Renungan Harian Anak, Kamis 05 Oktober 2020

ULANGAN 32:1-12

Selamat pagi adik adik yang dikasihi Tuhan Yesus …. Puji Tuhan dan Terima kasih buat adik-adik yang masih tetap setia mendengarkan renungan anak setiap hari. Percayalah bahwa Firman Tuhan yang kita renungankan setiap hari pasti menjadi berkat buat kehidupan adik-adik setiap hari.

Nah adik-adik pastinya masih ingat kan dengan cerita tentang bangsa israel yang keluar dari tanah mesir? Waktu itu Tuhan memilih Nabi Musa sebagai pemimpin bangsa Israel untuk keluar dari perbudakan bangsa mesir menuju tanah perjanjian yang sudah dijanjikan Tuhan. Bangsa israel adalah bangsa yang sangat besar dan jumlah orangnya sangat banyak, dalam perjalanan menuju tanah perjanjian bangsa Israel selalu  bersungut-sungut, salah satunya ketika mereka haus dan ingin minum, ternyata tidak ada air disana, lalu mereka mulai marah dan bersungut-sungut kepada Musa, pada waktu mereka lapar tidak ada makanan mereka  marah-marah lagi kepada Musa, waktu mereka ingin makan daging mereka bersungut-sungut kepada Musa.

Bilangan 12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.

Adik-adik Bapak Musa adalah orang yang paling lebut hatinya, Musa tidak membalas kemarahan mereka, tentunya ini sungguh menjadi perjuangan yang sangat besar memimpin bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Dan pada suatu hari ketika tidak ada air untuk diminum, bangsa israel marah kepada Musa sehingga membuat Musa jatuh kedalam dosa dan Tuhan berkata kepada Musa bahwa Musa tidak dapat ikut masuk ketanah perjanjian karena Musa telah berbuat hal yang salah yaitu tidak menaati perintah Tuhan dengan sepenuhnya.

Adik-adik Musa cukup lama yaitu selama 40 tahun memimpin bangsa Israel sampai usia Musa menjadi tua dan  harus digantikan oleh Yosua, namun demikian Tuhan kita adalah Tuhan yang adil, meskipun Musa oleh Tuhan tidak diperbolehkan masuk ke tanah perjanjian karena kesalahannya tetapi Tuhan mengingat perjuangan Musa ketika memimpin bangsa Israel. Kemudian Tuhan membawa Musa naik kesebuah gunung yaitu gunung Nebo. Tuhan memperlihatkan tanah perjanjian yang akan diberikan kepada bangsa israel, meskipun Musa tdk dapat masuk ketanah perjanjian namun Tuhan sudah menunjukan tanah perjanjian itu kepada Musa.

Musa diatas Gunung Nebo melihat tanah Perjanjian

Adik-adik Tuhan adalah Allah yang adil dan Tuhan sangat menghargai perjuangan bapak Musa ketika memimpin bangsa israel, meskipun bapak Musa telah melakukan kesalahan kepada Tuhan, Tuhan masih menunjukan tanah perjanjian itu kepada Musa dan Musa mengakhiri masa kehidupannya dengan tenang.

Adik-adik kita belajar mengenai keadilan Allah, Allah sangat adil dalam keputusannya, Tuhan pasti membalas setiap kesetiaan dan kasih adik-adik kepada Tuhan, tetapi juga Tuhan akan mendidik anak-anak yang tidak taat supaya mau untuk berubah

Ayat hafalan hari ini

Ulangan 32:4b “karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.”

Komitmenku hari ini

Aku percaya bahwa Tuhan Maha Adil dalam keputusanNya, Tuhan adil dalam memberkati dan juga dalam memberikan didikan Ketika aku salah.

YF – RS