“SELALU ADA JALAN KELUAR”

“SELALU ADA JALAN KELUAR”

Renungan Harian Anak, Selasa 19 Oktober 2021

Selamat pagi adik-adik Elohim Kids. Bagaimana kabarnya hari ini? Pasti luar biasa kan? Nah pagi ini kita akan belajar Firman Tuhan bersama-sama ya….

Mas Udin adalah seorang pedagang topi. Suatu hari ketika ia kelelahan, ia duduk di bawah pohon dan meletakkan tas yang berisi topi-topi dagangannya. Karena kelelahan lalu tertidur. Ketika ia terbangun, ia melihat dagangannya sudah lenyap. Isi tasnya kosong! Mas Udin melihat ke sekelilingnya, lalu melihat ke atas. Sekawanan kera masing-masing memegang topinya. “Hei, hei, ayo kembalikan topiku. Dasar kera jahat!” seru Mas Udin. Tetapi kera-kera itu diam saja. Seorang kakek yang membawa ransel lewat dan memperhatikan Mas Udin. “Mari Dik, saya bantu kamu mengambil kembali topi dagaganmu,” kata kakek. Ia membuka ransel dan mengeluarkan sesisir pisang. Pisang itu diacungkan. Melihat pisang para kera melemparkan topi dan bergegas turun dari pohon untuk berebut pisang. Mas Udin pun mengucapkan terima kasih. Ia memunguti topi-topinya dan melanjutkan perjalanannya.

Adik-adik, dari kisah di atas kita belajar bahwa sesulit apapun masalah yang sedang kita alami, selalu ada jalan keluar!

Ingatkah kalian peristiwa ketika bangsa Israel dikejar oleh tentara Mesir di dalam Keluaran 14:1-31. Bangsa Israel panik dan marah kepada Musa karena yang ada di hadapan mereka adalah laut Teberau dan di belakang mereka adalah tentara Firaun. Mereka berpikir mereka akan mati disitu karena sudah tidak ada jalan keluar. Tetapi Tuhan luar biasa dia ayat 26 Tuhan berfirman kepada Musa untuk mengulurkan tangannya ke atas laut lalu laut itu terbelah dan bangsa Israel bisa menyeberangi Laut Merah dengan selamat.

Jadi jangan pernah menyerah dan putus asa adik-adik. Di dalam kesulitan apapun mintalah hikmat dari Tuhan agar kita bisa menyelesaikannya. Di saat-saat yang sukar seperti sekarang sudah pasti banyak orang yang merasa takut dengan permasalahan yang terjadi, takut karena tidak ada harapan, tidak ada masa depan yang baik, dan bahkan takut tidak ada jalan keluar.

Yuk kita baca ayat berikut

1 Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Nah … Sebagai anak Tuhan hendaklah kita percaya dan berserah penuh kepada Tuhan karena Tuhan yang akan menolong dan memberikan jalan keluar untuk setiap permasalahan yang kita hadapi. Tetap semangat ya adik-adik semuanya, kalau ada tantangan kita tidak boleh menyerah tetap berdoa meminta pertolongan dari Tuhan dan percayalah selalu ada jawaban dan pertolongan dari Tuhan.

Ayat Hafalan:

Mazmur  115:11 Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! — Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus terima kasih karena Engkau telah menjadi sumber pertolongan dan harapanku. Aku percaya Tuhan selalu sediakan jalan keluar dari setiap permasalahan yang ada.

EPR – KCP

Tuhan memberi jaminan

Tuhan memberi jaminan

Renungan Harian Youth, Selasa 19 Oktober 2021

Syalom rekan rekan Youth , semoga kita tetap bersukacita dalam menjalani hari hari yang baru.

Pada petandingan Euro 2020 , yg dilaksanakan pada thn diselenggarakan pada 12 Juni 2021 sampai 12 Juli 2021 kemarin pertandingan diprediksi akan sangat menarik. Banyak orang sangat percaya Tim unggulan akan melaju ke laga final. Salah satu cara yang dapat diperhitungkan untuk adalah dengan melihat ranking FIFA .  Berdasarkan hasil peringkat yang dirils oleh FIFA pada 27 Mei 2021, Belgia merupakan negara Eropa yang berada di peringkat teratas. Namun sayang, realitanya Belgia justru kalah di laga perempat final oleh Italia yang akhirnya menjadi Juara di kejuaran ini. Hal ini menjadi perbincangan yang sangat menarik bagi penggemar sepak bola. Mereka menyadari bahwa bola itu bulat, dan tidak ada kepastian di dalam setiap pertandingannya. 

