Renungan Harian Anak, Kamis 21 Januari 2021

Selamat pagi adik-adik Elohim Kids semua … salam sehat buat kita semuanya ya … yuk sebelum kita beraktivitas kita akan bersama-sama merenungkan Firman Tuhan

Adik-adik pernah ga liat orang sedang kelaparan. Orang kelaparan bagaimana ya? Ya, biasanya orang yang kelaparan memegangi perut dan meringis seperti orang yang sedang kesakitan. Aduh…lapar…lapar…aku ingin makan… Di mana ya bisa dapat makanan? Kasihan sekali ya…

Nah dalam cerita Alkitab kali ini ada juga yang seperti itu. Mereka semua kelaparan, berteriak-teriak, “Lapaaarrr!!!” Siapa mereka? Ya, mereka adalah bangsa Israel.Waktu itu ada sekelompok orang teriak-teriak, “Aduh…lapar…lapar…ngga ada makanan!” Mereka semua kelaparan, tapi kemudian ngomel-ngomel. Siapa mereka? Ya, mereka adalah bangsa Israel yang sedang kelaparan di padang gurun. Adik-adik tahu kan padang gurun itu panas sekali, gimana kalau sudah panas eh lapar juga? Ngapain mereka di sana? Mereka ada di padang gurun dalam perjalanan menuju ke Tanah Kanaan. Mereka berada di padang gurun itu karena Tuhan yang membawa mereka setelah mereka diselamatkan Tuhan dari bangsa Mesir. Pertama-tamanya mereka senang karena Tuhan menolong mereka melewati Laut Merah, namun kemudian di gurun mereka kehabisan makanan dan sangat kelaparan. Terus mereka mengeluh kepada Musa, ”Ah, menyesal kau bawa kami menderita di sini, padahal di Mesir kami bisa makan kenyang. Gara-gara kamu nih kami menderita sekarang.”

Adik-adik Lalu Musa berdoa kepada Tuhan agar Tuhan memberikan makanan. Tuhan begitu mengasihi bangsa Israel dan segera menolong mereka. Tuhan memberitahukan kepada Musa bahwa la akan memberikan makanan. Bangsa Israel menduga-duga, “Tuhan akan kasih apa, ya?” Coba Adik-adik tebak, makanannya apa kira-kira yang cocok dimakan di padang gurun? Ternyata Tuhan memberi yang tidak disangka-sangka, bangsa Israel juga belum pernah mengenalnya sebelumnya. Makanan itu diturunkan Tuhan seperti embun di pagi hari, sangat halus dan putih menutupi padang gurun namanya “MANNA”. Lalu di sore hari Tuhan menurunkan burung-burung puyuh, jadi lengkap makannya, tidak cuma roti tapi ada dagingnya juga. Coba kalau roti terus nanti bangsa Israel mengeluh lagi. Ayo siapa yang suka susah makan, bilang bosen kalau ditawarin makan??

Tuhan tidak hanya memberikan makanan, namun juga memberikan aturan supaya orang yang mengambil tidak serakah. Mereka harus mengambil sesuai dengan kebutuhan dan tidak boleh sesuka hati. Yang ngambil banyak-banyak lalu sisa sampai besoknya akan berulat dan berbau busuk. Artinya mereka hanya boleh mengambil secukupnya, tidak boleh sebanyak-banyaknya. Tuhan mau bangsa Israel belajar taat pada Tuhan, tidak hanya kenyang perutnya saja.

Wah, hebat ya Tuhan kita. Dia memberikan makanan dengan cara yang tidak kita sangka/duga. Tuhan sangat baik, la tahu yang kita butuhkan. Orang yang meminta kepada-Nya tidak akan dibiarkan-Nya. Nah, siapa yang tidak dipelihara Tuhan? Kakak yakin semua Adik- adik cukup makan tiap hari, meski tidak selalu pakai ayam atau daging, yang penting bisa makan dan kenyang. Makanan yang telah kita terima tiap hari adalah dari Tuhan juga. Itu artinya kita harus mengucap syukur kepada Tuhan.

Kita mengucap syukur kepada Tuhan karena telah memelihara kita dengan memberikan makanan kepada kita setiap hari. Jangan lupa bersyukur pada Tuhan ya, sebelum kita makan dan jangan dibuang-buang, secukupnya. Masih banyak orang yang butuh makan, lebih baik kita bagi untuk mereka supaya merasakan pemeliharaan Tuhan juga.

Ayat Hafalan:.

Mazmur 55:23, “Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka la akan memelihara engkau!”

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus, terima kasih untuk berkat makanan yang Tuhan sediakan buatku melalui orang tuaku. Ajari aku tidak mengeluh tetapi selalu mengucap syukur

SSM – RS