Renungan Harian Kamis, 16 Juli 2020

Hakim-Hakim 1:1-7

Pribahasa yang sangat sering ditanamkan sejak kita kecil:

Rajin pangkal pandai; Rajin pangkal kaya; Rajin pangkal sukses

Pribahasa tersebut tidak bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan yang penting untuk kita renungkan ~ TETAPLAH GIAT SUPAYA KITA SEMAKIN MAJU, jadi anak Tuhan harus Rajin.

Salomo memberikan nasihat-nasihat yang bijak:

Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya (Amsal 10:4)

Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa (Amsal 12:24)

Pembukaan kitab Hakim-hakim mengungkapkan CIRI-CIRI orang yang Giat.

1. KETIKA DITERPA PENGALAMAN SULIT, TIDAK MERATAP BERLEBIHAN, TAPI SEGERA BANGKIT KEMBALI

Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada TUHAN: “Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?” (Hakim-hakim 1:1)

Setelah kepergian Yosua sebagai pemimpin bangsa Israel, tentunya menjadi sebuah pukulan yang berat bagi bangsa Israel … namun bangsa Israel harus melanjuetkan perjuangan mereka.

Begitu juga dalam kehidupan kita, selalu ada kenangan dan pengalam sulit yang kita hadapi, namun kehidupan ini harus terus berjalan. Dan kita perlu belajar Bersama bagaimana agar diri kita bisa bangkit Kembali …

# Dengan mendekatkan diri kepada TUHAN (Hakim 1:1 bnd Roma 12:11)
# Dengan mengarahkan diri ke depan (Hakim 1:2 bnd Filipi 3:13-14)

Dengan mencari Tuhan, maka selalu ada tuntunan dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita, seperti yang dialami oleh bangsa Israel (Ay 2-3)

Ilustrasi :
William Henry Gates III, atau yang lebih dikenal Bill Gates adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007). Siapa sangka dia dulunya DO dari Harvard dan sebelumnya pernah bekerja sbg Office Boy.

2. KETIKA DIBERI KEPERCAYAAN, TIDAK BEKERJA SEMBARANGAN … tetapi BEKERJA dengan GIAT dan BERHIKMAT.

Anak Tuhan penting mengembangkan kehidupan yang Rajin dan juga berhikmat, supaya dapat bekerja dengan maksimal dan efektif.

Bekerja dengan Hikmat itu sangat penting, sehingga mengerjakan semuanya dengan tepat, efisien dan tentunya dalam kebenaran. Karena Amsal memberikan penekanan bahwa Hikmat bukanlah hanya tentang kepandaian atau kecerdasan tetapi tentang “takut akan Tuhan”. Jadi orang-orang yang bekerja dengan hikmat, akan dipenuhi dengan hati yang takut kana Tuhan sehingga memahami prinsip kerja yang tepat dan benar dihadapn TUhan”

“Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah” Amsal 19:2

Bekerjalah sebaik-baiknya hanya untuk benih yang baik  supaya dapat menuai yang terbaik (Hakim  1:5 bnd Galatia 6:7)

“Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan” Amsal 21:5

Mari jadilah kiat semua pera PEKERJA KRISTUS, yang giat bekerja dan melakukannya dalam takut akan Tuhan.

Selamat memasuki hari yang diberkati oleh Tuhan, selamat bekerja.

AM