Renungan Anak, 07 April 2020

Bacaan : Yohanes 12:20-36

Selamat pagi, Adik-adik. Senang sekali pagi ini kakak bisa menyapa adik-adik kembali, kakak berdoa adik-adik dalam keadaan yang baik dan sehat.

Adik-adik minggu ini kita sudah memasuki minggu Paskah, mari kita mau kembali belajar mengenai kasih Tuhan bagi kita semuanya.

Adik-adik, pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke Yerusalem. Di sana banyak sekali orang berkumpul. Yesus memasuki Yerusalem dengan menunggang keledai. Ketika Dalam perjalanan itu, orang- orang menyambut dengan gembira sambil bersorak-sorak. Mereka melambai-lambaikan daun palma ke arah Yesus.

Ada juga beberapa orang Yunani ingin bertemu dengan Yesus. Mereka menemui salah seorang murid Yesus, bernama Filipus. Kemudian Filipus memberitahukan kepada salah seorang murid Yesus yang lain yaitu Andreas katanya:

Andreas, di luar sana ada beberapa orang Yunani yang ingin bertemu dengan Yesus. Beritahukanlah kepada Yesus bahwa mereka ingin bertemu dengan-Nya”. Kemudian Andreas dan Filipus pergi memberitahu Yesus

Melihat kedatangan Andreas dan Filipus yang memberitahu bahwa orang-orang Yunani ingin bertemu dengan Yesus, maka berbicaralah Yesus kepada semua orang yang ada di situ katanya,

“Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.”

Wah…semua orang menjadi bingung dengan perkataan Yesus. Apa maksud ucapan Yesus itu? Ternyata Yesus hendak memberitahu orang banyak bahwa sudah tiba saatnya bagi Yesus untuk meninggalkan semua orang di dunia ini.

Tuhan Yesus siap memberikan diri-Nya untuk menebus dosa-dosa manusia. Tuhan Yesus mau berkorban untuk umat manusia di dunia.

Yesus tidak mementingkan diri-Nya sendiri dan tetapi la mau mengorbankan diri untuk orang banyak supaya mereka dapat selamat. Yesus melakukan semua itu bukan karena Yesus ingin nama-Nya dikenal semua orang, sebaliknya Yesus melakukannya dengan kasih tanpa pamrih. Tanpa pamrih artinya tidak mengharapkan balasan apapun.

Adik-adik, siapa yang telah melakukan kebaikan yang paling hebat?

Benar, Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus, mau melakukan apa saja untuk keselamatan kita semua. Tuhan Yesus mau melakukan semuanya karena la sangat baik. Tuhan Yesus sendiri mau berkorban demi kita semua, apakah Adik-adik mau berkorban juga untuk orang lain tanpa mengharapkan balasan?
Misalnya: aku mau berkorban dengan melakukan kebaikan, belajar berbagi kepada saudara atau teman-temanku, mau belajar untuk mengampuni kesalahan orang lain dll.

Berkorban memang tidak mudah, tapi kita semua harus belajar dan tentunya kita melakukannya karena kasih bukan buat imbalan.

Kakak percaya, Adik-adik juga mau melakukan kebaikan seperti yang Tuhan Yesus lakukan.  Semuanya dilakukan dengan tulus seperti Tuhan Yesus. Tuhan Yesus menolong Adik-adik semua untuk melakukan banyak kebaikan.

Ayo baca ayat Alkitab :

Filipi 2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Komitmen ku hari ini :

Tuhan Yesus aku mau belajar untuk berbagi kasih dan kebaikan kepada orang lain dengan tanpa pamrih