Renungan Harian Anak, Rabu 25 November 2020

BACAAN ALKITAB : Amsal 6:20,23 & Amsal 3:11

Shalom .. selamat pagi Adik adik , tetap sehat dan setia mendengarkan renungan Firman Tuhan. Renungan pagi ini tentang ucapan terimakasih dari seorang anak yang bernama Roy kepada Tuhan Yesus buat mamanya yang cerewet. Lohh punya mama yang cerewet koq malah berterimakasih ?  Aneh kan ? Mau tau ceritanya ? Yukk.. dengarkan ceritanya ya!

Sejak kecil Roy selalu dididik Papa Mamanya untuk selalu rapi dan disiplin. Terutama Mamanya yang selalu dirumah , kalau Papa kan kerja. Jadi ketemunya hanya pagi atau malam saja , atau pas hari libur. Didikan seperti apa ya , yang Mama Roy ajarkan? Wah banyak sekali, contohnya seperti ini Adik Adik :

  • Kalau selesai bermain, Roy harus merapikan kembali mainannya.
  • Bangun  tidur harus melipat selimut dan merapikan bantal dan guling. Adik adik bisa gak merapikan tempat tidur kalian ?
  • Kalau lepas sepatu atau taruh tas sekolah harus pada tempatnya. Mama bisa marah kalau gak ditaruh ditempatnya.
  • Apalagi yach … Kalau selesai makan , piring harus dibawa ke tempat cuci piring , kursinya harus dikembalikan dibawah meja makan.
  • Kalau ada sampah , bungkus makanan harus segera dibuang ditempat sampah.

Wahh… masih banyak lagi aturan yang harus Roy patuhi, membuat Roy kadang kadang juga mengomel .. aduhhh Mama ini cerewet sekali. Tapi Roy ingat Firman Tuhan, yuk kita baca ya.

Dalam kitab Amsal 6:20, “ Hai anakku , peliharalah perintah ayahmu , dan janganlah menyia nyiakan ajaran ibumu”

Tuhan mau kita selalu taat kepada orangtua , untuk itu Roy juga berusaha selalu taat. Kebiasaan sehari hari yang diajarkan Mamanya sejak kecil , membuat Roy selalu rapi dan disiplin. Roy selalu sukses di dalam sekolahnya, sampai akhirnya Roy lulus kuliah dan mulai mencari pekerjaan.

Suatu hari Roy mendapat panggilan lamaran kerja untuk diwawancara di suatu perusahaan. Pagi itu Roy sudah siap , dengan semangat Roy meminta izin dan doa Mamanya. Ma , doakan Roy ya, semoga bisa diterima. Roy berangkat ke kantor itu, sampai disana ternyata yang mau melamar kerja sudah antri. Wah koq banyak yang melamar kerja ya. Apa aku bisa diterima? Satu persatu dipanggil untuk diwawancara. Sementara menunggu,  Roy memperhatikan ruang kantor itu. Koq tampaknya ga rapi ya. Antara ruang untuk menunggu sampai ke ruang untuk wawancara itu agak jauh jaraknya. Dan disepanjang jalan itu kelihatan berantakan. Karena Roy terbiasa rapi, Roy risih melihatnya . Waktu Roy melewati jalan itu , dengan cekatan Roy merapikannya. Ada tempat sampah yang terguling , kertas kertas yang berantakan, sapu yang tergeletak disitu juga meja kursi yang gak rapi. Semua nya itu dirapikan oleh Roy. 

Tibalah giliran Roy dipanggil untuk diwawancara. Roy dipersilahkan duduk. Tanpa ditanya macam macam, Roy langsung diberi ucapan : “ selamat ya, Anda diterima bekerja disini, karena Anda orang yang cekatan , rapi dan disiplin” Kami telah memasang cctv, dan hanya Anda satu satunya pelamar kerja yang memperhatikan keadaan sekitar.

Wahhh Roy senang sekali. Terimakasih Tuhan Yesus…. Terimakasih Tuhan Yesus..Sepanjang jalan pulang, Roy mengucap syukur, Roy ingat kembali Firman Tuhan di kitab

Amsal 6 : 23 Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan”

Sampai dirumah , Roy langsung memeluk Mamanya. Ma , Roy diterima Ma! Terimakasih ya Ma , ternyata ajaran , teguran dan didikan Mamaku yang cerewet ini sekarang membuatku berhasil. Puji Tuhan Roy.. kata Mama.

Selain ajaran dan didikan orangtua, Roy juga harus ingat Amsal 3 : 11, apa bunyinya? Aku hafal Ma,ujar Roy. “ Hai anakku , janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan jangalah engkau bosan akan peringatanNya” Wah .. Roy masih ingat ya.

Adik adik juga menghafalnya sebagai ayat hafalan ya.

Ayat hafalan kita hari ini di

Amsal 3 : 11 “ Hai anakku , janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan jangalah engkau bosan akan peringatanNya”

Nah , Adik adik mulai sekarang jangan marah marah ya, kalau ditegur Papa atau Mama , dan gak boleh mengabaikan nasihat nasihat dari orang tua kita ya. Terlebih lagi Firman Tuhan. Yaitu renungan Firman Tuhan yang kita dengar setiap harinya. Harus kita taati dan lakukan didalam kehidupan kita sehari hari ya.

Komitmen kita hari ini :

Tuhan Yesus aku mau selalu taat akan firman-Mu, begitu juga ajaran dan didikan orang tuaku. Didikan itu baik buat hidupku walaupun seringkali tidak mudah untuk dilakukan

SD – GCT