Senin, 30 Maret 2020

Bacaan : Yohanes 2:1-11

Ayo menyanyi dulu …

O suka citaku (pam…pam…pam..pam),  Sejak kujumpa Yesusku

O suka citaku (pam…pam…pam..pam), Ku temukan juru selamat

Dia mengasihi aku, Bahkan mati bagiku

Suka citaku kini penuh

PadaNya kuberharap, pada Yesus Allah yang hidup

PadaNya kuberserah, Dia  sumber kehidupanku

Uuu…..aaaaaaa, Uuuu…..aaaaaa

Adik-adik….siapa disini yang pernah ikut orang tuanya menghadiri resepsi pernikahan?

Hayo…paling suka makan apa? Ice cream yaaa…

Keluarga yang mengundang kita, coba kita perhatikan…mereka pasti gembira dan penuh suka cita…

Kalau adik-adik pernah diajak orang tua nya untuk menghadiri resepsi pernikahan, dulu Yesus juga pernah diajak Maria ibuNya untuk menghadiri upacara perkawinan di Kana. Pemimpin pesta juga pastinya suka cita, karena pesta yang sedang mereka adakan….

Namun apa yang terjadi selanjutnya adik-adik, sang pemimpin pesta menjadi panik karena apa? Minuman yang akan disajikan untuk para tamu ternyata habis, Padahal tamunya masih terus banyak yang datang.

Tapi Ditengah kepanikan lalu Ibu Maria menyuruh Yesus, untuk membuat mukjizat… Yesus lalu menyuruh para pelayan, untuk mengisi tempayan-tempayan penuh dengan air. Sesudah tempayan penuh dengan air, lalu dicedoklah tempayan yang penuh dengan air itu, dan tiba-tiba air yang tadinya berisi air berubah menjadi air anggur yang siap untuk disajikan kepara tamu yang hadir.

Sukacita pemimpin pesta yang tadinya hilang, kini kembali lagi berkat mukjizat yang dibuat oleh Yesus. Yesus datang ke dunia ini untuk membuat suka cita kita menjadi penuh.

Adik-adik kisah ini adalah mujizat Yesus yang pertama. Tuhan Yesus juga mau memberikan sukacita dalam hatimu, dalam keluargamu. Ditengah situasi yang membuat adik-adik tidak bisa kemana-mana, ada banyak ketakutan … ayo undang Tuhan Yesus yang bisa memberikan sukacita dalam kehidupan kita semua.

Komitmen :

“Tuhan Yesus aku rindu Engkau selalu hadir dalam hidupku, Engkaulah sumber Sukacita dan Damai sejahtera”