Renungan Harian Youth, Kamis, 02 Juli 2020

Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. Ibrani 11:5

Selamat pagi rekan-rekan youth Elohim…  semoga kalian semua dalam keadaan sehat ya.. Pagi ini kita akan membahas tentang Henokh.

Siapakah Henokh?

Sebenarnya Henokh tak lebih dari seorang manusia biasa, sama seperti kita. Henokh merupakan keturunan ketujuh dari Adam. Dalam kitab Kejadian 5:1-32 dituliskan tentang daftar keturunan Adam sampai Nuh. Henokh adalah tokoh dalam Alkitab yang kurang dikenal. Hanya 3 ayat saja yang menyebut namanya. Tapi dari 3 ayat itu saja sudah dapat menggambarkan tentang imannya yang hebat dan sungguh luar biasa. Saat Henokh lahir, keadaan manusia pada zaman itu sangatlah jahat. Hubungan manusia dan Pencipta sudah rusak. Kecenderungan untuk berbuat jahat sudah terlihat pada generasi kedua, saat Kain membunuh saudaranya Habel. Dan kejahatan terus berlanjut pada generasi selanjutnya. Namun Tuhan mengubah kehidupan Henokh 360 derajat.

Awal cerita dalam Kejadian 5:21 “Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan metusalah.” Disinilah titik balik Henokh mulai mengenal Tuhan pencipta langit dan bumi. Dikatakan juga henokh hidup bergaul bersama Allah selama tiga abad. Tiga abad? Hitung-hitungan dulu yuk guys.. jadi kalau 1 abad = 100 tahun, 3 abad = 300 tahun? Iya betul sekali 300 tahun. Wow amazing ya.. 365 tahun hidupnya bergaul bersama Allah.

Dalam King James Version (KJV) “And Enoch walked with God..” dipakai kata berjalan bersama Tuhan.  Berjalan bersama dengan Tuhan, memiliki arti dalam kehidupan sehari-hari Henokh terus menyelaraskan kehidupannya dengan kebenaran Tuhan. Membangun relasi kehidupan yang dekat dengan Tuhan. Melibatkan Tuhan dalam segala hal yang sedang dikerjakannya.

Saat dewasa Henokh harus memilih antara mencari Allah yang benar atau mengikuti kejahatan. Dalam Kejadian 5:22 “Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi,..” membuktikan bahwa Henokh memutuskan untuk berjalan bersama Tuhan. Dia adalah orang pertama yang digambarkan SALEH dalam kitab suci.

Apa sih istimewanya seorang Henokh? Yuk mari kita lihat…

Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa Henokh itu hidup dalam iman percayanya kepada Allah.

Bila dua orang berjalan bersama pasti mereka punya tujuan yang sama, dan pasti mereka saling berbicara satu dengan yang lain, mereka tidak akan meninggalkan. Itulah yang dilakukan Henokh. Ia mempercayai Tuhan dengan segenap hatinya.

Selama hidup bergaul dengan Tuhan, pasti ada hal yang Tuhan jabarkan panjang lebar dan harus dikerjakan Henokh. Ya ada nubuat yang harus disampaikan Henokh.

Dalam Yudas 1:14-15 “Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya:”Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan.”

Tentu bukan hal yang mudah dilakukan Henokh mengingat keadaan manusia yang sangat jahat pada saat itu. Tentunya banyak yang tidak menghiraukan Henokh. Tapi Henokh tetap saja berjalan bersama Tuhan. Dia taat melakukan kehendak Tuhan.

Belajar dari Henokh tentang IMAN PERCAYA dan KETAATAN yang luar biasa yang patut kita contoh. IMAN dan KETAATAN dalam perjalanan kehidupan yang bergaul dengan Tuhan akan membawa kita menikmati berkat yang ISTIMEWA

Ingatlah bagaimana IMAN kita BERTUMBUH : “Jadi, iman timbul dari pendengaran akan Firman Kristus”. Roma 10:17

Komitmen saya hari ini :

Aku mau terus belajar untuk berjalan bersama Tuhan dan bergaul erat dengan Tuhan selama hidupku.

YN – IFM