Renungan Harian Anak, Senin 11 Januari 2021

Syalom …  selamat pagi adik-adik semua. Wah… semoga adik-adik di rumah sudah semangat untuk mendengarkan renungan hari ini ya

Adik-adik hari ini kita akan belajar mengenai “Yang Terkuat” nah kalo ngomongin tentang yang terkuat kuat, kemarin di Sunday Funday kita sudah belajar dari tokoh Alkitab yang sangat kuat, dia berani buat melawan singa. Padahal singa kan serem ya kan? tapi dia gak kenal takut, namanya adalah Simson. Simson ditunjuk Tuhan sebagai seorang Hakim. Peran seorang Hakim pada saat itu berbeda dengan hakim sekarang. Pada masa itu belum ada raja yang memimpin bangsa Israel. Oleh karena itu, Tuhan menunjuk seseorang untuk menjadi hakim yang tugasnya adalah memimpin bangsa Israel.

Saat itu, bangsa Israel berhadapan dengan musuh besarnya, yaitu bangsa Filistin. Sebagai Hakim, Simson menjadi pelindung dan pembela bangsa Israel dari serangan bangsa Filistin. Tapi suatu saat, Simson jatuh cinta dengan seorang perempuan bernama Delila, seorang gadis Filistin. Kemudian raja Filistin menyuruh Delila untuk mencari kelemahan Simson. Berkali-kali delila mencoba mencari tau kelemahan dari Simson tapi Gagal terus sampai akhirnya, Simson pun memberitahukan titik kelemahannya kepada Delila. adik-adik ada yang tau gak apa kelemahan Simson??  betull… Kelemahan Simson ada pada rambutnya. Karena delila sudah tau kelemahan Simson, maka saat Simson tidur, Delila memerintahkan seseorang mengambil pisau cukur lalu mencukur rambut Simson. Apa yang terjadi? Kekuatan Simson yang luar biasa pun hilang. Akhirnya ia ditangkap oleh prajurit Filistin, kemudian matanya dicungkil, dirantai dan dipenjara.

setelah itu, suatu hari ada perayaan besar yang dihadiri oleh raja-raja orang Filistin. Perayaan tersebut adalah perayaan korban bagi Dagon yang dianggap sebagai allah bangsa Filistin. Ketika Simson muncul di perayaan tersebut, orang-orang berseru, “ Simson telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita.”  Mereka berpikir, allah yang mereka sembah, yaitu Dagon, telah membantu mereka.  Padahal, Simson dapat ditangkap karena kekuatan yang diberikan Allah kepada Simson hilang karena Simson tidak taat. Kekuatan yang ada pada diri Simson bukan berasal dari dirinya sendiri, tapi berasal dari Allah.

Karena itu, kemudian Simson berseru kepada Allah. Simson meminta pertolongan Tuhan karena hanya Tuhanlah sumber kekuatan bagi dirinya. “Ya, Tuhan Allah, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah”. Kemudian, Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, la mulai membungkukkan tubuhnya dengan sekuat- kuatnya, dan berkata, “Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini.“   Seketika itu juga, rumah itu pun rubuh. Raja-raja dan banyak orang Filistin yang hadir saat itu tertimpa bangunan rumah yang rubuh itu. Tak ada satu orang pun yang selamat, termasuk Simson. Semua orang yang ada di rumah itu mati.

Ketika Tuhan menyertai Simson, kekuatannya menjadi tidak tertandingi. Tetapi ketika Simson meremehkan anugerah kekuatan itu dan menyombongkan diri, Allah meninggalkan dia, sehingga ia menjadi manusia yang tak berdaya. 

Adik-adik, melalui kisah Simson, kita pun diingatkan bahwa kekuatan yang kita miliki berasal dari Tuhan. Kakak yakin, kita semua memiliki kekuatan tidak hanya kekuatan fisik saja, tapi kekuatan dalam belajar, kekuatan dalam menghadapi kesulitan, dan lain-lain. Semuanya berasal dari Tuhan karena Tuhan adalah kekuatan kita semua. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyia-nyiakan kekuatan dari Tuhan

Jadi, bagaimana kita menunjukkan keberanian saat menghadapi tantangan, baik berupa hinaan, ejekan atau yang lainnya? Bukan dengan menangis, bukan malah melawan, bukan juga dengan membalas.

Bertindaklah seperti Simson yang memohon pertolongan Tuhan. Tuhan akan memberi kekuatan dan kemampuan kepada kita untuk menghadapi segala tantangan. Tuhan yang akan memberikan keberanian kepada kita untuk bertindak dengan benar.

Ayat hafalan:

 Mazmur  68:29 Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami.

Komitmenku hari ini

Aku percaya Tuhan adalah kekuatan … di luar Tuhan, manusia tidak dapat berbuat apa-apa karena Allahlah sumber segala kekuatan dan kuasa.

SF100121 – SP