“God Wants our Fellowship”

Persahabatan_dengan_Allah

Renungan Harian Senin, 24 Agustus 2020

Tuhan Merindukan persahabatan kita

Yakobus 4:8a, Mendekatlah kepada Allah dan Ia akan mendekat kepadamu

Betapa hal ini menjadi satu perjanjian dan perbekalan yang indah, itu berarti setiap kita bisa mendekati Allah dengan kepastian bahwa Tuhan pasti akan mendekati kita. Kita merenungkan Bersama bahwa mendekat kepada Allah adalah sebuah hak istimewa yang diberikan kepada kita.

“When people walk with God, the impossible become possible” (Bila kita berjalan dengan Tuhan hal yang mustahil menjadi mungkin) –

Corrie Ten Boom

Tuhan sangat merindukan persahabatan dengan kita, karena Dia sudah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita supaya kita bisa dekat dengan Allah.

Persahabatan dengan Allah adalah inisiatif dari Tuhan sendiri, karena itulah Tuhan datang kedunia untuk menyatakan kasih Allah. Henokh menikmati persekutuan dengan Allah dan Alkitab menyatakan bahwa Tuhan telah mengangkatnya.

Kejadian 5:24 (BIS), Karena Henokh selalu hidup akrab dengan Allah, ia menghilang karena diambil oleh Allah. “Enoch Walked with God; the he was no more because God took him away” NIV.

Begitu juga kerinduan hati dari pemazmur untuk mendekat kepada Allah.

Mazmur 73:28  Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; Tetapi bagiku sungguh baiklah berada dekat Allah (ISH)

Ingatlah .. bahwa Tuhan Yesus merindukan persahabatan kita dan Dia telah membuka jalan baru untuk kita, marilah kita mendekati Allah

Ibrani 10:19-21, Marilah kita mendekati Allah . Nah, Saudara-saudara, oleh kematian Yesus itu kita sekarang berani memasuki Ruang Mahasuci. Yesus sudah membuka suatu jalan yang baru untuk kita,  yaitu jalan yang memberi kehidupan. Jalan itu melalui gorden, yaitu tubuh Yesus sendiri. Dan kita sekarang mempunyai seorang imam yang agung, yang bertanggung jawab atas Rumah Allah. Sebab itu, marilah kita mendekati Allah dengan hati yang tulus dan iman yang teguh; dengan hati yang sudah disucikan dari perasaan bersalah, dan dengan tubuh yang sudah dibersihkan dengan air yang murni. Hendaklah kita berpegang teguh pada harapan yang kita akui, sebab Allah bisa dipercayai dan Ia akan menepati janji-Nya. Dan hendaklah kita saling memperhatikan, supaya kita dapat saling memberi dorongan untuk mengasihi sesama dan melakukan hal-hal yang baik. Hendaklah kita tetap berkumpul bersama-sama, dan janganlah lalai seperti orang lain. Kita justru harus lebih setia saling menguatkan, sebab kita tahu bahwa tidak lama lagi Tuhan akan datang.

Dari ayat-ayat diatas kita dapat melihat 4 Pemberian yang diberikan kepada kita

1. Marilah kita menghadap Allah dengan keberanian

Keberanian (confidence) – atau kepercayaan terhadap anugerah Tuhan, bahwa kita dapat datang kepada-Nya

1 Yohanes 5:14, Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

2. Marilah kita berpegang teguh kepada keselamatan kita.

Jangan melepaskan pengharapan dan Iman kita serta anugerah keselamatan yang sudah Tuhan berikan bagi kehidupan kita

3. Marilah kita saling mendorong dalam kasih

Hidup didalam kasih adalah bagian penting kita sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan. Hidup didalam kasih adalah panggilan bagi setiap kita

Yohanes 13:34-35, Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

4. Marilah kita saling mendorong dalam perkerjaan baik

Kasih akan selalu menghasilkan pekerjaan baik, karena kasih selalu menghasilkan tindakan.

Dan Nasehat penting yang diberikan oleh penulis kitab Ibrani adalah JANGANLAH kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita. Pergunakanlah setiap kesempatan untuk kita bisa ada dalam persektuan dengan sesama anak Tuhan untuk saling menguatkan.

Kondisi dan sikap hati untuk menghadap Tuhan

1. Menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas
2. Menghadap Allah dengan Iman yang teguh, Iman yang berharap kepada Tuhan, percaya 100% kepada Tuhan
3. Menghadap Tuhan dengan hati yang telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat
4. Menghadap Tuhan dengan tubuh yang dibasuh dengan air yang murni yaitu Firman Tuhan

Tuhan Yesus memberkati kita semuanya

DdQ