Dalam pertandingan sepak bola, tidak ada jaminan satu klub tertentu pasti menang. Sebaliknya dalam kehidupan orang-orang percaya, Allah sendiri yang telah memberi jaminan keselamatan kepada kita melalui Putra Tunggal-Nya, Yesus Kristus. Kasih Allah sungguh amat besar bagi orang-orang yang percaya pada-Nya. Dia memberi kepastian bahwa barang siapa yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Maka, kita sebagai orang-orang yang telah dipilih-Nya untuk memperoleh kasih karunia tidak perlu menjadi khawatir dalam menjalani hari-hari kehidupan kita. 

“Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak- Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

Jaminan yang pasti telah diberikan Allah pada kita. Kehidupan kita memang tidak akan selalu mulus, tidak selalu indah dan berlimpah berkat. Ada kalanya kita akan berada dalam pergumulan, menghadapi permasalahan yang sangat berat, atau mengalami kesakitan. Namun, ada satu hal yang pasti yaitu kasih Allah tetap ada dan menjamin kehidupan kita.

Kasih-Nya yang akan memberi kekuatan bagi kita, kasih-Nya pula yang akan mengangkat kita dari segala pergumulan.

Terlebih lagi, kasih-Nyalah yang menjamin kita agar tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

“demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.”  Ibrani 7:22

Tuhan Yesus telah menjadi jaminan bagi kita dengan tubuh-Nya sendiri, sehingga pintu anugerah, pintu keselamatan, pintu pemulihan, pintu kesembuhan, pintu kemenangan, pintu berkat, telah terbuka.  Sekarang tinggal bagaimana kita melangkah untuk meraih segala hal yang telah Tuhan sediakan! Apa yg kita lakukan supaya memperoleh apa yg di janjikan Tuhan ?

Tekun dalam melakukan kehendakNya

Untuk memperoleh apa yang Tuhan janjikan dibutuhkan ketekunan dalam melakukan kehendak-Nya  (Ibrani 10:36). Ketekunan adalah ketetapan hati yang kuat untuk bersungguh-sungguh di dalam Tuhan.  Banyak orang Kristen menginginkan janji Tuhan digenapi dalam hidupnya tapi tak mau bertekun mencari Tuhan. Mengapa demikian?  Karena mereka berpikir bahwa Tuhan bertindak tidak sesuai yang ia mau, bahkan sepertinya jalan Tuhan sangat bertentangan dengan keinginannya.  Itulah sebabnya mereka kecewa dan menyerah di tengah jalan sebelum janji Tuhan digenapi, padahal mereka tahu bahwa Tuhan Yesus sudah menjadi jaminan bagi kita untuk mengalami berkat yang dijanjikan-Nya;

Mengerjakan keselamatan dan menjaga hidup dengan benar

Tuhan Yesus adalah jaminan bagi orang percaya untuk masuk ke dalam kerajaan sorga, sebab  “Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”  (Yohanes 14:6b). Orang yang percaya kepada Kristus itu disebut anak-anak Allah. Dan mengerjakan keselamatan adalah wujud ketaatan dari anak-anak Allah. Orang yang disebut anak-anak Allah adalah orang yang telah menerima kasih Allah sehingga tinggal di dalam Kristus, lahir dari Kristus, dan menaruh harapan di dalam Kristus untuk melakukan kebenaran.

