Jebakan Iblis

Renungan Harian Youth, Jumat 04 September 2020

Hai orang yang tak berpengalaman, tuntutlah kecerdasan, hai orang bebal, mengertilah dalam hatimu Amsal 8:5

Syalom rekan-rekan Elohim youth, senang bisa menyapa rekan-rekan semuanya, tetapi kami doakan kalian semua dalam keada yang baik-baik semuanya.

Hari ini kita akan Bersama-sama merenungan Firman Tuhan dengan tema “terlalu” … kata ini mewakili respon anak remaja yang suka mager dan tidak mau berubah menjadi lebih baik. Apalagi ditenga situasi pandemi ini yang membatasi kita untuk kemana-mana, harus sering dirumah … banyak anak remaja pemuda yang terjebak dengan situasi ini, yang membuat mereka terjebak dengan 3 Fakta berikut :  

Too Slow…Too Little… Too Instant…

apa ya maksudnya? Ok kita akan perhatikan satu persatu

Too Slow

Orang muda yang terlalu lamban dalam belajar. Dan ini menjadi fenomena yang umum, ada banyak anak muda yang tidak menyuaki belajar. Bahkan lebih banyak waktu yang dihabiskan bermedsos dibanding waktu dan energi buat belajar

Too Little

Selain lamban, orang muda sekarang juga belajar sangat sedikit. Apalagi dengan kelas online sekarang, Ada banyak pelajar dan mahasiswa yang mengeluh karena tugasnya banyak … semangat belajar yang menurun, mudah menyerah. Tetapi selalu ada waktu untuk dihabiskan bermedia soial dan bermain game

Too Instant

Hal yang paling identik dengan orang muda sekarang adalah menyukai hal-hal yang bersifat instan. Semakin cepat lebih bagus, teknologi dibuat secepat mungkin untuk memenuhi kebituhan banyak orang. Tetapi tidak semua yang cepat itu sehat … banyak orang muda mengejar prestasi instan, tidak suka dengan proses. Rekan-rekan ketiga diatas adalah kenyataan yang ada disekitar kita, yang bisa jadi seperti “wabah” yang mematikan potensi anak muda.

Awas jebakan lambat untuk belajar, sedikit mau berusaha, dan memilih hal yang instan … terus kembangkanlah potensimu, karena ada hal besar yang sudah Tuhan tanamkan dalam hidupmu

Bahkan jika kita menarik kepada kehidupan rohani, kualitas rohani dari kehidupan banyak anak Tuhan, ada banyak anak Tuhan yang tidak mau mengimplemtasikan Firman Tuhan dalam hidupnya. Tidak mau belajar Firman Tuhan, apalai melakukan Firman.

Rekan-rekan… Manusia adalah satu-satunya makhluk yang dibekali kemampuan dan potensi untuk belajar dan berkembang dengan sempurna, kembangkanlah dirimu. Setiap bayi dapat tumbuh dewasa disebabkan karena ia memiliki potensi dalam dirinya. Potensi itu diberi Sang Penciptanya sebagai sesuatu kekuatan unik dan tak terbandingkan. Potensi itu diberikan, untuk diaktualisasikan, dinyatakan, diberdayakan, dimerdekakan, dikembangkan, diasah dan pada gilirannya akan dipertanggungjawabkan kepada sang Pencipta.

Bagaimana Membangun kehidupan yang KUAT … kita akan belajar dari kehidupan Tokoh ALKITAB yaitu DANIEL. Ia adalah seorang anak muda dengan mental pejuang yang luar biasa. Walaupun sebagai tawanan Daniel tetap menjadi seorang yang Berprestasi tetapi tidak meninggalkan hidup benar.

DANIEL ANAK MUDA YANG BERITEGRITAS

Daniel memiliki keahlian dalam banyak ilmu. Memiliki Prinsip yang kuat dalam kebenaran, dan berprestasi. Dia tetap melakukan apa yang benar walupun memilih melawan arus yang ada. Bahkan Daniel pribadi yang beridir diatas Imannya walupun memiliki tantangan yang berat.

Daniel 1:20 Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.

DANIEL ANAK MUDA YANG MAU BELAJAR DAN BERKEMBANG

Di negeri Babel, Daniel adalah orang buangan, dia harus belajar, berusaha untuk mengetahui ilmu tata negara kerajaan Babel. Karena ketekunannya dan kehidupannya Tuhan memberkati dengan hikmat yang luar biasa sehingga kepandaian Daniel 10kali lebih cerdas.

DANIEL TETAP BERPAUT KEPADA TUHAN

Dalam segala kesuksesannya, dan pangkatnya yang tinggi Daniel tetap menjadi pribadi yang menyembah Tuhan, terus mencari Tuhan.

Daniel 6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

Jadilah anak muda yang mau untuk terus berkembang, dan bertumbuh dalam kebenaran, terus mengembangkan diri menjadi anak yang lebih baik.

Komitmenku hari ini :

Aku mau belajar mengembangkan diriku dan tidak terjebak dengan jebakan menjadi anak yang lambat, malas belajar dan menyukai hal yang instan.

YNP – AC