Renungan Harian, Kamis 29 Oktober 2020

Bacaan Alkitab: 1 Samuel 14:1-23

1 Samuel 14:7 “Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat.”

Pagi ini kita akan merenungkan bersama mengenai kuasa dari kesepakatan yang dibuat oleh dua orang, yaitu:

Yonatan = Sebagai seorang Pemimpin, dan
Bujang Pembawa senjata = Sebagai Pengikutnya

Ada hal menarik yang dapat kita renungkan dari kisah kesepakatan antara Yonatan dan bujang pembawa senjatanya, ada kuasa dari kesepakatan, ada kemenangan disana, ada mujizat dalam kesepakatan.

Sebelumnya kita perlu memahami mengenai bujang pembawa senjata. Bujang pembawa senjata adalah seorang prajurit yang melayani raja atau pemimpin, dengan membawakan persenjataannya, membantunya jika dalam bahaya, serta melaksanakan perintahnya. Didalam Alkitab ada beberapa kisah para bujang pembawa senjata, atau dalam bahasa inggris disebut sebagai Armor Bearer.

Armor Bearer

  1. Yonatan – 1Sam 14:1,6
  2. Daud – 1Sam 16:21
  3. Saul – 1Sam 31:3-6
  4. Yoab – 2Sam 18:15; 23:37; 1Taw 11:39
  5. Abimelekh – Hak 9:52-54
  6. Goliat – 1Sam 17:7,41

Dari kisah Yonatan dan bujang pembawa senjatanya ini dapat kita lihat bahwa ada kuasa yang besar dalam kesepakatan yang benar. Saat itu Israel sedang dikepung oleh tantara Filistin dan Raja Saul tidak berani bertindak apa-apa (ay.2). Saat itulah Yonatan dan bujang pembawa senjatanya mengambil inisiatif untuk melakukan sesuatu. Iman Yonatan (1Sam 14:6): Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu:

”Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang.”

Bujang pembawa senjata Yonatan menyikapi niat hati Yonatan dengan kesepakatan yang penuh. Dan hasilnya (ay.13-15, 23) Tuhan memberi kemenangan yang luar biasa.

Dalam perjanjian baru, Firman Tuhan juga menuliskan bahwa ada kuasa dalam kesepakatan.

Matius 18:19-20
Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Ketika ada dua orang atau lebih bisa sepakat melakukan sesuatu, disana ada Kehadiran TUHAN Dan jika Tuhan hadir, kehadiran-Nya pasti membawa mujizat.

5 Karakter Rohani dalam Kesepakatan
1. Kasih
2. Ketaatan
3. Kesetiaan
4. Penundukan diri
5. Kejujuran

Persepakatan memang akan melipatgandakan kekuatan, persepakat yang jahat akan mempercepat kehancuran dan mendatangkan kutuk. Sebaliknya, persepakatan yang benar akan mempercepat keberhasilan dan mendatangkan berkat. Maka dari itu diperlukan kesepakatan dan itu dimulai dari keluarga, antara suami dengan istri, orang tua dengan anak, antara sesama pelayan Tuhan, antara pemimpin dan bawahan, dan lain sebagainya.

Tuhan Yesus memberkati

CM