Renungan Harian Anak, Sabtu 27 Februari 2021

Selamat pagi adik-adik Elohim Kids, wah bagaimana kabarnya hari ini? Kakak selalu berdoa adik-adik, keluarga dan orang tua kita semua selalu baik dan selalu didalam lindungan Tuhan Yesus Kristus yah. Sudah siap untuk Kembali merenungkan Firman Tuhan, yuk siapkan hati dan pikiran adik-adik semuanya ya …

Kota Yerikho bukanlah kota yang lemah, sebab kota tersebut dikelilingi oleh tembok yang tebal, sehingga bukan pekerjaan yang mudah bagi bangsa-bangsa lain untuk dapat menaklukkan dan mendudukinya. Mustahil bagi manusia, tapi tidak ada perkara yang mustahil bagi setiap orang yang hidup mengandalkan Tuhan dan beriman kepada-Nya. Inilah buktinya: ketika bangsa Israel mau taat melakukan kehendak Tuhan, sekalipun perintah Tuhan itu seperti tidak masuk di akal, tidak logis, mereka berhasil menduduki kota itu. Bukan karena kekuatan militernya, bukan pula karena kemahiran Yosua dalam mengatur strategi perang, tapi karena mereka mau memraktekkan apa yang diperintahkan Tuhan. Alkitab menceritakan dalam kitab Yosua bahwa tembok pujian diruntuhkan Ketika bangsa Israel Taat kepada Tuhan untuk mengelilinginya dan kemudian mereka bersorak sorai bagi Tuhan … kalua bukan karya Tuhan tidak mungkin hal ini akan terjadi.

Inilah iman yang disertai dengan perbuatan, sebab “Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” (Yakobus 2:17).

Pergumulan berat apa yang sedang kita alami saat ini? Mungkin kita mendengar omongan orang lain yang sangat melemahkan: “Percuma… aku ga bisa belajar dengan baik tidak seperti yang lainnya” atau adik-adik juga sedih karena keadaan orang tua kita atau hal lainnnya. Adik-adik ada pelajaran berharga dari runtuhnya tembok Yerikho ini yaitu selama kita mau untuk hidup mengandalkan Tuhan dan taat melakukan kehendak-Nya tidak ada hal yang terlalu besar yang tidak bisa diatasi. Kalau kita fokus pada apa masalah yang secara kasat mata mustahil seperti tembok Yerikho yang adalah gambaran dari masalah adalah hal yang besar dan mustahil atau tidak mungkin diatasi. Tetapi kalau kita mengarahkan pandangan kepada pertolongan Tuhan yang ajaib segala perbuatan-Nya, maka masalah sebesar apa pun tidak ada arti apa-apa di hadapan Tuhan.

Sayangnya adik-adik, seringkali kita tidak mau taat melakukan apa yang Tuhan perintahkan, dan memilih mengandalkan kekuatan sendiri, menggunakan cara sendiri mengatasi masalah. 

Ingatlah Firman Tuhan “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” (Amsal 3:5). 

Hari ini kita belajar dari Yosua dan bangsa Israel hanya disuruh untuk berjalan mengelilingi kota Yerikho sekali sehari selama 6 hari lamanya dan pada hari yang ketujuh mereka harus mengelilingi kota itu tujuh kali, lalu diakhiri dengan sorak-sorai (baca Yosua 6:3-5).

Ayat Hafalan:

“Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.” (Ibrani 11:30)

Komitmenku hari ini :

Aku mau semakin mengandalkan Tuhan, dengan terus berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk segala permasalahan yang aku hadapi.

Selamat Beraktifitas adik-adik elohim kids Tuhan Yesus Memberkati

GH – AEP

PENGUMUMAN :

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday … Besok hari minggu jam 08.15 di chanel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“Tuhan memberikan Sukacita”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan. Untuk aktivitas besok adik-adik perlu siapkan.

  1. 1 lembar kertas HVS
  2. Isolasi
  3. Gelas Air Mineral
  4. 3 buah sedotan
  5. Pensil dan Alat Warna
  6. Gunting

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.