Renungan Harian, Senin 23 November 2020

Firman Tuhan diberikan kepada kita, Alkitab berisi 2 hal .. Pertama Apa yang Tuhan mau lakukan untuk kita? Dan yang kedua adalah Apa yang Tuhan mau kita lakukan untuk Tuhan?

Yang perlu kita renungakan adalah apa yang kita lakukan untuk Tuhan, kerinduan kita adalah dapat melakukan kehendak Tuhan, ada berkat dalam ketaatan melakukan Firman Tuhan. Namun seringkali kita juga gagal untuk menjadi taat dan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan maunya Tuhan.

Segala sesuatu yang kita lakukan diluar kehendak Tuhan maka akan ada akibatnya dan hal ini akan memberikan dampak PENYESALAN

Beberapa level penyesalan

  • Level rendah, ketika ada pilihan yang salah yang kita lakukan namun berdampak tidak signifikan. Hanya sementara
  • Level sedang, kesalahan yang berdampak pada waktu yang lama. Membuat kehidupan kita tidak maksimal.
  • Level Tinggi, ketika penyesalan ini karena dosa yang kita lakukan dan menuntun kita untuk meninggalkan Tuhan

Belajar dari pengalaman Yunus, ketika dia menyesal lari dari panggilan Tuhan

Yunus 2:2 katanya: “Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kau dengarkan suaraku.

Dampak dari Penyesalan :

1. Akan merasa kesusahan akibat apa yang dilakukannya.
Akan memberikan pertanyaan dalam dirinya karena penyesalan “mengapa aku melakukannya”

2. Serasa didunia orang mati.
Penyesalan yang mendalam akan menghancurkan pengharapan, tidak enak untuk makan, hidupnya kehilangan sukacita.

3. Mudah tenggelam dalam tipuan iblis,
bahwa dirinya tidak lagi dikasihi oleh Tuhan. Intimidasi iblis selalu mengatakan bahwa dirinya ditolak oleh Tuhan dan bahkan oleh sesama.

Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus? (Ayat 4)

Yunus mengalami rasa tidak berguna dan tidak diterima oleh Allah. Ini adalah bentuk intimidasi iblis, membuat hidupnya tidak berguna dan tidak bernilai. Dalam situasi ini manusia rentan untuk jatuh lebih dalam lagi dalam kesalahannya dan dosa yang lain. Mencari kepuasan dunia karena merasa sudah terlanjur kotor dan dosa.

BAGAIMANA SUPAYA BISA MOVE ON DARI PENYESALAN

1. MELUPAKAN MASA LALU

Filipi 3:13b, … tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Seperti pengalaman Rasul Paulus untuk melupakan apa yang jadi masa lalunya, dan mengarahkan kepada apa yang ada didepannya. Tetap ada pemulihan ketika kita datang kepada Tuhan dan mau untuk dipulihkan.

ADA KUASA KASIH KARUNIA YANG MEMULIHKAN

Mazmur 103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Ketika kita datang kepada Tuhan, lihatlah anugerah dan kasih setiaNya yang akan menolong dan memulihkan kehidupan kita. Sebab didalam Dia kita adalah ciptaan yang baru, yang lalu sudah berlalu.

2 Korintus 5:17, Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

2. Mulai Hidup Sesuai Firman Tuhan

Amsal 3:6, Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Langkah selanjutnya adalah menjalani kehidupan yang dipulihkan didalam Tuhan yaitu sesuai dengan Firman Tuhan dan Tuhan yang akan menolong kita untuk berjalan sesuai dengan kehendak-Nya.

Firman Tuhan adalah tuntunan dan kebenaran yang akan terus menjaga kehidupan kita

Tuhan Yesus memberkati

EB