wah, Daud semakin berdebar-debar, jika ketahuan, bisa celaka. Tetapi Adik-adik, Tuhan melindungi Daud sehingga ia tidak terlihat oleh Saul. Nah, apa yang kemudian dilakukan oleh Daud? Apakah Daud memakai kesempatan itu untuk melukai raja Saul? Ternyata tidak meskipun Tuhan seolah-olah menyerahkan Saul ke tangannya, namun Daud tidak mau sedikitpun melukai Saul. Daud takut kepada Tuhan,  la hanya memotong ujung jubah Saul

Adik-adik, Daud memaafkan orang yang berbuat jahat kepadanya dengan tulus. Tuhan juga mau kita seperti Daud. Maukah Adik-adik belajar memaafkan dengan tulus, tidak dengan ancaman atau syarat-syarat apapun.

Mazmur 73:1 “ Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus

Di Link Youtube berikut :

Ibadah Online GPdI Elohim Batu

Ibadah Online GPdI Elohim Batu

Minggu, 04 Oktober 2020

“Kelemahan dan Percaya kepada Tuhan”

Pdt. Stefanus Suwarno

Ditengah masa-masa yang sulit sekarang ini sebagai anak Tuhan kita harus terus membangun iman yang kokoh kepada Tuhan. Ada banyak tantangan yang sedang kita hadapi namun dalam kelemahan kita hal yang sangat penting adalah sikap hati yang percaya kepada Tuhan.
Belajar dari Pengalaman Nabi Elia dan Janda Sarfat, ditengah masalah kelaparan yang terjadi Tuhan tetap peduli dan memberikan pertolongan. Tuhan memiliki rencana untuk membawa kita berkemenangan dalam segala situasi yang ada.
Tetaplah kerjakan setiap perencanaan kita, walaupun menghadapi situasi yang sulit, tetap percaya walaupun seolah-olah ada penundaan. Percaya akan setiap pertolongan Tuhan.

Di Link Youtube berikut :

Ibadah Online Sekolah Minggu

Minggu, 04 Oktober 2020

” Hadapi Kesulitanmu”
1 Samuel 17:40-54

Adik-adik pernah ga menghadapi kesulitan, apalagi pada masa pandemi ini adik-adik harus belajar dari rumah … adik-adik harus tetap semangat ya. Kita akan belajar bersama dari seseorang anak muda yang bernama Daud ketika dia melawan Goliat. Daud tidak menyerah dengan kelemahannya karena Daud percaya kepada penyertaan Tuhan yang luar biasa
Daud menghadapi Goliat dengan gagah berani karena la tidak maju dengan tujuan menyombongkan diri seperti Goliat dengan kekuatannya. Justru Daud berani maju karena ingin membela kemuliaan Tuhan di hadapan bangsa-bangsa lain, la ingin menunjukkan siapa Tuhannya. Keberanian yang dimiliki Daud berasal dari iman percayanya kepada Tuhan, la memandang Goliat bukan kesulitan yang harus dihindari, melainkan tantangan yang harus dikalahkan demi nama Tuhan.
Adik-adik, tidak ada kesulitan yang tidak dapat diatasi ketika kita menghadapinya bersama dengan Tuhan. Seperti Daud, percayalah bahwa Tuhan pasti menyertai dan memampukan kita dalam segala keadaan. Percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Ayo,jadi anak yang berani untuk menghadapi berbagai kesulitan, jangan takut. Tuhan ada di pihak kita.

Sunday Funday – Every day Sing and Shout for Jesus

https://youtu.be/Ydxb1wP62u8v