Renungan Harian Senin, 01 Februari 2021

Saat ini kontroversi yang paling banyak dibicarakan adalah mengenai Vaksinasi, ada banyak pendapat antara setuju dan tidak setuju. Dan fakta yang ada adalah dari kalangan orang Kristen banyak yang membuat kontroversi ini. Bagaimanakah kita sebagai anak Tuhan mengambil keputusan tentang Vaksin

EMPAT PEDOMAN MENGAMBIL KEPUTUSAN DALAM VAKSINASI

1. PAHAMILAH BAHWA VAKSIN ADALAH SALAH SATU BENTUK ANUGERAH ALLAH UNTUK MEMELIHARA UMAT-NYA

Semenjak Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, berdampak kepada sejarah kehidupan manusia, alam dan dunia ini. Penyakit dan kelemahan yang membawa kepada kematian juga menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Namun Allah tidak lepas tangan dan terus memelihara umat-Nya, salah satunya dengan cara memberikan pengetahuan agar manusia dapat memelihara diri mereka dengan baik.

Cara Allah memelihara manusia dengan 2 cara yaitu dengan mujizat (hal yang supranatural) namun juga memberikan aturan dan juga pengetahuan yang melibatkan proses.

Contohnya Tuhan memberikan

# Hukum diagnosis dan karantina suspect pembawa penyakit menular (Imamat 13) … Karantina bukanlah hal yang baru, namun Allah memberikan pedoman/cara untuk mengatasinya
# Makanan Halal dan Haram (Imamat 11) – selain terkait dengan ritual namun penelitian menyatakan bahwa cara yang diberikan Allah agar manusia dapat memiliki tubuh yang sehat.

Ada tabib, ilmuwan dan dokter. Pengembangan dunia medis juga adalah bentuk pemeliharan Allah. Vaksin adalah produk yang dihasilkan oleh penemuan para ilmuwan untuk mengatasi sebuah pandemic dan wabah penyakit.

Ada sebuah kisah dari seorang hamba Tuhan dari abad 18 bernama Cotton matter yang memperhatikan kehidupan budaknya yang bernama onesimus yang tidak terkena wabah cacar karena menanamkan (inokulasi) cacar kedalam tubuh manusia. Pada waktu itu dia ditentang banyak orang namun beberapa orang menerima inokulasi (cikal bakal dari vaksin) dan dapat terhindar dari wabah yang ada

Cotton Mather, “Inoculation is a wonderful providence of God . . . the most successful and allowable method of preventing death” (Increase Mather, Ayah dari Cotton Mather)  – Inoculasi adalah karya pemeliharaan Allah yang Ajaib dan ini adalah metode yang berhasil dan diijinkan untuk mencegah kematian.

Ada banyak penemuan Vaksin yang sepanjang sejarah telah menyelamatkan umat manusia dari pandemi penyakit yang terjadi

Menerima vaksin, tidaklah identic dengan kelemahan iman, seperti yang didengungkan oleh mereka yang anti vaksin. Menerima vaksin, adalah salah satu bentuk penghargaan dan syukur atas karya pemeliharaan Allah atas umat-Nya.

2. PAHAMILAH  dengan menerima vaksin SESEORANG SESEORANG BUKAN SAJA MELINDUNGI DIRI SENDIRI, MELAINKAN MELINDUNGI ORANG-ORANG LAIN JUGA

Virus Corona ini tidak mengenal batasan usia, gender, social dll … Viruses don’t discriminasi. Bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Vaksin dibuat untuk melindungi manusia dengan melatih tubuh untuk memiliki antibody terhadap virus yang ada.

Vaksin juga merupakan wujud kasih kepada sesama, untuk saling menjaga satu dengan yang lain.

Matius 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

3. PAHAMILAH DALAM ERA MEDSOS KITA DIBANJIRI OLEH INFORMASI YANG MENGANDUNG KEBOHONGAN DAN KEKELIRUAN YANG BISA MENYESATKAN KITA

Kita bukan saja memerangi virus … kita juga memerangi trolls (orang-orang yang menyulut kontroversi di internet) dan para penganut teori konspirasi yang terus menggelontorkan informasi yang menyesatkan dan mengacaukan respons terhadap penyebaran penyakit”

(Direktur Jendral WHO -Tedros Adhanom Ghebreyesus)

“Infodemik” – informasi yang melimpah dan penyebaran cepat berita, gambar, dan video yang menyesatkan atau direkayasa. Seperti virus, virus ini sangat menular dan tumbuh secara eksponensial. Ini juga memperumit upaya respons pandemi COVID-19.

Ada banyak hoaks mengenai vaksin corona contohnya Vaksin adalah wujud dari microchip yang akan ditanamkan oleh Bill Gates. Berita lain Vaksin m-RNA mengubah DNA manusia namun Faktanya adalah mRNA tidak mengubah sama sekali DNA Manusia

4. BERHATI-HATILAH DENGAN ORANG-ORANG YANG MENGKLAIM MENDAPAT “WAHYU” DARI TUHAN UNTUK MENYAMPAIKAN PESAN TERKAIT VAKSIN

Janganlah Padamkan Roh dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik (1 TESALONIKA 5: 19-21)

Sebagai anak Tuhan kita harus semakin bijaksana, milikilah alat uji kebenaran supaya yang baik tetap kita pegang. Tidak semua yang datang dengan nama Tuhan tapi memberita kebenaran.

Kiranya Tuhan menolong kita semuanya untuk memutuskan dengan hikmat dan kebijaksanaan untuk kita memiliki pandangan dan tepat.

Kiranya Tuhan menolong kita semuanya

Tuhan Yesus memberkati

GW