KASIH ALLAH DALAM PENGORBANAN YESUS KRISTUS ADALAH JAMINAN KESELAMATAN BAGI ORANG-ORANG YANG PERCAYA KEPADA-NYA

Rekan rekan Youth marilah kita tetap mengandalkan Tuhan, sehingga kehidupan kita akan selalu diberkati dan dilindungi oleh-Nya, janganlah takut, sebab Tuhan kita adalah Tuhan yang akan memberikan jaminan kepada setiap orang yang taat kepada-Nya, sekalipun saat ini kita  banyak menemui kegagalan, sakit penyakit, kekuatiran maka marilah kita datang kepada Tuhan, kiranya Tuhan yang akan mengampuni ,memulihkan , menuntun dan memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menjalani kehidupan kita. Amin

Komitmen :

Aku bersyukur Tuhan sudah mengampuni , menjamin kehidupan dan keselamatanku, aku mau menjaga hidup ku dengan taat dan selalu mengandalkan Tuhan.

KP – MLE

Musim Kehidupan

Musim Kehidupan

Renungan Harian, Selasa 19 Oktober 2021

Pengkhotbah 3:1-14

Ayat 1, Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.

Musim hidup kita silih berganti, ada musim bahagia ada juga musim kesusahan. Hidup adalah perjalanan waktu yang ditempuh dari musim demi musim dalam penyertaan Tuhan. Setiap musim adalah musim yang baru karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa akan datang. 

Renungan firman Tuhan hari ini berbicara mengenai musim-musim kehidupan. Dikatakan bahwa “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam; ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari; Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.” (Pengkhotbah 3 : 1, 2, 4 & 14).

Untuk segala sesuatu ada masanya di bawah langit ini seperti yang dikatakan oleh pengkhotbah. Ini menunjukkan bahwa Allah menetapkannya untuk kita lalui. Kita tidak bisa memilih karena musim kehidupan kita pasti berubah. Kita melihat betapa kreatifnya Allah dalam menetapkan musim-musim kehidupan manusia, namun ada juga masa di mana musim yang kita alami adalah musim tidak bahagia.

Musim Tak Terduga

Amsal 16 : 9, Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.

Sebuah kejutan bisa terjadi. Musim yang tak terduga bisa datang secara tiba-tiba “memaksa” kita mengubah rencana, bahkan membelokkan arah hidup. Contoh nyata yang kita alami sekarang adalah masa pandemi Covid-19 yang tiba-tiba muncul, rencana yang sudah dibuat akhirnya menjadi tertunda atau bahkan gagal. Kesusahan datang, banyak hal yang berubah, pola hidup, pola kerja, cara ibadah dan lain-lain. Manusia bisa merencanakan apa saja namun Tuhan yang berdaulat penuh. 

Musim boleh berubah, keadaan bisa menjadi tidak sama lagi, namun sebagai orang percaya kita memiliki Tuhan Yesus yang tidak akan pernah meninggalkan kita.

Musim yang Pasti Terjadi

Didalam Pengkhotbah 3 : 2-8 dikatakan bahwa ada musim-musim yang pasti terjadi dalam hidup, dan kita harus melaluinya. Pilihan ada di tangan kita, pilihlah untuk bertahan dan menang melewati masa-masa susah tersebut sebab Tuhan tidak pernah merancangkan hal buruk bagi kita.

Apapun yang sedang kita alami, Allah ijinkan agar manusia memiliki rasa takut akan Tuhan. Jangan sombong atau lupa diri sebab ada perubahan musim yang akan kita alami. Tetaplah rendah hati ketika berada dalam musim bahagia atau diberkati.

Tuhan Punya Tujuan untuk Setiap Musim

Roma 8 : 28, Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Kita harus mempercayai Tuhan, karena kita tahu bahwa ada tujuan yang Tuhan tetapkan lewat setiap musim yang kita lewati. Musim yang baik maupun kurang baik Tuhan turut bekerja. Semua tidak terjadi begitu saja karena Tuhan melihat dan mengijinkannya.

1 Tesalonika 5 : 18, Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Ketika berada dalam masa-masa sedih, susah, dan sulit, mengucap syukur akan membuat kita mengalami damai sejahtera dan menerima pertolongan Tuhan.

Apapun yang kita alami, tidak bisa dihindari, pasti akan terjadi. Oleh karena itu, tetaplah percaya kepada Tuhan karena mujizat pasti terjadi dan pertolongan-Nya ada bagi kita. Dan jadilah orang-orang Kristen yang tertanam di tepi aliran air dan menghasilkan buah dalam setiap musim-musim kehidupan.

Mazmur 1 : 3, Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Tuhan Yesus Memberkati

YG